Terseret Insiden Tendangan Kungfu, Terungkap Sosok Fadly Alberto di Mata Mantan Pelatih: Dia Dikenal Suka
- Instagram @smgfootball
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan Fadly sangat cepat hanya dalam beberapa sesi latihan.
"Bahkan dua baru tiga kali latihan, sudah nampak dan sudah bisa bersaing di tingkat kakaknya satu tahun," pungkasnya.
- AFC
Wawan juga mengenang sosok Fadly sebagai pemain yang memiliki karakter positif di lingkungan latihan.
"Menyenangkan ya, karena dia bisa di SSB-nya itu membuat support teman-temannya untuk semangat, dan dia baiknya itu, kalau ada anak masih agak nggak bisa drible, enggak bisa apa, dia nggak pernah memarahi, atau apa, tapi tetap dia rangkul, kamu harunya gini, gini, ngasih contoh yang benar untuk yang lainnya."
Sanksi untuk Fadly Alberto
Insiden tersebut langsung menuai reaksi keras dari publik yang meminta adanya sanksi tegas terhadap Fadly Alberto. Statusnya sebagai mantan pemain Timnas Indonesia U-17 membuat banyak pihak menyayangkan kejadian tersebut, mengingat ia sebelumnya dianggap sebagai salah satu prospek cerah sepak bola Indonesia.
Performa Fadly di level internasional bahkan sempat mendapat apresiasi dari FIFA menjelang Piala Dunia U-17 2025.
“Dia bukan hanya pemain muda yang memiliki potensi besar, tetapi juga simbol generasi muda Timnas Indonesia, generasi yang berani bermimpi dan siap mengukir sejarah baru sepak bola Indonesia di kancah internasional,” tulis FIFA.
Namun akibat insiden tersebut, Fadly Alberto dikabarkan akan mendapatkan sanksi tegas dari PSSI. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, bahkan menyebut bahwa Fadly akan dicoret dari tim nasional.
“Sudah dicoret di timnas (Fadly) Alberto Hengga. Dia pemain kunci timnas U-20,“ kata Sumardji seperti yang dikutip tvonenews.com dari Instagram @futboll.indonesiaa.
Load more