Khatam Liga 1, Pelatih Bulgaria Soroti Perkembangan Pesat Pemain Timnas Indonesia Abroad dan PSSI
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov menjadi satu dari jajaran pelatih dunia yang paham dengan kompetisi Indonesia, Liga 1 yang kini berganti nama menjadi Super League.
Di masa berkarir sebagai pemain profesional, Aleksandar Dimitrov pernah membela beberapa klub Indonesia seperti Gresik United, Persija Jakarta dan Persipura Jayapura.
Kembalinya ke Indonesia di ajang FIFA Series pun membuatnya bisa menjelaskan lebih jauh soal perkembangan Liga Indonesia.
"Saya tidak bisa menjelaskan secara sangat detail mengenai perkembangan liga lokal. Namun sejak dulu sebenarnya Indonesia sudah memiliki banyak pemain bagus," kata Aleksandar Dimitrov, Minggu (29/3/2026).
Setelah pensiun, dia bahkan menangani Timnas Indonesia di Piala Asia 2007 sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia mendampingi Ivan Kolev. Saat itu, jajaran pelatih setuju untuk menggunakan Timnas Indonesia tanpa menggunakan pemain naturalisasi.
Hasilnya, banyak pemain lokal yang menjadi incaran klub luar. Termasuk legenda Persija, Bambang Pamungkas yang pernah diincar oleh AS Roma.
"Saya masih ingat ketika dulu Bambang Pamungkas sempat diminati oleh AS Roma, meskipun akhirnya ia tidak pergi ke sana," kata Aleksandar Dimitrov.
Satu dekade terlewat, Aleksandar Dimitrov mengakui perkembangan pesat para pemain lokal untuk bisa bersaing tak hanya dengan pemain naturalisasi tapi juga bermain untuk klub luar negeri.
"Sekarang ada banyak pemain lokal yang juga memiliki kualitas untuk bermain di Eropa, bukan hanya pemain naturalisasi tetapi juga pemain yang bisa ditransfer ke klub Eropa," katanya.
Tak hanya dari segi permainan individu pemain Timnas Indonesia, pelatih berusia 49 tahun ini memuji perkembangan pesat PSSI dalam mengurus sepak bola Indonesia.
"Selain itu saya juga melihat adanya perkembangan besar dalam infrastruktur sepak bola di Indonesia. Saya tahu federasi bekerja keras dalam hal ini," kata Aleksandar Dimitrov.
"Perhatian terhadap kualitas wasit, pendidikan pelatih, dan pembangunan infrastruktur juga meningkat. Semua faktor tersebut akan membantu meningkatkan level sepak bola Indonesia," katanya. (hfp)
Load more