Reaksi Nova Arianto Setelah Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan
- Instagram @novaarianto30/@smgfootball
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto merespons tegas sikap anak asuhnya Fadly Alberto yang layangkan tendangan kungfu ke wajah pemain Dewa United.
Sebelumnya, Fadly Alberto selalu mendapat panggilan dari Nova Arianto, baik saat sang pelatih menukangi Timnas Indonesia U-17 maupun Garuda Muda U-20.
Sejatinya, laga ke-33 EPA U-20 Super League antara Bhayangkara FC vs Dewa United di Stadion Citarum, Semarang, Minggu sore (19/4) berjalan baik-baik saja.
Di laga itu, Dewa United U-20 menang 2-1 atas Bhayangkara FC melalui gol Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis, sedangkan tuan rumah membalas lewat Aqilah Lissunah.
Namun setelah wasit meniup peluit panjang tanda laga selesai, para pemain dari kedua tim malah bertikai di pinggir lapangan yang memicu kerumunan.
Dari situlah aksi tak terpuji terjadi. Kamera menangkap momen saat seorang pemain Bhayangkara FC U-20 melayangkan tendangan kungfu ke lawannya.
Mengutip dari unggahan Instagram @smgfootball, seorang pemain Bhayangkara FC U-20 berlari kencang dan melayangkan tendangan kungfu ke arah penggawa Dewa United.
Tak begitu jelas siapa pemain yang melakukan tendangan kungfu tersebut. Akan tetapi, warganet menduga jika itu adalah Fadly Alberto, eks Timnas Indonesia U-17.
Sedangkan pemain Dewa United yang menjadi korban bernama Rakha. Terlihat dari foto yang diunggah @smgfootball, wajah sang pemain penuh dengan luka.
Reaksi Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto
- Instagram/NovaArianto30
Aksi ini memantik kecaman dari warganet, khususnya penggemar sepak bola nasional. Pemain muda yang mestinya jadi aset bangsa justru berlaku tidak terpuji.
Hal serupa dikatakan oleh pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto yang angkat suara setelah anak asuhnya diduga sebagai pelaku dari sikap memalukan tersebut.
Melalui unggahan Instagram-nya @novaarianto30, Nova Arianto mengatakan jika sikap tak terpuji dari Fadly Alberto tersebut bukan menjadi contoh yang baik.
“Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan dan pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya,“ tulis Nova Arianto.
Walaupun spekulasi soal pelaku sudah merujuk kepada Fadly Alberto yang notabene anak asuhnya saat melatih Timnas Indonesia U-17, namun Nova Arianto ingin memastikan lebih jelas.
Jika dugaan itu benar, pelatih Timnas Indonesia U-20 tersebut berjanji akan mengenakan sanksi yang tegas untuk pemain bersangkutan.
“Saat ini kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya,“ janjinya.
Nova Arianto lalu melanjutkan kalau kejadian ini tidak boleh terulang kembali. Ia menekankan bahwa pemain dari masing-masing tim harusnya saling respect.
“Selalu respect dengan apapun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali,” paparnya.
Fadly Alberto Pernah Dipuji FIFA
- AFC
Sosok Fadly Alberto pernah mendapatkan pujian dari FIFA. Momen itu terjadi ketika Timnas Indonesia kembali lolos ke Piala Dunia U-17 2025 silam.
Menurut laman resmi FIFA pada November 2025, Fadly Alberto diprediksi akan menjadi pemain yang cukup diperhitungkan saat gelaran Piala Dunia U-17 berlangsung.
“Di bawah bimbingan taktis Nova Arianto, Fadly telah menunjukkan kedewasaan melampaui usianya, menggabungkan visi yang tajam, ketenangan di area berbahaya, dan tekad yang tak tergoyahkan dalam setiap duel,“ tulis FIFA di laman resminya.
FIFA bahkan dengan sangat yakin mengungkapkan bahwa Fadly Alberto memiliki potensi besar untuk mengukur sejarah bagi Timnas Indonesia di level dunia.
“Dia bukan hanya pemain muda yang memiliki potensi besar, tetapi juga simbol generasi muda Timnas Indonesia, generasi yang berani bermimpi dan siap mengukir sejarah baru sepak bola Indonesia di kancah internasional,” pungkasnya.
Dengan kasus tendangan kungfu yang kini melibatkan Fadly Alberto, maka semua pujian yang diarahkan ke bintang Timnas Indonesia U-17 tersebut tampak tak berarti.
(han)
Load more