PSSI Resmi Jalin Kerjasama dengan FFF, Dorong Akademi Sepak Bola Putri hingga Kirim Pemain ke Perancis
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Menurutnya, Prancis dan Indonesia memiliki kesamaan terkait fase baru dalam pengembangan sepak bola putri nasional.
"Kami adalah federasi saudara, jadi kami memiliki tantangan yang sama, persis sama. Dan yang bisa kami katakan, ada hal-hal yang bisa kami ubah dan hal-hal lain yang tidak bisa. Tetapi melibatkan lebih banyak perempuan dalam sepak bola adalah sesuatu yang baru sejak Piala Dunia 2019 di Prancis, di mana semakin banyak perempuan yang mencari pertandingan sepak bola, tidak hanya pertandingan pria tetapi juga pertandingan wanita," ucap Debru.
"Jadi saya pikir ini bukan masalah tentang apa yang sulit, tetapi lebih tentang apa yang bisa kita lakukan. Dan melibatkan... dan program semacam ini adalah targetnya. Semakin banyak Anda terlibat dan generasi juga berubah. Anda dapat melihat gadis-gadis kecil, Anda dapat melihat wanita muda, jadi itu akan menjadi dunia yang berbeda," lanjutnya.
Kemudian, Duta Besar Prancis, Fabien Penone, menyebut bahwa isu sepak bola putri sejatinya bukan hanya masalah di dua negara tersebut, melainkan di seluruh dunia.
Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan isu representasi hingga pemberdayaan perempuan, khususnya di ranah sepak bola nasional.
"Jika boleh, satu kata saja. Isu olahraga perempuan bukan hanya isu bagi Indonesia, tetapi isu di seluruh dunia. Dan kami juga berjuang, mengalaminya di Prancis. Ini adalah isu organisasi, tetapi pada dasarnya ini adalah isu representasi, pemberdayaan perempuan," jelas Penone.
"Dan apa yang kami lakukan di Prancis, apa yang Anda lakukan di sini, adalah menciptakan peluang bagi para gadis muda ini untuk merasa cukup percaya diri untuk menjadi pemain di masa depan," tutupnya. (igp/fan)
Load more