News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Beckham Putra, Sosok Ini Disebut Bisa Gantikan Posisi Ramadhan Sananta Jadi Pemecah Kebuntuan

Timnas Indonesia tertinggal dari Bulgaria, publik soroti Ramadhan Sananta. Nama Marselino Ferdinan mencuat sebagai solusi pemecah kebuntuan.
Senin, 30 Maret 2026 - 21:28 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta
Sumber :
  • Instagram - Ramadhan Sananta

tvOnenews.com - Laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026), berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal.

Namun hingga babak pertama berakhir, skuad Garuda harus tertinggal 0-1 dari tim berjuluk The Lions tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tekanan pertandingan, sorotan publik justru tertuju pada lini depan Timnas Indonesia, khususnya performa Ramadhan Sananta yang dinilai belum mampu menjadi pemecah kebuntuan.

Situasi ini memunculkan berbagai reaksi dari netizen, termasuk dorongan untuk menghadirkan sosok alternatif di lini serang.

Salah satu nama yang mencuat adalah Marselino Ferdinan. Gelandang muda tersebut dianggap memiliki kreativitas dan kemampuan individu yang bisa menjadi solusi dalam membuka pertahanan rapat Bulgaria.

Sejak peluit awal dibunyikan oleh wasi, pertandingan langsung berjalan sengit. John Herdman menerapkan formasi 3-4-3 dengan sejumlah penyesuaian, termasuk menempatkan Calvin Verdonk di lini tengah dan Nathan Tjoe-A-On sebagai bek sayap kiri.

Bulgaria unggul 1-0 atas Timnas Indonesia di babak pertama
Bulgaria unggul 1-0 atas Timnas Indonesia di babak pertama
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

Kedua tim tampil dengan pressing ketat, membuat permainan lebih banyak berkutat di lini tengah pada 10 menit awal.

Peluang pertama Indonesia datang dari Sananta yang berhasil mencuri bola, namun tembakannya terlalu terburu-buru dan gagal mengarah ke gawang.

Padahal, dalam momen tersebut, rekan setimnya, Ole Romeny, sudah berada dalam posisi lebih ideal untuk menerima umpan.

Keputusan tersebut pun menjadi sorotan karena dianggap sebagai peluang emas yang terbuang sia-sia.

Seiring berjalannya waktu, Bulgaria mulai mengambil alih kendali permainan. Tim tamu semakin sering menekan pertahanan Indonesia dan menciptakan peluang berbahaya.

Pada menit ke-24, Romeny sempat dijatuhkan oleh pemain Bulgaria, Martin Georgiev, yang berujung kartu kuning.

Namun momentum tersebut belum mampu dimanfaatkan Indonesia untuk mencetak gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permainan cepat dan jarak antar pemain yang rapat sebenarnya sempat merepotkan Bulgaria. Namun, satu kesalahan di lini belakang menjadi titik balik pertandingan.

Pada menit ke-36, insiden di kotak penalti membuat wasit meninjau VAR. Hasilnya, Indonesia dihukum penalti setelah tekel Kevin Diks dinilai mengenai kaki lawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT