Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:03 WIB
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan pemain diaspora Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026. Situasi penerbangan internasional dinilai belum sepenuhnya stabil akibat ketegangan antara Iran dan Israel, sehingga dikhawatirkan memengaruhi kedatangan para pemain yang berkarier di luar negeri.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini terus memantau perkembangan kondisi perjalanan udara internasional. Hal ini terutama berkaitan dengan rute penerbangan yang melewati kawasan Eropa dan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Arya, kondisi di kawasan tersebut masih cukup dinamis sehingga berpotensi mempersulit proses perjalanan para pemain menuju Indonesia. Oleh sebab itu, federasi harus menyiapkan berbagai opsi perjalanan agar para pemain tetap bisa bergabung dengan tim nasional.

PSSI kini tengah mencari kemungkinan rute alternatif yang bisa digunakan oleh para pemain diaspora. Berbagai skenario perjalanan sedang dipertimbangkan untuk memastikan mereka bisa tiba tepat waktu.

"Ini FIFA Series, tapi sebentar lagi Lebaran, pasti terputus juga. Jadi, mudah-mudahan dari persiapan. Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal penerbangan teman-teman, kalau yang bisa bertanding dari Eropa sedikit. Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu," ujar Arya di Lapangan C Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

"Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," tambahnya.

Arya juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini PSSI bahkan belum memutuskan pembelian tiket pesawat bagi para pemain. Hal tersebut dilakukan karena federasi masih menunggu kepastian kondisi penerbangan internasional.

Menurutnya, arah perjalanan menuju Indonesia masih belum dapat dipastikan karena berbagai kemungkinan rute masih dipertimbangkan. Situasi global yang berubah-ubah membuat PSSI harus berhati-hati dalam menentukan langkah.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menyampaikan kabar persiapan FIFA Series 2026
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menyampaikan kabar persiapan FIFA Series 2026
Sumber :
  • ANTARA/RAUF ADIPATI

"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimana nantinya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga," kata Arya.

"Nanti kita lihat urgensinya sekuat-kuatnya dari bagaimana apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita cari mana yang terbaik nantinya," lanjutnya.

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan tampil pada turnamen FIFA Series yang berlangsung pada akhir Maret. Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting bagi skuad Garuda untuk menguji kekuatan tim.

Dalam ajang tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis pada pertandingan pertama yang digelar pada 27 Maret. Laga itu akan menjadi penentu langkah awal Garuda di turnamen tersebut.

Jika berhasil meraih kemenangan, Timnas Indonesia akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret.

Selain persoalan perjalanan pemain diaspora, PSSI juga menghadapi tantangan lain terkait waktu persiapan tim nasional. Jadwal yang berdekatan dengan perayaan Lebaran membuat masa persiapan tim berpotensi menjadi sangat singkat.

Arya menjelaskan bahwa sebagian besar pemain baru dapat bergabung setelah kompetisi domestik berakhir. Namun di sisi lain, para pemain juga biasanya ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Sekarang tanggal pertengahan akhir Liga (Super) sudah berhenti, harusnya sudah bisa sebagian besar datang, mungkin. Tapi, mepet juga dengan Lebaran," ucap Arya.

"Pasti pemain kita juga ingin pulang Lebaran. Ini waktu yang singkat bagi pelatih untuk mengumpulkan mereka," sambungnya.

Sementara itu, pelatih tim nasional Indonesia John Herdman masih mempertimbangkan waktu terbaik untuk memulai pemusatan latihan. Keputusan tersebut juga harus menyesuaikan dengan jadwal para pemain serta momentum Lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia (John Herdman) juga melihat Lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkah," pungkas Arya.

(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT