News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Alasan Kurniawan Dwi Yulianto Masih Panggil Pemain Diaspora untuk Seleksi Timnas Indonesia U-17: Mereka Punya Hak!

Kurniawan Dwi Yulianto menjelaskan alasan memanggil tiga pemain diaspora untuk seleksi Timnas Indonesia U-17 jelang Piala AFF U-17 2026 karena mereka berpaspor Indonesia.
Jumat, 6 Maret 2026 - 16:39 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, membeberkan alasannya masih memanggil para pemain diaspora. Diketahui ada tiga nama yang nantinya mengikuti seleksi untuk bisa tampil di Piala AFF U-17 2026.

‎‎Timnas Indonesia U-17 saat ini tengah bersiap untuk tampil di Piala AFF U-17 2026. Bertindak sebagai tuan rumah, Matthew Baker cs justru tergabung dalam grup neraka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Skuad Garuda Asia dipastikan akan menghadapi Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste dalam grup A. Piala AFF U-17 2026 rencananya bakal bergulir mulai 11 hingga 23 April mendatang di dua kota, yakni Gresik dan Sidoarjo. 

‎‎Timor Leste, Malaysia, dan Vietnam akan menjadi penghalang pertama bagi Indonesia untuk melangkah ke fase berikutnya. Hanya tim terbaik yang berhak melaju ke babak semifinal dari fase grup tersebut.

‎‎Persaingan melawan Malaysia dan Vietnam diperkirakan akan menjadi sorotan utama dalam grup ini. Kedua negara tersebut dikenal memiliki perkembangan pesat dalam pembinaan pemain usia muda dalam beberapa tahun terakhir.

‎‎Demi bisa meraih hasil terbaik, nama-nama unggulan pun disiapkan. Tak hanya itu, para pemain diaspora pun bakal menjadi amunisi tambahan. 

‎‎Kurniawan mengatakan bahwa ada tiga diaspora yang nantinya akan bergabung dalam seleksi Timnas Indonesia U-17. Ketiganya bahkan berasal dari negara-negara yang berbeda. 

‎‎"Mulai minggu depan kita akan ada meng-invite (mengundang) tiga pemain diaspora. Lagi komunikasi karena yang satu (diaspora) dari UK, terkait tiket ya, karena memang harus lewat Middle East (Timur Tengah), itu yang lagi dicari solusinya," ujar Kurniawan, Jumat (6/3/2026). 

‎‎"Kemudian satu dari Australia, terus satu lagi di New Zealand. Mudah-mudahan bisa menunjukkan performa seperti yang ekspektasi kita," tambahnya. 

‎‎Lebih lanjut, eks asisten pelatih Como itu membeberkan alasannya memanggil para pemain diaspora baru untuk bisa mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Ia menilai alasannya tak terlepas karena hak Warga Negara Indonesia (WNI) yang dimiliki para pemain diaspora. Menurutnya, membela tim nasional merupakan sebuah hak mutlak bagi yang berpaspor Tanah Air. 

‎‎Meski demikian, Kurniawan tak mau serta merta menerima para nama keturunan tersebut. Dirinya menyebut jika ada tahapan seleksi yang harus diikuti demi mengetahui kualitas yang mereka miliki. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

Apakah karier Anda akan melesat tajam atau justru mendapatkan peluang bisnis baru yang menggiurkan? Inilah lima weton yang diprediksi akan mendulang sukses besar di tanggal 3 Mei 2026.
Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Inovasi digital MyPertamina meraih penghargaan Best Public Service kategori Mobile Apps di ajang Digital Channel Customer Experience Award (DIGICCXA) 2026.
5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

Bagi sebagian orang, hari ini mungkin terasa seperti hari biasa. Namun, bagi lima weton terpilih, ini adalah momentum terbaik untuk urusan asmara.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT