Koneksi Timnas Indonesia, Jordi Cruijff Bawa Patrick Kluivert ke Ajax
- X @timnasindonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Sudah bukan rahasia lagi jika penasehat teknis Timnas Indonesia, Jordi Cruijff menambah pengalaman kerjanya dengan bergabung sebagai Direktur Teknik Ajax.
Lewat koneksi Timnas Indonesia, Jordi Cruijff dilaporkan akan membawa mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert ke Ajax dalam waktu dekat.
Jordi Cruijff, dikabarkan tengah menyusun berbagai rencana untuk memperkuat struktur klub menghadapi musim mendatang.
Menurut laporan media Belanda FootballTransfers, Ajax masih memiliki sejumlah posisi penting yang perlu diisi menjelang musim baru. Dalam proses tersebut, Jordi Cruijff disebut sedang aktif mencari sosok yang tepat untuk membantu proyek pembangunan kembali tim.
Nama Patrick Kluivert pun muncul sebagai salah satu kandidat yang berpotensi kembali ke klub yang pernah membesarkan namanya.
Di Amsterdam, Kluivert memang memiliki status legenda. Mantan penyerang Timnas Belanda itu menjadi pahlawan Ajax saat mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 1995 melawan AC Milan.
Gol yang dicetak Kluivert pada pertandingan tersebut memastikan Ajax meraih gelar Liga Champions 1995 dan menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan klub raksasa Belanda itu.
Setelah pensiun sebagai pemain, Kluivert menjalani berbagai peran di dunia sepak bola. Ia pernah bekerja sebagai pelatih, asisten pelatih, direktur akademi, penasihat teknis hingga direktur olahraga di sejumlah klub dan organisasi sepak bola.
Media tersebut juga menyoroti bahwa hubungan profesional antara Jordi Cruijff dan Kluivert bisa membuka peluang kerja sama baru di Ajax. Selain memiliki sejarah kerja bersama, keduanya juga berada dalam jaringan manajemen yang sama serta memiliki hubungan profesional yang cukup dekat.
“Kedatangan Cruijff di Ajax bisa membuka pintu bagi kembalinya Kluivert, bukan hanya karena hubungan kerja mereka sebelumnya. Keduanya juga memiliki agen yang sama dan Cruijff dikenal sering memanfaatkan jaringan yang ia miliki untuk merekrut orang-orang yang bekerja bersamanya,” tulis laporan tersebut dikutip Senin (16/3/2026).
Keunggulan lain yang dimiliki Kluivert adalah pengalamannya dalam berbagai peran di dunia sepak bola. Hal ini membuatnya dianggap fleksibel untuk mengisi posisi strategis dalam struktur organisasi klub.
“Keuntungan bagi Kluivert adalah ia memiliki pengalaman di banyak peran, mulai dari pelatih, asisten pelatih, kepala akademi, penasihat teknis hingga direktur olahraga,” lanjut laporan itu.
Meski begitu, belum dapat dipastikan posisi apa yang kemungkinan akan diisi Kluivert jika benar kembali ke Ajax. Dengan adanya perubahan organisasi di klub, bukan tidak mungkin Cruijff akan mempertimbangkan Kluivert untuk membantu proyek pembangunan tim pada musim panas mendatang.
Dalam perjalanan kariernya, Kluivert juga pernah menyatakan keinginannya untuk melatih Ajax. Hal itu sempat ia ungkapkan ketika posisi pelatih kepala klub kosong setelah kepergian Frank de Boer.
Saat itu, Kluivert yang tengah menangani tim muda Ajax merasa siap untuk mengambil tanggung jawab sebagai pelatih utama. Namun keputusan klub saat itu berbeda.
“Saya berani mengambil kesempatan itu, tentu saja. Anda selalu ingin mencapai yang tertinggi dan itu akan menjadi peluang yang sangat indah bagi saya,” kata Patrick Kluivert dalam wawancara dengan NOS.
Ia mengaku sempat kecewa karena tidak mendapatkan kesempatan tersebut.
“Saya tidak setuju dengan keputusan itu. Tentu saja saya kecewa, tetapi saya harus menghormatinya,” ujarnya.
Tidak lama setelah itu, Kluivert meninggalkan Ajax dan bergabung dengan Paris Saint-Germain sebagai direktur teknik.
Kini, dengan adanya perubahan struktur manajemen di Ajax, peluang kembalinya Kluivert ke klub yang pernah ia bela tampaknya kembali terbuka.
Jika benar terjadi, hal tersebut berpotensi menjadi langkah penting bagi Ajax dalam membangun kembali kekuatan mereka di sepak bola Belanda maupun Eropa.
Load more