Sehabis FIFA Series, Tim Pencari Bakat Eropa Sarankan Timnas Indonesia Mulai Intens Dekati Bek Muda Lulusan Bayer Leverkusen
- Instagram @kleeblatt_fuerth_official
tvOnenews.com - Timnas Indonesia disarankan untuk lebih intens mendekati bek muda didikan Bayer Leverkusen yang lahir di Jakarta ini setelah agenda FIFA Series 2026.
Hal ini diungkapkan oleh tim pemandu bakat Eropa di media sosialnya beberapa hari lalu. Menurutnya, sang pemain punya prospek cukup bagus di masa depan.
John Herdman saat ini tengah fokus mendampingi Timnas Indonesia dalam agenda internasional bulan Maret 2026 yaitu FIFA Series 2026.
Debut sang pelatih cukup luar biasa. Ia membantu Timnas Indonesia mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor 4-0. Di final, Garuda akan hadapi Bulgaria.
Kendati demikian, John Herdman masih sibuk dalam mencari komposisi skuad terbaik Timnas Indonesia. Apalagi, dia menargetkan Garuda ke Piala Dunia 2030.
Karena hal itulah, John Herdman kabarnya menargetkan beberapa diaspora Eropa lagi untuk dinaturalisasi demi mengejar ambisi besar bersama Timnas Indonesia.
John Herdman Dirumorkan Ingin Tambah Pemain Naturalisasi
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Belum ada nama pasti yang masuk daftar incaran pelatih John Herdman dan PSSI untuk program naturalisasi Timnas Indonesia jelang agenda internasional berikutnya.
Namun yang belakangan ramai dibicarakan, ada empat nama yang diisukan masuk list, seperti Demiane Agustien, Tristan Gooijer, Pascal Struijk hingga Laurin Ulrich.
Kehadiran para pemain diaspora tersebut dirasa sangat tepat untuk melengkapi kepingan puzzle yang selama ini dicari oleh Timnas Indonesia.
Meski begitu, satu pendapat menyarankan hal lain. Pernyataan ini datang dari tim scouting Eropa yakni Emir dalam akun X-nya @EKScouting. Dalam ulasannya, ia merekomendasikan nama baru.
Pencari Bakat Eropa Sarankan Reno Munz
Reno Münz. (????)
— Emir - Scouting (@EKscouting) March 28, 2026
German, left-footed centre-back, born in Jakarta, Indonesia.
Currently in a relegation battle with Greuther Fürth in the 2. Bundesliga, but that’s not his level.
His ceiling is much higher.
Progressive ball carrier, regularly breaks the first, even second… pic.twitter.com/aHxTjietbH
Menurut Emir, nama Reno Munz, mantan anak didik Xabi Alonso ketika di Bayer Leverkusen bisa menjadi opsi yang tepat jika Timnas Indonesia butuh pemain baru.
Setelah pergi dari Bayer Leverkusen, Reno Munz kini tampil untuk Greuther Fürth. Namun menurut Emir, potensi sang pemain jauh lebih besar daripada timnya
“Reno Münz, Bek tengah kidal asal Jerman, lahir di Jakarta, Indonesia,” tulis @EKScouting, Sabtu (28/3) malam.
“Saat ini sedang berjuang menghindari degradasi bersama Greuther Fürth di Bundesliga 2, tetapi itu bukan levelnya — potensinya jauh lebih tinggi,” lanjutnya.
Lahir pada 2 Oktober 2005, Reno Munz sebetulnya berasal dari kedua orang tua yang sama sekali tidak mempunyai garis keturunan Indonesia. Mereka asli Jerman.
Bukan karena privilese tertentu, namun situasi ini terjadi karena Reno Munz lahir di Jakarta yang masih menjadi wilayah kewenangan Indonesia dan PSSI.
Statuta FIFA artikel 7 menegaskan jika seorang pemain yang lahir di suatu negara, maka dia bisa membela negara tersebut tanpa melalui proses naturalisasi.
Lebih jauh, Emir juga menjabarkan kelebihan dari Reno Munz. Pandai membangun serangan dari belakang hingga kekuatan kaki kidal menjadi nilai positifnya.
Sang scouting pun tidak sabar menantikan bagaimana pilihan karier Reno Munz, baik di level klub ataupun internasional, termasuk jika ia memilih timnas Indonesia.
“Profil fisik dominan, tubuh bagian atas kuat, bahu lebar, sulit digeser — Dia pasti akan diminati, profilnya sangat menarik — Mari kita lihat bagaimana perjalanan kariernya selanjutnya,“ ungkapnya.
Rekam Jejak Reno Munz
- Instagram @renommuenz
Berpostur 188 cm, Reno Munz bisa bermain di beberapa posisi seperti bek tengah, sayap kiri hingga gelandang bertahan. Nilai pasarnya saat ini bahkan mencapai Rp26,07 miliar.
Reno Munz memulai karier sepak bolanya di klub lokal Jerman SC Fortuna Koln pada 2012 hingga tampil untuk tim U-17, sebelum di tahun 2022 datang ke Bayer Leverkusen U-19.
Bersama Bayer Leverkusen U-19, Reno Munz tampil sebanyak 38 kali dengan catatan dua gol. Performa positifnya itu sempat bikin pelatih Xabi Alonso terkesima.
Reno Munz pada akhirnya bisa merasakan atmosfer tim senior Bayer Leverkusen asuhan Xabi Alonso sebanyak dua kali. Namun, dia hanya duduk di bench.
Pada jendela transfer musim panas 2024, Reno Munz menerima tawaran klub Bundesliga 2, Greuther Fürth dan total telah catatkan 1 assist dari 43 penampilan.
Di level tim nasional, Reno Munz telah dipanggil Jerman U-19 dengan catatan tujuh laga dan terbaru dipercaya oleh Der Panzer U-20 untuk tampil dalam dua pertandingan.
Meski sulit menembus skuad Jerman senior, namun Reno Munz untuk saat ini belum terpikir membela Timnas Indonesia. Hal ini diungkapkan dalam sebuah sesi interview.
“Saya lahir di Jakarta karena pekerjaan orang tua saya yang sering berpindah negara. Setelah saya lahir di Indonesia, keluarga kami pindah kе Australia selama 3,5 tahun,“ tegas Munz kepada Goal.
“Saya pindah ke Koln saat masuk SD, jadi tidak banyak ingatan tentang Indonesia,” pungkasnya.
(han)
Load more