News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
Selasa, 5 Mei 2026 - 14:28 WIB
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, angkat bicara secara blak-blakan soal sistem babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Mantan juru taktik Australia itu menilai format yang diterapkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sangat tidak adil, terutama bagi Timnas Indonesia.

Dalam sebuah video yang beredar luas di kanal YouTube The Howie Games, Arnold mengungkapkan rasa kekecewaannya secara gamblang. Ia menyebut bahwa ada perubahan aturan yang signifikan antara janji awal AFC dengan kenyataan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jujur, saya merasa play-off itu tidak adil, terutama dengan apa yang terjadi dengan tim Indonesia. Pada awal kualifikasi, kami diberitahu bahwa pertandingan play-off akan diadakan di tempat netral—tetapi ketika undian dilakukan, semuanya berubah, dan tim-tim yang berperingkat lebih tinggi menjadi tuan rumah," ungkap Arnold.

Padahal, jika aturan awal diterapkan secara konsisten, situasinya bisa sangat berbeda. Berdasarkan ranking FIFA saat penunjukan tuan rumah pada Juni 2025, Irak berada di peringkat ke-57, Arab Saudi di peringkat ke-58, dan Qatar di posisi ke-53, artinya Irak sejatinya memiliki ranking lebih baik dari Arab Saudi.

Pelatih Irak Graham Arnold
Pelatih Irak Graham Arnold
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

"Saya pikir kami akan menjadi tim tuan rumah karena Qatar berada di peringkat ke-53, Irak ke-57, dan Arab Saudi ke-58. Tetapi entah bagaimana, Arab Saudi yang menjadi tuan rumah," lanjut Arnold dengan nada heran.

Kejanggalan tidak berhenti di sana. Arnold turut menyoroti bagaimana Timnas Indonesia mengalami tekanan luar biasa akibat jadwal yang sangat mepet dan perjalanan jauh sebelum pertandingan pertama mereka.

"Indonesia tiba pada hari Senin dan beberapa pemain mereka pada hari Selasa, kemudian mereka langsung bermain melawan Arab Saudi pada hari Rabu. Kami bermain melawan Indonesia pada hari Sabtu dan menang," bebernya.

Faktanya, Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi pada 9 Oktober 2025 dalam laga pembuka Grup B. Tiga hari berselang, skuad Garuda harus kembali berjuang melawan Irak pada 12 Oktober dan takluk dengan skor 0-1.

Sementara itu, kondisi Arab Saudi sebagai tuan rumah jauh lebih nyaman. Arnold menegaskan ketimpangan waktu istirahat yang diperoleh masing-masing tim menjadi keuntungan besar yang tidak seharusnya terjadi dalam kompetisi sekelas Kualifikasi Piala Dunia.

"Arab Saudi selaku tuan rumah mendapat istirahat enam sampai tujuh hari. Kemudian kami menghadapi Arab Saudi hanya dua atau tiga hari setelah pertandingan kami," tegasnya.

Hasilnya, Irak hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada 14 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Hasil itu membuat The Lions of Mesopotamia hanya finish sebagai runner-up Grup B, sementara Arab Saudi melaju mulus ke putaran final Piala Dunia 2026.

Irak dan Indonesia yang finis ketiga di Grup B hanya memiliki waktu istirahat tiga hari di antara dua pertandingan mereka di Jeddah, sementara Arab Saudi menikmati jeda enam hari penuh. Ketimpangan ini pun mendapat sorotan dari berbagai pihak di sepak bola Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya Indonesia yang merasa dirugikan—sejumlah pelatih dari negara peserta lainnya juga menyuarakan kritik keras terhadap sistem jadwal yang dinilai tidak adil tersebut. Bahkan media internasional The Athletic turut menyoroti persoalan ini sebagai isu integritas kompetisi.

Meski Indonesia akhirnya harus pulang dengan tangan hampa dari babak keempat kualifikasi, pernyataan Arnold setidaknya menjadi pengakuan dari pihak luar bahwa Garuda bukan kalah karena kualitas semata. Ada sistem yang sejak awal memang tidak berpihak. (fan)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lagi Asik Live TikTok Sambil Tantang Tawuran, Ketua Geng Motor Sadis di Makassar Mendadak Ciut Saat Diciduk Polisi

Lagi Asik Live TikTok Sambil Tantang Tawuran, Ketua Geng Motor Sadis di Makassar Mendadak Ciut Saat Diciduk Polisi

Ketua geng motor Waser di Makassar, Al Kaisar (19), ditangkap polisi saat live TikTok untuk janjian tawuran. Ia diduga terlibat penganiayaan dan penculikan
Megawati Hangestri Diakui Beda Level oleh Pemain Termuda Hyundai Hillstate, Begini Pesannya untuk Megatron

Megawati Hangestri Diakui Beda Level oleh Pemain Termuda Hyundai Hillstate, Begini Pesannya untuk Megatron

Megawati Hangestri diakui beda level oleh pemain termuda Hyundai Hillstate, begini pesannya untuk pevoli superstar Indonesia itu.
Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Buntut Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Kemenimipas Periksa 52 Warga Binaan

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang memiliki tanggung jawab dalam lapas tersebut.
3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT