News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Era John Herdman Banjir Pujian, Pelatih Eropa Ini Akui Skuad Garuda Mampu Sulitkan Ranking 86 Dunia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia era John Herdman tuai pujian usai tampil impresif saat hadapi Bulgaria dalam FIFA Series 2026. Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengakui.
Sabtu, 4 April 2026 - 09:51 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia era John Herdman kembali menuai pujian usai tampil impresif saat menghadapi Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026. Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengakui skuad Garuda mampu memberi tekanan dan membuat tim peringkat 86 dunia itu kesulitan sepanjang pertandingan.

Pertemuan Indonesia kontra Bulgaria menjadi salah satu laga yang menyita perhatian dalam rangkaian FIFA Series 2026 pada akhir Maret. Duel tersebut berlangsung dalam tempo tinggi karena kedua tim sama-sama memanfaatkannya untuk menguji kesiapan jelang agenda internasional berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat pertandingan berlangsung pada Senin (30/3), Timnas Indonesia tampil berani sejak menit awal. Permainan cepat yang dipadukan dengan umpan-umpan pendek membuat Bulgaria tidak leluasa mengembangkan permainan.

Meski datang dengan status tim unggulan dan memiliki posisi lebih baik di ranking FIFA, Bulgaria tidak bisa dengan mudah menguasai jalannya laga. Timnas Indonesia justru beberapa kali mampu keluar dari tekanan dan melancarkan serangan yang mengancam pertahanan lawan.

Penampilan solid Indonesia itu mendapat sorotan langsung dari Dimitrov. Ia melihat ada perkembangan nyata dalam permainan skuad Garuda sejak ditangani John Herdman.

Menurut Dimitrov, Herdman mampu memberikan sentuhan yang cepat terhadap gaya bermain Timnas Indonesia. Ia menilai racikan taktik pelatih asal Kanada itu mulai terlihat jelas, terutama dalam proses membangun serangan.

"Pelatih Anda telah menerapkan gaya bermain yang sangat baik dengan cepat, terutama dalam membangun serangan," kata Aleksandar Dimitrov, Senin (30/3).

Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov dan Marin Petkov
Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov dan Marin Petkov
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Tak hanya itu, Dimitrov juga menyebut organisasi permainan Indonesia kini tampak lebih tertata. Pergerakan antar lini dinilai lebih padu, terutama saat tim melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Pengakuan itu menjadi sinyal bahwa penampilan Indonesia tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Bahkan, Bulgaria yang kini menempati peringkat 86 dunia pun diakui sempat dibuat kerepotan oleh tekanan yang dilancarkan skuad Garuda.

"Kami sempat mengalami kesulitan di sana," ujar Dimitrov yang pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada era Ivan Kolev.

Meski mendapat tekanan cukup besar dari Indonesia, Bulgaria pada akhirnya tetap mampu keluar sebagai pemenang. Tim Eropa itu mengamankan kemenangan tipis 1-0 lewat gol tunggal Marin Petkov dari titik penalti.

Gol tersebut menjadi momen penting yang membedakan hasil akhir pertandingan. Indonesia sebenarnya sempat memiliki sejumlah peluang, tetapi belum mampu memaksimalkannya menjadi gol balasan.

Bagi Dimitrov, penampilan Timnas Indonesia dalam laga ini tetap layak mendapat apresiasi. Ia melihat ada fondasi yang kuat untuk membuat skuad Garuda berkembang lebih jauh pada masa mendatang.

Menurut dia, jika proses ini dijaga dengan konsisten, Indonesia bisa menjadi kekuatan yang semakin kompetitif di level Asia. Dimitrov juga optimistis perkembangan itu akan terus terlihat di bawah kepemimpinan John Herdman.

Pelatih Bulgaria itu pun menyampaikan harapan agar Timnas Indonesia bisa melangkah lebih jauh pada turnamen mendatang. Ia mendoakan Garuda tampil baik di Piala Asia 2027 dan sukses dalam perjalanan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Selain menyanjung pelatih, Dimitrov juga memberi pujian kepada materi pemain Timnas Indonesia saat ini. Ia menilai skuad Garuda memiliki kualitas dan masa depan cerah jika terus berkembang dalam jalur yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir kalian memiliki tim yang sangat baik dengan masa depan yang cerah," pungkas Dimitrov.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.
DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,
MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF Genjot Adopsi Kendaraan Listrik, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Dealer

MUF bersama Bank Mandiri dan dealer otomotif menggelar pengalaman EV dan hybrid di Bali untuk mendorong adopsi kendaraan listrik di Pulau Dewata lebih massif.
AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

AHY Jelaskan Maksud Omongan Kekuasaan Ada Batasnya dalam Pidato Politiknya, Khawatir Ada yang Salah Tafsir

Terkait pidato politiknya, AHY menegaskan bahwa bahwa Partai Demokrat memiliki posisi yang jelas, yakni mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT