News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Benar-benar Tak Peduli Iran Main di Piala Dunia 2026! Jika Dicoret, Apakah Timnas Indonesia Bisa Masuk?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terang-terangan menyatakan tidak peduli apakah Iran akan bermain di Piala Dunia 2026 atau tidak. Timnas Indonesia bisa gantikan?
Kamis, 5 Maret 2026 - 15:34 WIB
Trump Benar-benar Tak Peduli Iran Main di Piala Dunia 2026! Jika Dicoret, Apakah Timnas Indonesia Bisa Masuk?
Sumber :
  • instagram realdonaldtrump

tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump benar-benar tak peduli Iran ke Piala Dunia 2026. Simak selengkapnya berikut ini.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret dunia olahraga, termasuk sepak bola internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terang-terangan menyatakan dirinya tidak peduli apakah Iran akan bermain di Piala Dunia FIFA 2026 atau tidak. 

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya konflik regional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Situasi politik yang memanas membuat partisipasi Tim Nasional Iran di turnamen sepak bola terbesar dunia itu mulai dipertanyakan. 

Konflik terbaru bahkan dilaporkan melibatkan serangan militer Amerika Serikat bersama Israel terhadap sejumlah target di Iran, yang semakin memperkeruh hubungan antarnegara. 

Dalam kondisi seperti ini, muncul spekulasi besar: jika Iran benar-benar gagal tampil di Piala Dunia 2026, apakah ada peluang bagi negara lain termasuk Indonesia untuk menggantikannya?

Skuad timnas iran di kualifikasi piala dunia 2026
Skuad timnas iran di kualifikasi piala dunia 2026
Sumber :
  • instagram iran national football

Trump: “Saya Benar-Benar Tidak Peduli”

Melansir laporan dari The Guardian, Trump menyampaikan pernyataan yang cukup kontroversial mengenai kemungkinan I bermain di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

“Saya benar-benar tidak peduli. Saya pikir Iran adalah negara yang sangat kalah. Mereka kehabisan tenaga,” ujar Trump kepada Politico.

Turnamen tersebut memang akan digelar bersama oleh tiga negara Amerika Utara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Namun meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel membuat partisipasi tim nasional Iran menjadi sorotan internasional.

Iran bahkan menjadi satu-satunya negara peserta yang tidak menghadiri pertemuan perencanaan peserta Piala Dunia yang diselenggarakan oleh FIFA di Atlanta pekan ini. 

Ketidakhadiran tersebut semakin memperbesar tanda tanya terkait kesiapan mereka untuk tampil di turnamen tersebut.

Iran Sudah Lolos, Tapi Situasi Politik Mengancam

Secara olahraga, Iran sebenarnya sudah memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Mereka lolos setelah memimpin Grup A pada putaran ketiga kualifikasi zona Asia yang digelar oleh Konfederasi Sepak Bola Asia.

Iran bahkan tergabung di Grup G bersama tim kuat seperti Tim Nasional Belgia, Tim Nasional Mesir, dan Tim Nasional Selandia Baru.

Pertandingan mereka dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat, termasuk dua laga di Los Angeles dan satu di Seattle. 

Jika skenario tertentu terjadi, Iran bahkan berpotensi menghadapi tuan rumah Amerika Serikat di babak 32 besar pada 3 Juli di Stadion Dallas, Arlington.

Namun situasi politik membuat masa depan Iran di turnamen itu menjadi tidak pasti. 

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan bahwa serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel menimbulkan kekhawatiran serius terhadap pelaksanaan Piala Dunia.

Iran juga menjadi salah satu dari dua negara yang terkena larangan perjalanan paling ketat dalam kebijakan imigrasi Trump yang diterbitkan melalui perintah eksekutif pada Juni lalu. 

Meski demikian, kebijakan tersebut memberikan pengecualian bagi pemain dan staf tim Piala Dunia.

Direktur Gugus Tugas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, menjelaskan bahwa faktor keamanan tetap menjadi pertimbangan utama pemerintah Amerika Serikat.

Ia menyatakan kepada Politico bahwa langkah tegas pemerintah terhadap Iran dianggap penting untuk menjaga keamanan global, termasuk bagi warga Amerika dan jutaan penggemar yang akan menghadiri Piala Dunia 2026.

Jika Iran Dicoret, Apakah Timnas Indonesia Punya Peluang?

Dalam sejarah modern Piala Dunia, hampir tidak pernah terjadi tim yang sudah lolos kualifikasi batal tampil di putaran final tanpa pengganti. 

Jika Iran benar-benar mundur atau dicoret karena faktor politik, FIFA hampir pasti akan menunjuk tim pengganti.

Skuad Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

Pertanyaannya, apakah Timnas Indonesia punya peluang?

Secara regulasi, peluang tersebut sebenarnya sangat kecil. Biasanya, jika ada negara yang mundur, FIFA akan mencari pengganti dari zona kualifikasi yang sama, dalam hal ini Asia. 

Kandidat pengganti biasanya berasal dari tim yang berada di posisi berikutnya dalam jalur kualifikasi atau play-off.

Indonesia sendiri masih berjuang di jalur kualifikasi zona Asia dan belum memastikan tempat di putaran final. 

Artinya, secara matematis peluang Garuda untuk menggantikan Iran hampir tidak ada kecuali terjadi skenario luar biasa, seperti keputusan politik besar dari FIFA atau perubahan format kompetisi.

Meski begitu, situasi ini menunjukkan bagaimana geopolitik bisa berdampak langsung pada dunia olahraga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bukan hanya memengaruhi stabilitas kawasan, tetapi juga dapat memengaruhi ajang olahraga terbesar di dunia.

Jika krisis terus memburuk, bukan tidak mungkin Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu turnamen paling sarat isu politik dalam sejarah sepak bola modern. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Misteri Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Sebagian Tubuh Hilang, Sempat Mau Dibakar

Misteri Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Sebagian Tubuh Hilang, Sempat Mau Dibakar

Warga di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, digegerkan oleh penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas pada Selasa (4/8) sore. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
BPK RI Tekankan Tranformasi Government 5.0

BPK RI Tekankan Tranformasi Government 5.0

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menekankan pentingnya transformasi menuju Government 5.0.
Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).

Trending

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok digegerkan dengan adanya penemuan karung misterius berisi jasad pria. 
Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Pelaku perampokan lansia berinisial H (61) di Kampung Pisangan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku merupakan seorang pria berinisial M.
Misteri Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Sebagian Tubuh Hilang, Sempat Mau Dibakar

Misteri Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Sebagian Tubuh Hilang, Sempat Mau Dibakar

Warga di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, digegerkan oleh penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas pada Selasa (4/8) sore. 
Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Di balik sorotan lampu runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebuah percakapan penting tentang masa depan industri mode, kulit, dan alas kaki berlangsung di Creative Stage.
Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

728.842 Warga Telah Aktivasi IKD, Pemkot Jakbar Diganjar Penghargaan

Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT