Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya John Herdman Panggil 41 Nama di Garuda Calling
- Kolase tvOnenews / YouTube CAPT HAMKA / X Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Keputusan pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang merilis daftar panjang berisi 41 pemain dalam Garuda Calling menuai beragam reaksi dari pengamat sepak bola Tanah Air.
Salah satunya datang dari tangan kanan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo atau Jeje yang mengaku cukup heran dengan langkah tersebut.
Menurutnya, pengumuman jumlah pemain yang sangat banyak untuk tahap awal pemanggilan merupakan hal yang jarang terjadi dalam tradisi pemanggilan skuad Timnas Indonesia sebelumnya.
- Instagram/shintaeyong7777
Hal tersebut diungkapkan dalam perbincangan di kanal YouTube Jekpot, yang menghadirkan diskusi mengenai arah baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Herdman.
Pengamat sepak bola yang akrab disapa Bung Harpa menjelaskan bahwa langkah Herdman kemungkinan besar dilatarbelakangi oleh fakta bahwa pelatih asal Kanada itu masih sangat baru mengenal sepak bola Indonesia.
“Baru 2 bulan menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Bahkan mungkin juga baru 2 bulan menginjakkan kaki di Indonesia. Jadi dia pasti mulai dari nol mau lihat semuanya,” ujar Bung Harpa.
Karena itu, Herdman disebut mencoba memantau sebanyak mungkin pemain, termasuk mereka yang bermain di Liga 1, Liga 2, hingga para pemain yang merumput di luar negeri.
Menurut Bung Harpa, pendekatan tersebut bertujuan agar Herdman bisa mengenal karakter pemain satu per satu sebelum menentukan skuad final.
Dalam diskusi tersebut, Jeje juga menyoroti jumlah pemain yang diumumkan dalam Garuda Calling.
Ia mengaku belum pernah melihat daftar pemanggilan pemain tim nasional yang begitu banyak sejak dirinya terlibat dalam lingkungan Timnas Indonesia.
“Sebelumnya kan enggak pernah juga ya, belum pernah saya apa ya, saya pas di timnas enggak pernah sih kayak gini. Enggak pernah kita mengumumkan kayak gini,” kata Jeje.
"Itu mengumumkan pasti buat buat dipanggil. Oh, jadi memang udah pasti diproyeksikan dipanggil ya kemungkinan besar ya. Tapi maksud saya banyak ya," tuturnya.
Ia bahkan menilai metode tersebut berpotensi membuat beberapa pemain merasa kecewa apabila akhirnya tidak masuk dalam skuad final.
Pasalnya, nama mereka sudah diumumkan ke publik terlebih dahulu, tetapi belum tentu benar-benar dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
- YouTube Jekpot
Meski begitu, Bung Harpa menilai daftar 41 pemain tersebut kemungkinan besar hanyalah daftar sementara.
Ia memperkirakan jumlah pemain yang akan dipanggil untuk training camp hanya sekitar 26 pemain, sementara sisanya akan tersaring melalui proses seleksi.
Selain itu, keputusan memanggil banyak pemain juga bisa menjadi langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan seperti cedera atau kendala perjalanan.
Dalam pembahasan tersebut, Bung Harpa juga menilai bahwa pemain abroad atau pemain diaspora masih akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia untuk saat ini.
Namun ia menekankan bahwa performa mereka di klub tetap harus menjadi pertimbangan utama.
- Instagram/timnasindonesia
Beberapa pemain bahkan disebut masih belum menunjukkan performa konsisten di level klub.
Misalnya Ole Romeny yang belum mencetak gol, Ragnar Oratmangoen yang baru pulih dari cedera, serta Mauro Zijlstra yang dinilai masih sangat minim pengalaman bermain.
Diskusi tersebut juga menyinggung dinamika antara pemain lokal dan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
Menurut Jeje, beberapa pihak sempat khawatir dominasi pemain diaspora dapat membuat pemain lokal tersisih dari skuad utama.
Namun ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah menciptakan harmoni di dalam tim.
Menurutnya, pelatih memiliki peran penting untuk memastikan tidak ada perbedaan perlakuan antara pemain lokal maupun naturalisasi.
"Jadi setuju menurut saya tetap harus ada harmonis yang baik sih sebenarnya di antara pemain naturalisasi sama pemain lokal. Dan itu memang yang harus dilakukan oleh John Herdman sebenarnya bukan dari pemain," kata Jeje.
Dengan banyaknya pemain yang dipanggil dalam Garuda Calling, tantangan besar kini berada di tangan John Herdman untuk menyatukan seluruh potensi tersebut. (asl)
Load more