News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Pengamat Eropa Sebut Pemain Timnas Indonesia Masih Kurang 'Bertalenta'

Media Vietnam soroti kritik pengamat Eropa soal Timnas Indonesia yang dinilai belum mampu mencetak pemain kelas dunia. Simak selengkapnya
Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB
Jay Idzes dan Kevin Diks usai membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

tvOnenews.com - Sorotan terhadap perkembangan sepak bola Indonesia terus bermunculan. Kali ini, media Vietnam, VNExpress, mengulik pandangan seorang pengamat Eropa yang menilai kualitas regenerasi pemain di kawasan ini masih tertinggal.

Dalam laporan tersebut, pengamat Jernel Kamensek memberikan penilaian jujur terhadap kondisi sepak bola Indonesia dan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai dua kekuatan besar Asia Tenggara itu belum konsisten melahirkan pemain dengan kualitas kelas dunia.

“Sejujurnya, saya tidak terlalu mengenal sistem pembinaan usia muda di Thailand maupun Indonesia,” ujar Jernel Kamensek, dikutip dari VNExpress.

Meski mengakui keterbatasan pengetahuannya soal sistem akar rumput di ASEAN, ia menegaskan bahwa hasil akhir tetap menjadi tolok ukur utama.

“Namun, Timnas Indonesia dan Thailand belum banyak menghasilkan pemain yang benar-benar bertalenta luar biasa,” lanjutnya.

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Ia membandingkan perkembangan pemain di Asia Tenggara dengan sistem pembinaan di Eropa yang sudah mapan dan terstruktur sejak usia dini.

Sebagai contoh, ia menyoroti keberhasilan Slovenia dalam membentuk pemain elite seperti Jan Oblak dan Benjamin Sesko.

Keduanya sudah terpantau bakatnya sejak usia belia dan diarahkan melalui sistem yang jelas.

“Saya mengikuti perkembangan Jan Oblak sejak usia 15 tahun, dan Benjamin Sesko sejak 13 tahun. Mereka adalah pesepakbola kelas dunia yang sudah dikenal sejak remaja,” ungkapnya.

Menurutnya, perbedaan utama terletak pada konsistensi pembinaan.

Negara-negara Eropa memiliki kurikulum jangka panjang yang terintegrasi, mulai dari akademi hingga level profesional.

Sebaliknya, di Asia Tenggara, pengembangan pemain masih kerap bergantung pada bakat tanpa dukungan sistem yang benar-benar matang.

Tak hanya membahas sistem, pengamat tersebut juga menyinggung performa pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri. Nama seperti Marselino Ferdinan dan Egy Maulana Vikri ikut disorot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski memiliki potensi besar, ia menilai para pemain tersebut belum mampu menembus level tertinggi kompetisi Eropa secara konsisten.

Pandangan ini sejalan dengan fakta bahwa sebagian besar pemain Indonesia yang merumput di luar negeri masih berjuang mendapatkan menit bermain reguler.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebih dari Setahun Setelah Angkat Kaki, Shin Tae-yong Baru Buka-bukaan Soal Alasan Terima Tawaran Latih Timnas Indonesia

Lebih dari Setahun Setelah Angkat Kaki, Shin Tae-yong Baru Buka-bukaan Soal Alasan Terima Tawaran Latih Timnas Indonesia

Setelah lebih dari setahun pergi, Shin Tae-yong akhirnya ceritakan bagaimana proses ketika dirinya mendapat tawaran untuk melatih Timnas Indonesia pada 2019.
Viral Tangisan Anak Ungkap Kematian Misterius Wanita di Serpong Utara

Viral Tangisan Anak Ungkap Kematian Misterius Wanita di Serpong Utara

warga Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam rumahnya di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan
Lakukan Konsolidasi untuk Tingkatkan Kualitas, PPIP: Tak Hanya Dikenal Tradisional Tapi Go Internasional

Lakukan Konsolidasi untuk Tingkatkan Kualitas, PPIP: Tak Hanya Dikenal Tradisional Tapi Go Internasional

Perkumpulan Pengolah Ikan Pindang (PPIP) menggelar konsolidasi di Hotel Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis 16 April 2026
Harga Emas Rontok! Antam, UBS dan Galeri24 Anjlok Jadi Segini

Harga Emas Rontok! Antam, UBS dan Galeri24 Anjlok Jadi Segini

Berikut harga emas Pegadaian pada Jumat 17 April 2026:
Pulang dari Eropa, Prabowo Langsung Gelar Rapat Terbatas Minta Program Strategis Dipercepat

Pulang dari Eropa, Prabowo Langsung Gelar Rapat Terbatas Minta Program Strategis Dipercepat

Tak butuh waktu lama setelah kembali dari lawatan ke Rusia dan Prancis, Presiden Prabowo langsung menggelar rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih.
Meski Menang Lawan Vietnam, Timnas Indonesia U17 Siap-siap Tersingkir dari Piala AFF U17 2026

Meski Menang Lawan Vietnam, Timnas Indonesia U17 Siap-siap Tersingkir dari Piala AFF U17 2026

Timnas Indonesia U17 harus siap menerima kabar buruk meski berhasil menang lawan Vietnam. Timnas Indonesia U17 tetap berpeluang tersingkir dari Piala AFF U17.

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April yang merupakan hari kedua dari seri Semarang akan menyajikan dua pertandingan seru dari sektor putra dan putri.
Bukan Top Skor Final Four Proliga 2026, Megawati Hangestri Justru Buktikan Level Berbeda di Jakarta Pertamina Enduro

Bukan Top Skor Final Four Proliga 2026, Megawati Hangestri Justru Buktikan Level Berbeda di Jakarta Pertamina Enduro

Dalam laga penting Jakarta Pertamina Enduro di fase final four proliga 2026, Megawati Hangestri memperlihatkan kualitas elite yang sulit ditandingi. Service Ace Megatron
Reaksi Dedi Mulyadi Tiba-tiba Diajak Nikah Janda Anak Dua dari Bogor: Tolong KTP-nya Didata

Reaksi Dedi Mulyadi Tiba-tiba Diajak Nikah Janda Anak Dua dari Bogor: Tolong KTP-nya Didata

Reaksi kocak Dedi Mulyadi saat mendadak diajak nikah oleh seorang janda anak dua dari Bogor. Kang Dedi Mulyadi langsung minta data janda tersebut untuk didata.
Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Pascal Struijk Kini Jadi Rebutan 3 Klub Elite Premier League

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Pascal Struijk Kini Jadi Rebutan 3 Klub Elite Premier League

Nama Pascal Struijk mencuri perhatian jelang dibukanya bursa transfer. Bek Leeds United itu jadi rebutan 3 klub Inggris usai tolak mentah bela Timnas Indonesia.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Setelah Jung Ho-young, 3 Mantan Rekan Setim Megawati Hangestri Berpotensi Eksodus Massal dari Red Sparks

Setelah Jung Ho-young, 3 Mantan Rekan Setim Megawati Hangestri Berpotensi Eksodus Massal dari Red Sparks

Masih ada sejumlah mantan rekan setim Megawati Hangestri yang akan ambil langkah serupa seperti Jung Ho-young yaitu tinggalkan Red Sparks jelang musim baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT