Terseret Insiden Tendangan Kungfu, Terungkap Sosok Fadly Alberto di Mata Mantan Pelatih: Dia Dikenal Suka
- Instagram @smgfootball
tvOnenews.com - Publik dihebohkan oleh insiden dugaan aksi kekerasan berupa “tendangan kungfu” yang melibatkan Fadly Alberto dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim 2025/2026.
Peristiwa tersebut terjadi dalam laga Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 pada pekan ke-20 kompetisi.
Pertandingan yang digelar di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026) itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United U-20.
- Instagram @smgfootball
Namun, suasana pascalaga justru memanas dan berujung pada keributan antar pemain.
Awalnya hanya terjadi adu mulut, namun situasi berubah menjadi lebih panas ketika salah satu pemain Bhayangkara FC U-20 berlari ke arah pemain Dewa United U-20.
Pemain tersebut diduga adalah Fadly Alberto Hengga, yang kemudian terlihat melancarkan tendangan “kungfu” ke arah pemain lawan hingga terjatuh dan membuat kericuhan semakin meluas.
Dalam situasi tersebut, salah satu pelatih Bhayangkara FC U-20, Ferdiansyah, juga diduga turut terlibat dalam tindakan kekerasan berupa pemukulan kepada pemain Dewa United U-20.
Insiden ini bahkan sempat menjadi sorotan dan disinggung oleh legenda sepak bola Firman Utina.
Sosok Fadly Alberto di Mata Mantan Pelatih
Nama Fadly Alberto sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta muda yang mencuri perhatian di ajang ASEAN U-16 Boys Championship. Pemain asal Bojonegoro yang lahir di Timika ini tumbuh besar di Kota Ledre sejak usia 3 tahun dan dikenal sebagai salah satu penyerang muda potensial Indonesia.
Saat ini, ia tercatat sebagai bagian dari akademi Bhayangkara FC dan sempat menunjukkan performa menjanjikan bersama Timnas Indonesia U-16.
Pelatihnya di SSB Sukorejo Putra, Hadi Bruno Purwanto atau Wawan Bruno, mengungkap kesan awal saat menemukan bakat Fadly.
"Sejak awal Fadli menempati atau belajar sepakbola di Sukorejo itu pada usia 8 tahun, dia masuk itu sudah ada talenta dan bakatnya lebih dari teman-temannya yang sudah menginjak dapat latihan 1 tahun atau 2 tahun, kualitasnya masih di bawah dia," ungkapnya dilansir dari Youtube Radar Bojonegoro TV.
Load more