Rekor Buruk Timnas Indonesia Tercipta Usai Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026, Tren Positif 9 Tahun Terhenti
- x.com/TimnasIndonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Langkah Timnas Indonesia U-17 harus terhenti di Piala AFF U-17 2026 setelah gagal meraih kemenangan di laga penentuan. Hasil imbang melawan Vietnam, Minggu (19/04/2026) malam WIB, sekaligus mengakhiri tren positif yang telah terjaga selama sembilan tahun terakhir.
Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto tidak mampu menembus pertahanan rapat Vietnam dalam duel krusial di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Skor tanpa gol membuat ambisi Timnas Indonesia melaju ke semifinal pupus karena poin yang dikumpulkan tidak cukup untuk bersaing di papan atas.
Sejak awal pertandingan, Timnas Indonesia sebenarnya tampil agresif dengan mencoba menekan pertahanan lawan. Namun, koordinasi antar lini belum berjalan optimal sehingga serangan kerap mudah dipatahkan.
Vietnam justru beberapa kali memberikan ancaman serius melalui skema tembakan jarak jauh. Salah satu peluang berbahaya datang dari Nguyen Van Duong yang memaksa lini belakang Indonesia tetap waspada.
Performa gemilang ditunjukkan kiper Abdillah Ishak yang menjadi tembok terakhir di bawah mistar gawang. Ia sukses menggagalkan peluang emas Nguyen Luc Chu Ngoc pada menit-menit awal pertandingan.
Penyelamatan tersebut sempat menjaga harapan Indonesia untuk mencetak gol kemenangan. Namun, upaya demi upaya yang dibangun belum mampu menembus disiplin lini pertahanan Vietnam.
Indonesia sempat berharap mendapatkan penalti saat Chico Jericho dijatuhkan di kotak terlarang menjelang akhir babak pertama. Namun, wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran.
- x.com/TimnasIndonesia
Memasuki babak kedua, peluang kembali hadir melalui Peres Akwila yang mencoba melepaskan tembakan jarak jauh. Namun, bola masih melambung dan belum mengarah tepat ke gawang.
Girly Andrade juga mencoba peruntungannya lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Upaya tersebut hanya tipis melayang di atas mistar dan gagal mengubah kedudukan.
Berbagai skema serangan terus dicoba, termasuk melalui lemparan jauh Farik Rizqi yang sempat disambut sundulan. Namun, peluang tersebut masih belum cukup untuk membongkar pertahanan lawan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0. Hasil ini membuat Indonesia harus puas finis di posisi ketiga klasemen akhir Grup A.
Load more