News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakeknya Besar di Panti Asuhan Indonesia, Jay Idzes Bertekad Pensiun Mulia: Saya Ingin 40 tahun nanti Jay Idzes Bangga pada Dirinya Sendiri

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes ingin pensiun dengan bangga di usia 40 tahun. Terinspirasi kakeknya yang berjuang dari panti asuhan Indonesia, ia bertekad beri dampak positif.
Rabu, 22 April 2026 - 20:44 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Di balik sosok kapten Timnas Indonesia yang tangguh di lini pertahanan, tersimpan mimpi-mimpi besar yang jauh melampaui batas lapangan sepak bola. Jay Idzes, bek yang kini memperkuat Sassuolo di Serie A Italia, berbicara jujur soal bagaimana ia membayangkan hidupnya satu setengah dekade ke depan.

Saat ditanya tentang di mana ia melihat dirinya pada usia 40 tahun nanti, jawaban Jay Idzes tidak melulu soal trofi atau prestasi di atas rumput hijau. Pria kelahiran Mierlo, Belanda, 2 Juni 2000 ini justru berbicara dari sudut yang jauh lebih dalam dan personal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mungkin sudah pensiun sekitar usia itu. Saya ingin 40 tahun nanti Jay bangga pada dirinya sendiri. Bahwa dia memiliki karier yang indah, menciptakan keluarga yang luar biasa, dan memberikan dampak positif pada banyak orang," ungkap Jay dikutip dari YouTube Yukka Harlanda, Rabu (22/4/2026).

Pernyataan itu bukan sekadar kata-kata indah tanpa akar yang kuat. Semua bermula dari kisah pilu sekaligus penuh keberanian milik sang kakek, sosok yang menjadi kompas hidup Jay hingga detik ini.

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Kakek Jay Idzes lahir di Semarang pada 16 November 1939, tepat di masa Indonesia berada di bawah cengkeraman penjajahan Jepang. Masa kecil sang kakek penuh perjuangan keras, bahkan ia terpaksa tinggal di panti asuhan selama 10 tahun akibat kondisi sosial dan politik yang sangat sulit pada era kolonial tersebut.

Meski hidup dalam keterbatasan yang luar biasa, semangat sang kakek tidak pernah padam. Ia bahkan harus memanjat tembok stadion hanya untuk bisa menyaksikan pertandingan sepak bola karena tidak mampu membeli selembar tiket pun. 

Kisah itulah yang selalu diingat Jay dan menjadi bahan bakar semangatnya setiap kali ia menginjakkan kaki di lapangan. Setelah Indonesia merdeka, kakek dan nenek Jay akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Belanda demi membangun kehidupan yang lebih layak bagi keluarga mereka. 

Dari keberanian berpindah itulah, lahirlah generasi yang kelak membawa nama Indonesia berkibar di panggung sepak bola Eropa. Warisan perjuangan itulah yang kini mendorong Jay Idzes untuk memikirkan langkah nyata setelah gantung sepatu. 

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia tidak ingin kenangan tentang kakeknya hanya berhenti sebagai cerita yang didengar, melainkan diwujudkan dalam tindakan konkret yang menyentuh banyak jiwa.

"Melatih, mentoring, atau bisnis. Saya sangat ingin membantu dan membimbing anak-anak muda, mungkin di Asia, Belanda, atau Italia. Kakek saya dulu besar di panti asuhan di Indonesia selama 10-11 tahun dan membangun semuanya dari nol. Saya ingin meneruskan warisan itu," tutur Jay. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJPH Apresiasi Implementasi Sistem Jaminan Halal di Ritel

BPJPH Apresiasi Implementasi Sistem Jaminan Halal di Ritel

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengapresiasi pelaku ritel modern yang dinilai sigap dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Kapten Jakarta Electric PLN Akui Tak Menyesal Gagal Rebut Juara Ketiga Proliga 2026 dari Popsivo Polwan

Kapten Jakarta Electric PLN Akui Tak Menyesal Gagal Rebut Juara Ketiga Proliga 2026 dari Popsivo Polwan

Kapten Jakarta Electric PLN, Afra Hasna Nurhaliza mengaku tak merasa menyesal meski kalah dramatis dari Jakarta Popsivo Polwan di leg kedua perebutan juara ketiga Proliga 2026.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Jelang Pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Tagar Kawal Ibam Trending di Media Sosial

Jelang Pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Tagar Kawal Ibam Trending di Media Sosial

Nama Ibrahim Arief atau yang akrab disapa Ibam jadi trending topic di media sosial sejak Rabu (23/4) malam, atau tepat sehari jelang sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/4).

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Dikenal sebagai pejabat yang paling hobi blusukan dan "royal" membagi-bagikan bantuan kepada warga di jalanan, lantas berapa harta kekayaan milik Dedi Mulyadi?
Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Baru-baru ini 6 atlet Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Sumatera Utara (Sumut) membanggakan Provinsi Sumut. Pasalnya enam (6) atlet KKI Sumut lolos seleksi
Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pelatih Timnas Indonesia, Nova menyampaikan pesan penting untuk seluruh Pemain. Hal ini mengingatkan viralnya tendangan kungfu Fadly Alberto
Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 24 April 2026 untuk Aries hingga Pisces, ungkap peluang rezeki, tantangan finansial, dan strategi bijak mengelola uang hari ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT