News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Emil Audero Terpuruk di Papan Bawah Serie A, Pelatih Cremonese Ungkap Kondisi Terbaru Tim Usai Kalah Telak dari Fiorentina

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, mengakui Emil Audero cs tampil terlalu rapuh setelah kalah dari Fiorentina, pada Selasa (17/3/2026) dini hari WIB.
Selasa, 17 Maret 2026 - 09:04 WIB
Pemain Timnas Indonesia Emil Audero bersama timnya Cremonese
Sumber :
  • Cremonese

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia Emil Audero harus melihat klubnya, Cremonese terpuruk di papan bawah Serie A. Kekalahan telak 1-4 dari Fiorentina bahkan berpengaruh pada kondisi Emil Audero cs. 

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, mengakui timnya tampil terlalu rapuh setelah kalah dari Fiorentina, pada Selasa (17/3/2026) dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Nicola menegaskan dirinya masih percaya Cremonese mampu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Pertandingan yang berlangsung di kandang Cremonese itu sebenarnya menjadi laga krusial bagi tim berjuluk Seahorses. Mereka membutuhkan kemenangan untuk keluar dari zona degradasi. 

Namun situasi tim tidak ideal karena beberapa pemain harus absen, seperti Giuseppe Pezzella yang terkena skorsing, serta tiga pemain lain yang mengalami cedera yaitu Jamie Vardy, Federico Baschirotto, dan Michele Collocolo.

Cremonese sebenarnya sempat mendapat momentum di awal laga ketika kiper David De Gea melakukan penyelamatan penting pada dua menit pertama. Namun setelah itu pertahanan tuan rumah justru runtuh dan kebobolan empat gol dari Fiorentina.

Gol-gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Fabiano Parisi, Roberto Piccoli, Dodo, serta Albert Gudmundsson.

Cremonese hanya mampu membalas satu gol hiburan melalui David Okereke. Gol tersebut menjadi momen penting bagi Okereke yang baru kembali bermain setelah sempat tersisih dari skuad selama beberapa bulan dan baru tampil lagi sejak Agustus 2025.

Namun gol tersebut tidak cukup untuk meredam kekecewaan para pendukung tuan rumah. Seusai pertandingan, para pemain Cremonese bahkan mendapat cemoohan dari suporter yang memenuhi stadion.

Menanggapi situasi tersebut, Davide Nicola mencoba bersikap realistis sekaligus meminta dukungan para penggemar tetap diberikan kepada tim.

“Saya mencoba bersikap jujur dan objektif. Saya memahami jika para suporter saat ini tidak terlalu antusias, tetapi justru di saat seperti inilah kami membutuhkan dukungan mereka,” ujar Davide Nicola dilansir dari laman Football Italy.

Saat ini situasi Cremonese memang semakin genting. Mereka masih tertahan di zona degradasi dengan koleksi 24 poin. Tim tersebut tertinggal tiga poin dari US Lecce dan empat poin dari Fiorentina di klasemen.

Selain itu, posisi mereka juga belum sepenuhnya aman karena hanya unggul enam poin dari dua tim terbawah yaitu Pisa SC dan Hellas Verona yang terus berusaha keluar dari zona merah.

Nicola menilai reaksi kekecewaan dari para pendukung adalah hal yang wajar mengingat kondisi tim saat ini.

“Wajar jika mereka merasa kesal dan kecewa. Itu juga bisa membantu kami dengan cara yang berbeda,” lanjutnya.

Ia mengakui bahwa timnya memang masih memiliki kelemahan besar terutama dalam aspek pertahanan.

“Tim sudah memberikan segalanya malam ini, tetapi harus diakui bahwa kami terlalu rapuh saat ini dan terlalu mudah kebobolan,” kata Nicola.

Meski demikian, ia melihat masih ada sisi positif dari permainan timnya karena para pemain tetap berusaha menciptakan peluang sepanjang pertandingan.

“Namun kami tidak pernah berhenti mencoba menciptakan peluang. Karena itu saat ini saya lebih memilih melihat sisi positif dan tidak mencari kambing hitam,” ujarnya.

Nicola juga menegaskan bahwa peluang bertahan di Serie A masih terbuka bagi Cremonese meskipun situasinya semakin sulit.

“Saya percaya keselamatan hanya berjarak tiga poin. Tetapi jika kami terus bermain serapuh ini, maka akan menjadi sangat sulit,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun menegaskan keyakinannya bahwa tim masih mampu menemukan titik balik dalam perjuangan mereka di sisa musim ini.

“Kami harus percaya pada diri sendiri. Saya percaya kami memiliki kemampuan untuk menemukan titik balik itu. Saya benar-benar percaya, bukan hanya sekadar kata-kata,” katanya.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT