Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia
- Instagram/jayidzes
tvOnenews.com - Performa impresif yang terus ditunjukkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya terjawab setelah ia mengungkap sendiri rahasia di balik konsistensinya di atas lapangan.
Bek andalan Sassuolo tersebut menegaskan bahwa kunci utamanya bukan hanya terletak pada kemampuan teknis, melainkan pada kekuatan mental yang ia bangun sejak lama.
Dalam perbincangan di kanal YouTube Yukka Harlanda, Idzes mengaku selalu menanamkan keyakinan penuh dalam dirinya, bahkan ketika harus berhadapan dengan pemain kelas dunia.
- sassuolocalcio.it
Baginya, rasa percaya diri adalah fondasi utama. Ia selalu meyakini bahwa dirinya adalah yang terbaik di lapangan, tanpa memandang siapa lawan yang dihadapi.
“Iya, selalu. Di dalam pikiran saya, saya selalu berpikira saya yang terbaik,” ungkap Idzes.
"Dalam opini saya, Anda juga harus berpikiran seperti itu juga. Katakan misalnya, saya harus bermain melawan Messi atau Ronaldo, saya masih akan berpikir bahwa saya yang terbaik," tambahnya.
Menurutnya, pola pikir seperti itu bukan hanya berlaku di sepak bola, tetapi juga dalam kehidupan secara keseluruhan.
- Instagram @jayidzes
“Biarkan dia datang dan kemudian kita akan melihat apa yang akan terjadi. Saya pikir itu sikap yang benar berhasil atau tidaknya dalam sepak bola, tapi juga dalam kehidupan. Di kehidupan semuanya dimulai dengan mentalitas yang Anda miliki,” terangnya.
Segala hal, kata dia, selalu dimulai dari mentalitas yang dibangun sejak awal.
Tak hanya soal mental, Idzes juga menyoroti pentingnya disiplin dalam menjaga performa. Ia menjalani gaya hidup profesional dengan menjauhi kebiasaan yang bisa mengganggu kebugaran.
Pemain berusia 25 tahun itu mengaku tidak mengonsumsi alkohol dan menghindari pesta sejak usia muda. Keputusan tersebut diambil demi menjaga fokus terhadap kariernya.
- X - Timnas Indonesia
“Saya juga tidak minum karena alasan yang sama. Saya pikir saya telah mengembangkan itu selama bertahun-tahun. Tidak, sejak saya masih muda,” tegasnya.
Bintang Serie A itu menegaskan bahwa disiplin bukan sesuatu yang dimiliki sejak lahir, melainkan harus dibentuk secara konsisten hingga menjadi kebiasaan.
Load more