News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Selasa, 7 April 2026 - 13:57 WIB
Para Pemain Timnas Indonesia Saat Mengalahkan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Sumber :
  • instagram.com/timnasindonesia

tvOnenews.com - Bung Ropan mulai curiga sebenarnya PSSI sedang mendekati 2 striker keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026.

Sebagai pengamat sepak bola, Bung Ropan menyoroti perkembangan lini serang Timnas Indonesia di era John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Bung Ropan, Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman masih memiliki masalah klasik di lini serang.

Timnas Indonesia masih kesulitan untuk mencetak gol saat berhadapan dengan lawan yang kuat.

Bung Ropan menilai kekurangan Timnas Indonesia tersebut diakibatkan oleh tidak adanya striker yang berkualitas untuk mencetak gol.

Oleh karenanya, Bung Ropan mendesak PSSI untuk segera mencari striker baru yang siap membela Timnas Indonesia.

Salah satu yang menjadi sorotan Bung Ropan adalah striker keturunan yang kini bermain di kasta kedua Liga Belanda.

Ia adalah Dean Zanbergern, striker andalan VVV Venlo yang belum lama ini membuat geger karena berhasil mencetak hatrick dalam sebuah pertandingan.

"Dean Zanbergen, yang terus dirumorkan segera akan dinaturalisasi menjadi bagian penting di timnas kita untuk di lini serang karena kita sampai saat ini memang masih bermasalah di lini serang, siap untuk membela Timnas jika benar keseriusan dari PSSI untuk memanggil dia untuk diproses naturalisasi," ujar Bung Ropan dalam kanal YouTube pribadinya, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Dean Zanbergen lagi bagus-bagusnya," lanjutnya.

Striker berusia 24 tahun ini juga sudah memenuhi persyaratan untuk dinaturalisasi karena sang ibu memiliki darah Indonesia.

Bahkan sang nenek juga masih tinggal di Indonesia, tepatnya di Depok.

"Dia sudah menyatakan bahwa dia punya darah Indonesia, lebih pastinya ibunya punya darah dari Depok, Jawa Barat," ungkap Bung Ropan.

"Neneknya itu tinggal di Indonesia, di Depok, itu sudah dikonfirmasi dengan benar bahwa Zanbergern punya darah Indonesia dan dia layak dinaturalisasi," lanjutnya.

Mengetahui fakta tersebut, Bung Ropan mulai curiga PSSI sudah semakin dekat untuk memproses naturalisasi Dean Zanbergen.

"Tinggal tergantung dengan PSSI," kata Bung Ropan.

"Sudah ada hubungan, ada kontak yang dia bilang dengan staf PSSI, tetapi tentunya perlu keseriusan di sini," sambungnya.

Kehadiran Dean Zanbergen tentu akan semakin memperkuat lini serang Timnas Indonesia.

"Kalau dia datang, berarti kita akan sangat kuat di depan," ujar Bung Ropan.

Bung Ropan curiga diam-diam PSSI sedang mempercepat proses naturalisasi Dean Zanbergen yang bila sempat maka sudah bisa ikut membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni nanti.

"Bisa saja jika cepat, gercep diurus untuk Dean Zanbergen maka dia bisa tersedia pada bulan Juni untuk bermain di FIFA Matchday," kata Bung Ropan.

"Yang kita perlu adalah gerak cepat dari PSSI untuk mendatangkan pemain-pemain depan yang sudah diincar sebelumnya," lanjutnya.

Bahkan Bung Ropan curiga bukan hanya Dean Zanbergen yang akan direkrut PSSI, melainkan juga ada Luke Vickery yang bermain di Australia.

"Pasti ada dua ini, kalau enggak Dean Zanberger, Luke Vickery, dua ini akan masuk," ujar Bung Ropan.

Kedua striker muda ini akan semakin melengkapi lini serang Timnas Indonesia di era John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


(far)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT