Ilia Topuria Buka Peluang Lawan Arman Tsarukyan, Lontarkan Komentar Pedas
- Instagram/Ilia Topuria
tvOnenews.com - Juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria, kini mulai membuka diri terhadap kemungkinan menghadapi Arman Tsarukyan, setelah sebelumnya tidak menunjukkan ketertarikan untuk duel tersebut.
Dengan Paddy Pimblett yang belum masuk dalam perebutan gelar, laga melawan Arman Tsarukyan dinilai menjadi salah satu pertarungan terbesar di divisi kelas ringan saat ini.
Arman Tsarukyan sendiri disebut memiliki ambisi untuk menantang Topuria di Gedung Putih pada 14 Juni, dan ia mengaku siap kapan pun jika kesempatan itu datang.
- Mola Sport
Namun, situasi menjadi rumit karena adanya potensi perubahan lawan akibat cedera Justin Gaethje, yang sempat diisyaratkan Tsarukyan meski belum ada kepastian resmi.
Bahkan, Arman Tsarukyan sempat menyarankan Gaethje mundur dari pertarungan agar dirinya bisa menjadi pengganti, meskipun hal itu tetap bergantung pada keputusan UFC dan Topuria sebagai juara.
Sebelumnya, Ilia Topuria pernah menyatakan bahwa ia lebih memilih melepaskan sabuk juara daripada harus menghadapi Tsarukyan, karena ia meragukan kesiapan sang petarung Armenia.
Namun, dalam pernyataan terbarunya di The Ariel Helwani Show, Topuria justru mengubah sikapnya dan menegaskan siap menghadapi siapa pun tanpa syarat.
“Jika mereka menelepon saya besok dan memberi tahu saya bahwa Justin cedera dan saya harus melawan Arman, saya akan melawan Arman, tidak masalah,” katanya.
“Jika mereka menelepon saya dan memberi tahu saya bahwa Arman cedera dan saya harus melawan Ariel, saya akan melawan Ariel, tidak masalah. Saya akan melawan siapa pun, kapan pun, saya siap.”
- Tangkapan layar
Meski demikian, Topuria tetap meremehkan Tsarukyan dan menilai rivalnya tersebut belum berada di level yang sama dengannya.
Dalam wawancara yang sama, ia juga melontarkan komentar keras terhadap Tsarukyan.
“Dia masih anak-anak. Mentalitasnya, dia bodoh sekali. Semua yang kulihat tentang dia di internet, itu memalukan. Persetan dengan Arman, siapa peduli padanya… Dia tidak selevel denganku. Jika kita berpapasan, aku akan mematahkan rahangnya di ronde pertama.”
Load more