News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya John Herdman Panggil 41 Nama di Garuda Calling

Keputusan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang merilis daftar panjang berisi 41 pemain dalam Garuda Calling menuai beragam reaksi dari pengamat.
Kamis, 12 Maret 2026 - 15:12 WIB
Jeje, Eks Penerjemah Timnas Indonesia dan Para Pemain
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube CAPT HAMKA / X Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Keputusan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang merilis daftar panjang berisi 41 pemain dalam Garuda Calling menuai beragam reaksi dari pengamat sepak bola Tanah Air.

Salah satunya datang dari tangan kanan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo atau Jeje yang mengaku cukup heran dengan langkah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pengumuman jumlah pemain yang sangat banyak untuk tahap awal pemanggilan merupakan hal yang jarang terjadi dalam tradisi pemanggilan skuad Timnas Indonesia sebelumnya.

Shin Tae-yong dan Jeje
Shin Tae-yong dan Jeje
Sumber :
  • Instagram/shintaeyong7777

Hal tersebut diungkapkan dalam perbincangan di kanal YouTube Jekpot, yang menghadirkan diskusi mengenai arah baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Herdman.

Pengamat sepak bola yang akrab disapa Bung Harpa menjelaskan bahwa langkah Herdman kemungkinan besar dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pelatih asal Kanada itu masih sangat baru mengenal sepak bola Indonesia.

“Baru 2 bulan menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Bahkan mungkin juga baru 2 bulan menginjakkan kaki di Indonesia. Jadi dia pasti mulai dari nol mau lihat semuanya,” ujar Bung Harpa.

Karena itu, Herdman disebut mencoba memantau sebanyak mungkin pemain, termasuk mereka yang bermain di Liga 1, Liga 2, hingga para pemain yang merumput di luar negeri.

Menurut Bung Harpa, pendekatan tersebut bertujuan agar Herdman bisa mengenal karakter pemain satu per satu sebelum menentukan skuad final.

Dalam diskusi tersebut, Jeje juga menyoroti jumlah pemain yang diumumkan dalam Garuda Calling.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ia mengaku belum pernah melihat daftar pemanggilan pemain tim nasional yang begitu banyak sejak dirinya terlibat dalam lingkungan Timnas Indonesia.

“Sebelumnya kan enggak pernah juga ya, belum pernah saya apa ya, saya pas di timnas enggak pernah sih kayak gini. Enggak pernah kita mengumumkan kayak gini,” kata Jeje.

"Itu mengumumkan pasti buat buat dipanggil. Oh, jadi memang udah pasti diproyeksikan dipanggil ya kemungkinan besar ya. Tapi maksud saya banyak ya," tuturnya.

Ia bahkan menilai metode tersebut berpotensi membuat beberapa pemain merasa kecewa apabila akhirnya tidak masuk dalam skuad final.

Pasalnya, nama mereka sudah diumumkan ke publik terlebih dahulu, tetapi belum tentu benar-benar dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.

Tangan kanan Shin Tae-yong, Jeje, dan Bung Harpa
Tangan kanan Shin Tae-yong, Jeje, dan Bung Harpa
Sumber :
  • YouTube Jekpot

Meski begitu, Bung Harpa menilai daftar 41 pemain tersebut kemungkinan besar hanyalah daftar sementara.

Ia memperkirakan jumlah pemain yang akan dipanggil untuk training camp hanya sekitar 26 pemain, sementara sisanya akan tersaring melalui proses seleksi.

Selain itu, keputusan memanggil banyak pemain juga bisa menjadi langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan seperti cedera atau kendala perjalanan.

Dalam pembahasan tersebut, Bung Harpa juga menilai bahwa pemain abroad atau pemain diaspora masih akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia untuk saat ini.

Namun ia menekankan bahwa performa mereka di klub tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Timnas Indonesia akan berlaga di turnamen FIFA Series 2026
Timnas Indonesia akan berlaga di turnamen FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

Beberapa pemain bahkan disebut masih belum menunjukkan performa konsisten di level klub.

Misalnya Ole Romeny yang belum mencetak gol, Ragnar Oratmangoen yang baru pulih dari cedera, serta Mauro Zijlstra yang dinilai masih sangat minim pengalaman bermain.

Diskusi tersebut juga menyinggung dinamika antara pemain lokal dan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

Menurut Jeje, beberapa pihak sempat khawatir dominasi pemain diaspora dapat membuat pemain lokal tersisih dari skuad utama.

Namun ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah menciptakan harmoni di dalam tim.

Menurutnya, pelatih memiliki peran penting untuk memastikan tidak ada perbedaan perlakuan antara pemain lokal maupun naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi setuju menurut saya tetap harus ada harmonis yang baik sih sebenarnya di antara pemain naturalisasi sama pemain lokal. Dan itu memang yang harus dilakukan oleh John Herdman sebenarnya bukan dari pemain," kata Jeje. 

Dengan banyaknya pemain yang dipanggil dalam Garuda Calling, tantangan besar kini berada di tangan John Herdman untuk menyatukan seluruh potensi tersebut. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Permalukan Juara Piala AFF 2026, Anthony Hudson Bongkar Kunci Kemenangan Thailand atas Vietnam

Berhasil remontada, Thailand mempermalukan juara Piala AFF 2026 Vietnam dengan skor akhir 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026). 

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.
Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Pengembang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak-pihak di Kementerian ATR/BPN, terutama untuk mengurus hak guna bangunan (HGB).
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT