News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Sabtu, 4 April 2026 - 07:17 WIB
Dean James dan Nathan Tjoe-A-On
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Isu panas datang dari Belanda setelah media Malaysia, Palataoball, menuding tiga pemain keturunan Indonesia menggunakan paspor tidak sah.

Nama-nama seperti Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Tim Geypens ikut terseret dalam kontroversi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, benarkah ada pemalsuan dokumen? Atau justru ini hanya kesalahpahaman administratif?

Tuduhan Media Malaysia Picu Polemik

Akun Palataoball menyebut adanya pelanggaran serius terkait penggunaan paspor Belanda oleh para pemain tersebut, meski mereka sudah membela Timnas Indonesia.

“Indonesia terlibat palsukan VISA? Pemain Indonesia dan klub mereka berisiko dihukum Eredivisie dan KNVB karena mendaftarkan pemain menggunakan paspor yang tidak sah,” tulis @palataoball.

“Dean James, Tjoe-A-On dan Tim Geypens melanggar peraturan Liga karena mengaku berpaspor Belanda walaupun sudah mewakili Indonesia,” lanjut @palataoball.

Pernyataan ini langsung menyebar luas dan memicu reaksi keras dari publik Indonesia.

Netizen Indonesia dengan cepat membantah tuduhan tersebut.

Salah satu akun, @garudafansbook_, memberikan penjelasan yang menenangkan situasi.

“Kami berharap Malaysia mempelajari lagi soal kasus ini jika ingin membahas. Karena ini sama sekali bukan soal PEMALSUAN DOKUMEN, ini hanya masalah pendaftaran pemain yang dilakukan klub menggunakan paspor Belanda kepada pemain yang sudah berpindah kewarganegaraan. Hanya itu, tidak ada pemalsuan,” tulis akun @garudafansbook_.

“Dan ini masalah antarklub dan federasi terkait pendaftaran, bukan salah pemain. Apalagi menyangkut sesuatu yang dipalsukan sama sekali tidak mengarah ke sana,” lanjut @garudafansbook_.

Penjelasan ini menegaskan bahwa persoalan yang terjadi bersifat administratif, bukan kriminal.

Masalah sebenarnya berkaitan dengan regulasi pemain di Eredivisie dan aturan dari KNVB.

Kasus Dean James menjadi contoh paling jelas.

Saat memperpanjang kontrak bersama Go Ahead Eagles pada Januari 2025, ia masih berstatus warga negara Belanda.

Artinya, ia terdaftar sebagai pemain lokal tanpa batasan gaji minimum tertentu.

Namun, setelah resmi beralih kewarganegaraan menjadi Indonesia pada Februari 2025, statusnya berubah menjadi pemain non-Uni Eropa. Di sinilah masalah muncul.

Di Eredivisie, pemain non-Uni Eropa wajib menerima gaji minimum sekitar 600.000 euro per tahun (sekitar Rp11 miliar).

Sementara kontrak Dean James yang lama masih berlaku dan nilainya jauh di bawah batas tersebut.

Situasi ini dimanfaatkan oleh NAC Breda, yang melayangkan protes setelah kalah telak 0-6 dari Go Ahead Eagles.

Mereka menilai Dean James tidak memenuhi syarat sebagai pemain non-Uni Eropa karena aspek izin kerja dan standar gaji.

Akibatnya, KNVB turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Selama proses berlangsung, ketiga pemain, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Tim Geypens, untuk sementara dibekukan dari aktivitas klub.

Dari berbagai penjelasan yang ada, benang merahnya cukup jelas bahwa tidak ada bukti pemalsuan paspor atau dokumen, masalah terletak pada administrasi pendaftaran pemain oleh klub, dan perubahan kewarganegaraan berdampak langsung pada status regulasi di liga.

Dalam sistem sepak bola Eropa, perubahan status seperti ini memang bisa menimbulkan celah aturan, terutama jika kontrak lama belum disesuaikan.

Kini, semua pihak menunggu keputusan resmi dari KNVB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Solusi yang mungkin diambil bisa berupa penyesuaian kontrak, revisi administrasi, atau regulasi baru untuk kasus serupa di masa depan.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSG Tampil Perkasa! Doue dan Kvaratskhelia Bungkam Liverpool 2-0 di Paris

PSG Tampil Perkasa! Doue dan Kvaratskhelia Bungkam Liverpool 2-0 di Paris

Juara bertahan Paris Saint-Germain tampil dominan saat menjamu Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026, Kamis (9/4/2026).
Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Doddy Tri Winarto Resmi Pimpin Kodam XV/Pattimura

Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Doddy Tri Winarto Resmi Pimpin Kodam XV/Pattimura

Kepemimpinan di tubuh Kodam XV/Pattimura resmi mengalami pergantian. Mayor Jenderal TNI Doddy Tri Winarto kini sah memegang tongkat komando sebagai Pangdam XV/Pattimura.
Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Atletico Madrid sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan Barcelona dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026 di Camp Nou, Kamis (9/4/2026).
Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT