Gawat, Bisa-bisa Timnas Indonesia Rugi Besar Jelang FIFA Series 2026? Ternyata Ini Alasannya
- instagram timnas indonesia
tvOnenews.com - Situasi geopolitik di Timur Tengah mendadak menjadi sorotan jelang agenda penting Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
Konflik yang melibatkan Iran, United States, dan Israel berpotensi memberi dampak tak terduga bagi persiapan skuad Garuda.
Ketegangan militer di kawasan tersebut bahkan dikhawatirkan memengaruhi jalur penerbangan internasional yang biasa digunakan pemain diaspora Indonesia untuk kembali ke tanah air.
Bila situasi keamanan semakin memburuk, Timnas Indonesia berpotensi mengalami kerugian besar.Â
Pasalnya, banyak pemain yang merumput di Eropa biasanya transit di bandara kawasan Timur Tengah seperti Dubai atau Doha sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Jika rute tersebut ditutup akibat konflik, proses pemanggilan pemain bisa terganggu dan membuat pelatih kesulitan mengumpulkan skuad terbaik menjelang turnamen internasional akhir Maret 2026.
Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Perjalanan Pemain Diaspora
Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir membuat kawasan Timur Tengah berada dalam kondisi tidak stabil.
Bahkan dalam sepekan terakhir, Iran dilaporkan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Qatar. Situasi tersebut berdampak langsung pada aktivitas penerbangan di beberapa negara.
Beberapa bandara utama di kawasan tersebut dilaporkan sempat menghentikan operasionalnya, termasuk bandara di Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, serta bandara di Doha, Qatar, dan Manama di Bahrain.
Padahal, bandara-bandara tersebut selama ini menjadi jalur transit utama bagi pemain diaspora Timnas Indonesia yang terbang dari Eropa menuju Jakarta.
Kondisi ini membuat perjalanan mereka menuju Indonesia berpotensi mengalami hambatan serius. Beberapa pemain Timnas Indonesia yang saat ini berkarier di Eropa antara lain Jay Idzes, Maarten Paes, Justin Hubner, dan Ole Romeny.
Kehadiran mereka sangat penting untuk memperkuat skuad Garuda di FIFA Series 2026. Jika jalur penerbangan terganggu, bukan tidak mungkin sebagian pemain diaspora terlambat bergabung atau bahkan kesulitan datang ke Indonesia.

- Timnas Indonesia
PSSI Masih Cari Rute Aman untuk Pemain
Kondisi tersebut membuat federasi sepak bola Indonesia harus berhati-hati dalam mengatur perjalanan pemain. PSSI bahkan belum memesan tiket pesawat bagi para pemain diaspora yang bermain di Eropa.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengakui bahwa pihaknya masih memantau situasi dan mencari jalur penerbangan yang paling aman.
Ia menyampaikan kekhawatirannya mengenai kondisi perjalanan pemain yang harus melintasi kawasan Timur Tengah.
Menurut Arya, federasi masih menunggu perkembangan terbaru terkait keamanan jalur udara sebelum menentukan rute perjalanan yang tepat bagi para pemain.Â
Bahkan opsi penerbangan melalui Amerika Serikat juga sedang dipertimbangkan sebagai alternatif.
Ia menegaskan bahwa PSSI akan berusaha mencari solusi terbaik agar para pemain diaspora tetap dapat bergabung dengan Timnas Indonesia tepat waktu sebelum turnamen dimulai.
Persiapan Timnas Mepet Jelang Debut Pelatih Baru
Masalah logistik ini semakin terasa pelik karena waktu persiapan Timnas Indonesia menjelang FIFA Series terbilang sangat singkat.Â
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026 di Jakarta.
Dalam agenda tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team pada 27 Maret.Â
Jika berhasil menang, skuad Garuda berpeluang melaju ke final untuk menghadapi pemenang laga antara Bulgaria national football team dan Solomon Islands national football team pada 30 Maret.
Selain persoalan perjalanan pemain, jadwal persiapan tim juga berdekatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri.Â
Banyak pemain domestik yang kemungkinan ingin pulang ke kampung halaman sebelum bergabung dengan pemusatan latihan.
Situasi ini membuat pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, harus bekerja ekstra keras untuk mengumpulkan seluruh pemain dalam waktu singkat.Â
FIFA Series 2026 sendiri menjadi salah satu kesempatan penting bagi Herdman untuk menjalani debutnya bersama skuad Garuda.
Jika hambatan perjalanan akibat konflik Timur Tengah benar-benar terjadi, Timnas Indonesia bisa kehilangan waktu persiapan yang sangat berharga.Â
Oleh karena itu, federasi kini terus memantau perkembangan situasi internasional sambil memastikan seluruh pemain dapat tiba di Jakarta dengan aman.
Dengan kondisi geopolitik yang masih dinamis, nasib persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA Series 2026 kini ikut dipengaruhi oleh situasi di luar lapangan. (udn)
Load more