Nova Arianto Ungkap Nasib Fadly Alberto saat Ini usai Tendangan Kungfunya Viral, Pemain Timnas Indonesia yang Kena Sanksi
- dok.kolase tvonenews.com/Instagram Nova Arianto
Jakarta, tvOnenews.com- Nova Arianto menjelaskan, bagaimana nasib dari anak asuhnya, Fadly Alberto. Setelah video tendangan kungfunya viral di media sosial.
Pemain timnas Indonesia, Fadly Alberto tengah menjadi sorotan publik karena perilakunya yang dianggap tidak terpuji.
Fadly Alberto viral karena aksi tidak terpuji dalam pertandingan EPA U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United. Ia melayangkan tendangan kungfu kepada pemain lain.
- Instagram @smgfootball
Peristiwa tersebut terjadi di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4) dalam pertandingan EPA U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United.
Nasibnya disebut diujung tanduk. Sebab Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan jika Fadly Alberto akan dicoret dari Timnas Indonesia U-20.
"Sudah dicoret di timnas, Fadly Alberto Hengga. Dia pemain kunci timnas U-20,“ kata Sumardji seperti yang dikutip tvonenews.com dari Instagram @futboll.indonesiaa, dikutip Senin (20/4).
Namun di sisi lain, Nova Arianto melalui unggahannya, menyayangkan perilaku Pemain muda timnas Indonesia itu.
Menurutnya, sudah seharusnya setiap pemain bersikap profesional dengan menjunjung tinggi respek atau menghargai.
"Selalu Respect dengan apapun yang berada dilapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," tulisnya dalam akun Instagramnya setelah kejadian Fadly Alberto menendang pemain lain viral.
"Melihat yang terjadi di Pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan," ucapnya dikutip dari Instagramnya @novarianto30.
"Pastinya apapun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya," tegas Coach Nova.
- dok.kolase tvonenews.com/Instagram Nova Arianto
Lebih lanjut kata Coach Nova yang dekat dengan mantan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong atau STY itu, pihaknya akan menindak tegas kasus ini.
"Saat ini Kami sedang mencoba mencari tau apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi, dan seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi," tegasnya.
"akan diberikan karena sudah seharusnya pemain Timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," pesan Nova untuk mengingatkan pemain lainnya.
Sebagai tambahan informasi, pemain kelahiran tahun 2008 itu, juga sempat menorehkan sejarah.
- X timnasindonesia
Mimpinya perlahan mulai tercapai dengan berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 melangkah ke Piala Dunia U-17 2025.
Tidak disangka juga Fadly tinggal dan dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya di Kabupaten Bojonegoro, dengan segala keterbatasan.
Diketahui ibu Fadly yang single parent (orang tua tunggal) hanya bekerja serabutan dengan membantu para tetangga yang membutuhkan jasanya, seperti mencuci pakaian dan merawat anak.
Bakatnya sudah terlihat sejak bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Sukorejo Putra Bojonegoro.
Berangkat dari SSB tersebut, Fadly pun memulai karirnya sebagai pemain sepak bola. Saat itu, Fadly masih duduk di bangku kelas 2 SD.
“Permulaan Fadly ikut SSB umur delapan tahun. Jadi ikut latihan tiga kali itu sudah kelihatan talentanya. Mempunyai bakat lebih dari yang lainnya yang seumurannya. Bahkan dia bisa mengimbangi umur di atasnya. Sejak saat itu dia sudah sering ikut turnamen kelompok umur,” kata Hadi Purwanto (45) Minggu (23/6/2024).(klw)
Load more