Reaksi Jay Idzes Lihat Legenda Timnas Indonesia Tan Liong Houw Terima Penghargaan di PSSI Awards 2026
- tvonenews.com - Ilham Giovani
‎Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, memberikan komentar berkelas soal penghargaan untuk legenda Tan Liong Houw dalam gelaran PSSI Awards 2026. Ia mengaku tersentuh melihat sosok senior yang masih bisa hadir langsung menerima penghargaan bergengsi tersebut.
‎Menurut Jay Idzes, momen itu bukan sekadar seremoni biasa. Ia melihat ada nilai penghormatan besar terhadap generasi terdahulu yang telah berjasa membangun fondasi sepak bola Indonesia.
‎PSSI sendiri untuk pertama kalinya menggelar malam penghargaan khusus bagi insan sepak bola Tanah Air melalui PSSI Awards 2026. Acara tersebut berlangsung di Studio 6 Emtek City pada Sabtu (28/3/2026) malam WIB.Â
‎Sebanyak 17 kategori diperebutkan dalam ajang ini. Berbagai penghargaan diberikan kepada pemain, pelatih, hingga tokoh yang memiliki kontribusi penting bagi perkembangan sepak bola nasional.
‎Salah satu kategori yang paling menyita perhatian adalah Legend of the Year. Penghargaan ini diberikan kepada Tan Liong Houw yang dikenal sebagai salah satu figur penting dalam sejarah Timnas Indonesia.
‎Momen penyerahan penghargaan pun berlangsung haru. Tan Liong Houw hadir langsung ke lokasi acara untuk menerima penghargaan tersebut di hadapan para undangan.
‎Dalam kesempatan itu, Tan Liong Houw terlihat datang menggunakan kursi roda. Ia didampingi dua putra tercintanya, yang setia menemani sepanjang prosesi penghargaan berlangsung.
‎Sebelum menyampaikan komentarnya, Jay Idzes tampak memperhatikan dengan penuh respek ke arah sang legenda. Ia kemudian mengungkapkan kesannya melihat sosok Tan Liong Houw yang tetap hadir meski dalam kondisi terbatas.
‎Jay Idzes secara khusus menyoroti usia Tan Liong Houw yang sudah sangat lanjut. Ia juga membandingkan dengan kakeknya yang hampir berusia 90 tahun, sehingga membuatnya semakin tersentuh dengan momen tersebut.
‎"Ya, itu sangat luar biasa (penghargaan kepada legenda). Kakek saya juga hampir berusia 90 tahun," ujar Idzes, Sabtu (28/3/2026).Â
‎"Jadi, sangat bagus melihatnya masih hidup dan luar biasa dia bisa hadir di sini untuk menerima penghargaan," tambahnya.Â
‎Tan Liong Houw, yang juga memiliki nama Latief Harris Tanoto, lahir di Surabaya pada 26 Juli 1930. Namanya begitu melekat sebagai bagian dari generasi emas sepak bola Indonesia di masa lalu.
‎Ia dikenal bersinar bersama Persija Jakarta pada era 1950-an. Perannya sebagai gelandang membuatnya menjadi salah satu pemain kunci baik di level klub maupun tim nasional.
‎Bersama Timnas Indonesia, Tan Liong Houw mencatatkan prestasi gemilang. Salah satu yang paling dikenang adalah saat membawa Indonesia melangkah hingga perempatfinal Olimpiade Melbourne 1956.
‎Pada turnamen tersebut, Indonesia sempat menciptakan kejutan dengan menahan imbang Uni Soviet 0-0. Hasil itu menjadi salah satu pencapaian bersejarah mengingat kekuatan lawan yang dihadapi.
‎Namun, Indonesia harus menerima kenyataan pahit pada laga ulang. Tim Garuda kalah 0-4 dari Uni Soviet di babak perempatfinal Olimpiade Melbourne 1956.
‎Penghargaan Legend of the Year yang diberikan kepada Tan Liong Houw menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya. PSSI melalui ajang ini ingin memastikan jasa para legenda tetap dikenang oleh generasi sekarang.
‎Di sisi lain, Jay Idzes sendiri juga dinobatkan dalam salah satu nominasi di PSSI Awards 2026. Dirinya resmi menyandang pemain terbaik atau Best Player of The Year.Â
‎(igp/rda)
Load more