Jordi Amat Soal Keputusan John Herdman Jelang FIFA Series 2026: Kami Membawa Banyak Pemain Timnas Indonesia!
- instagram jordi amat
tvOnenews.com - Pemain senior Persija Jakarta, Jordi Amat, menunjukkan komitmen tinggi jelang tampil di FIFA Series 2026.
Tak hanya siap mengawal lini belakang, ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk menjalani peran baru sebagai gelandang jika dibutuhkan.
Fleksibilitas ini menjadi sinyal bahwa Jordi siap beradaptasi demi memenuhi kebutuhan tim nasional.
Momentum ini juga bertepatan dengan debut John Herdman bersama Timnas Indonesia. Dengan membawa pendekatan baru,
Herdman melakukan eksperimen besar dalam pemilihan pemain dan posisi.
Salah satu keputusan yang mencuri perhatian adalah menggeser Jordi Amat dari posisi bek tengah menjadi gelandang, sebuah langkah yang cukup berani mengingat pengalaman panjangnya di lini pertahanan.
Perubahan Posisi yang Jadi Sorotan
Dalam daftar 41 pemain yang dipanggil untuk FIFA Series 2026, nama Jordi Amat menjadi salah satu yang paling disorot.
Bukan tanpa alasan, pemain berusia 33 tahun itu dipanggil bukan sebagai bek, melainkan sebagai gelandang.
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat rekam jejaknya sebagai bek tengah yang berpengalaman. Selama kariernya, Jordi pernah memperkuat klub-klub besar seperti Real Betis dan Swansea City.
Namun, perubahan peran ini sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Di level klub, Jordi sudah beberapa kali dimainkan sebagai gelandang oleh pelatih Persija, Mauricio Souza, dalam kompetisi musim 2025/2026.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Penampilan tersebut rupanya menarik perhatian John Herdman.
“Saya sudah berbicara dengan pelatih juga,” ujar Jordi Amat.
“Dia juga suka bagaimana saya bermain di tengah. Jadi kita lihat apa yang dia inginkan,” ucapnya.
Jordi menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan posisi yang akan dimainkan. Baginya, kepentingan tim menjadi prioritas utama dibandingkan peran individu di lapangan.
“Saya selalu siap membantu sebagai bek tengah, sebagai gelandang,” kata Jordi Amat.
“Itu bukan masalah bagi saya. Jadi saya menantikan dua minggu ke depan,” ungkapnya.
Pemain kelahiran Spanyol tersebut juga mengaku tidak sabar untuk kembali berkumpul bersama skuad Garuda.
Dengan pengalaman 19 caps dan dua gol untuk Timnas Indonesia, ia diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal di posisi mana pun yang dipercayakan kepadanya.
Selain itu, Jordi juga menyampaikan rasa bangganya bisa kembali mendapat panggilan tim nasional. Ia menilai kesempatan ini sebagai kehormatan besar dalam kariernya.
Menariknya, Jordi tidak hanya fokus pada dirinya sendiri. Ia juga berharap rekan-rekannya di Persija yang turut dipanggil bisa menembus skuad final. Beberapa nama seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Mauro Zijlstra menjadi bagian dari daftar tersebut.
“Saya selalu bilang ini adalah kehormatan besar mendapatkan panggilan dari tim nasional. Juga rekan-rekan saya. Ini momen yang sangat membanggakan untuk Persija juga. Kami membawa banyak pemain ke tim nasional,” ujarnya.
“Jadi ini sangat bagus dan saya berharap kami bisa masuk daftar akhir. Lalu kami bisa menikmati FIFA Series,” lanjutnya.
Sebagai informasi, John Herdman hanya akan memilih 23 pemain dari total 41 nama yang dipanggil. Hal ini membuat persaingan semakin ketat di dalam skuad.
Pada ajang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis di semifinal pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Jika berhasil menang, Garuda akan melaju ke final menghadapi pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon pada 30 Maret 2026.
Turnamen ini menjadi panggung penting bagi Jordi Amat dan rekan-rekannya untuk membuktikan kualitas, sekaligus mengamankan tempat di skuad utama era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman. (udn)
Load more