Respons Go Ahead Eagles Atas Terbebasnya Sanksi Dean James oleh KNVB, Urus Kembali Warga Negara Belanda?
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Go Ahead Eagles memberikan respons atas keputusan KNVB untuk pemainnya, Dean James. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James memiliki kabar baik di tengah isu skandal paspor di Liga Belanda.Â
Dean James tak bisa membela klubnya, Go Ahead Eagles karena skandal paspor yang dimulai karena NAC Breda melaporkannya pada KNVB. NAC Breda menuding Dean James tidak memenuhi persyaratan bermain karena tidak lagi menjadi warga negara Belanda.Â
KNVB akhirnya memutuskan untuk tak memberikan sanksi apa pun pada Dean James maupun Go Ahead Eagles. Sayangnya, Dean James belum bisa kembali membela klub karena izin kerjanya yang baru diurus.Â
Manajer Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop bersyukur atas keputusan KNVB tersebut. Dia pun memastikan bahwa baik klub dan Dean James tak mengetahui soal skandal paspor tersebut.Â
"Kami senang bahwa jaksa telah menyimpulkan bahwa kami tidak melakukan kesalahan yang disengaja dan bahwa kami tidak dapat dimintai pertanggungjawaban," kata Jan Willem van Dop dilansir dari laman Voetbal Primeur.Â
Jan Willem van Dop pun mengaku tak tahu apa yang terjadi ke depan. Apalagi NAC Breda mengaku tak puas dengan keputusan KNVB tersebut dan berniat mengajukan banding.Â
"Senang menerima konfirmasi itu. Saya tidak tahu apakah kita bisa menyimpulkan semuanya sekarang," katanya.Â
"Kita tunggu saja dan lihat apakah NAC akan mengeluarkan sesuatu," kata Jan Willem van Dop.Â
Tak hanya Dean James, Go Ahead Eagles juga kehilangan pemain naturalisasi kelahiran Belanda yang kini membela Timnas Suriname, Richonell Margaret.Â
Jan Willem van Dop menyebut saat ini keduanya tengah mengajukan prosedur penerimaan kembali melalui pihak Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND).Â
"Prosedur penerimaan kembali sedang berjalan lancar. Semua pemain telah menyelesaikan hal-hal yang diminta dari mereka," kata Jan Willem van Dop.
"Semua itu telah selesai dan sekarang terserah IND untuk mengambil langkah selanjutnya. Kami berharap dapat menggunakan jasa mereka kembali sesegera mungkin," katanya. (hfp)
Load more