Jarang Orang Tahu, Kisah Jay Idzes dan Ibunya dalam Karier Sepak Bolanya
- instagram.com/sassuolocalcio/
tvOnenews.com – Kerja keras dan konsistensi adalah dua kata yang paling menggambarkan sosok Jay Idzes. Bek andalan Timnas Indonesia ini kini telah menjelma menjadi figur krusial di Serie A Italia, sebuah pencapaian yang tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang dan dedikasi tinggi.
Kini membela Sassuolo di bawah asuhan Fabio Grosso, pemain kelahiran Mierlo, Belanda ini telah membuktikan kualitasnya sebagai bek papan atas.
Perjalanan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari fondasi kuat yang dibangun sejak ia masih sangat belia.
- sassuolocalcio.it
Sebelum mencicipi atmosfer kompetisi Italia, Jay Idzes menjalani proses pembinaan yang intens di Belanda.
Ia mengenal sepak bola sejak usia empat tahun. Bakatnya pun terendus oleh klub raksasa Belanda, PSV Eindhoven, saat ia baru berusia sembilan tahun.
"Saya sudah bermain sepak bola sejak usia empat sampai lima tahun. Dan tentu saja seperti banyak anak, mimpi saya selalu ingin menjadi pemain sepak bola profesional. Saya pergi ke sekolah, tapi saya masih bermain sepak bola dan saya sudah ditemukan PSV di umur sembilan tahun," ungkap Idzes.
Selama lima tahun di akademi PSV, Idzes menjalani rutinitas latihan dari pagi hingga siang hari. Disiplin inilah yang membentuk karakter teknis dan mentalitasnya sebagai pemain profesional sebelum akhirnya melanglang buana ke FC Eindhoven dan Go Ahead Eagles.
Di balik ketangguhannya di lapangan, Jay Idzes mengungkapkan fakta mengharukan mengenai sosok yang pertama kali mengenalkannya pada dunia sepak bola.
Ia menyebut ibunya adalah orang pertama yang membentuk dasar permainannya.
"Ibuku adalah pelatih pertamaku. Jadi jika kamu bertanya kepadanya, dia akan mengatakan aku belajar segalanya darinya," ujar Idzes dengan penuh hormat.
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Ia mengakui bahwa kecintaan sang ibu terhadap sepak bola sangat menular. Meski ia baru menyadari sepenuhnya peran sang ibu saat beranjak remaja, dampaknya bagi karier Idzes sangatlah besar dalam membentuk tekadnya untuk sukses.
Kini, peran Jay Idzes tak hanya terbatas di level klub. Ia telah menjadi pemimpin di lapangan sebagai kapten Timnas Indonesia.
Peran vital ini terus ia emban dengan tanggung jawab penuh, terutama menghadapi padatnya jadwal Timnas sepanjang tahun 2026, mulai dari agenda FIFA Matchday hingga turnamen ASEAN Cup.
Bagi Idzes, kesuksesan adalah tentang memberikan segalanya setiap hari tanpa kompromi.
"Jika saya benar-benar ingin sukses, saya harus memberikan semua yang saya miliki setiap hari. Saya harus latihan dengan keras dan itu benar-benar tertanam di pikiran saya," tegasnya.
Dengan mentalitas baja dan kerendahan hati yang ia miliki, tidak heran jika Jay Idzes menjadi salah satu pemain Indonesia yang paling dihormati di kancah sepak bola Eropa saat ini.
Load more