Timnas Indonesia Kian Dekat Lolos Piala Dunia, Eks Pelatih Liga Italia Beri Wejangan Khusus untuk Garuda Muda di Piala Asia U-17 2026
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan tipis atas China menjadi awal yang menjanjikan bagi langkah Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2026. Namun, di balik hasil positif tersebut, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih meredam euforia dan mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus.
Pelatih yang sempat menimba pengalaman di klub Italia, Como 1907, itu menegaskan perjalanan Garuda Muda masih panjang. Ia tidak ingin kemenangan perdana justru membuat para pemain terlena di tengah persaingan ketat fase grup.
Laga pembuka yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang berkat gol telat Keanu Sanjaya yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus suntikan moral penting bagi skuad muda Indonesia. China yang berstatus mantan juara dua kali pun harus mengakui keunggulan Garuda Muda dengan skor 0-1.
Meski puas dengan hasil yang diraih, Kurniawan tetap menekankan pentingnya menjaga fokus. Ia meminta para pemain merayakan kemenangan secara wajar tanpa kehilangan arah.
"Alhamdulillah, tiga poin yang sangat penting dan saya berharap malam ini kita merayakan secukupnya karena masih ada pertandingan-pertandingan berikutnya yang sangat menentukan langkah kita ke Piala Dunia," ujar Kurniawan.
Tambahan tiga poin membuat Indonesia kini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B. Mereka berada tepat di bawah Jepang yang sukses meraih kemenangan meyakinkan atas Qatar.
- AFC
Situasi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk melangkah ke fase berikutnya. Namun, tantangan sesungguhnya justru akan datang pada pertandingan selanjutnya.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Qatar pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit. Pada saat bersamaan, Jepang akan berhadapan dengan China dalam duel yang juga tak kalah menentukan.
Kemenangan atas Qatar akan menjadi kunci penting bagi langkah Garuda Muda. Hasil tersebut bahkan bisa membuka jalan menuju tiket Piala Dunia U-17 jika skenario lain berjalan sesuai harapan.
Meski begitu, peluang lolos tetap terbuka meski hanya meraih hasil imbang. Syaratnya, Jepang mampu mengatasi perlawanan China dan menjaga posisi mereka di puncak klasemen.
Menghadapi laga krusial ini, tim pelatih terus mematangkan strategi. Kurniawan memastikan seluruh persiapan difokuskan untuk mengantisipasi kekuatan lawan.
"Mudah-mudahan apa yang menjadi rencana kami bisa berjalan dengan lancar dan tak lupa kami selalu meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa karakter permainan Qatar memiliki kemiripan dengan China. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting dalam menyusun pendekatan taktik.
Pada laga sebelumnya, Qatar sempat mengejutkan Jepang dengan gol cepat di babak pertama. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah Jepang bangkit dan membalikkan keadaan.
Dari pertandingan itu, tim pelatih Indonesia mengaku telah mengantongi sejumlah catatan penting. Analisis tersebut diharapkan bisa menjadi bekal untuk meredam permainan lawan.
"Ya, kami tahu. Kami sudah menganalisis cara bermain Qatar yang kurang lebih seperti China," ungkap Kurniawan.
Ia menambahkan bahwa pola serangan Qatar yang mengandalkan perpindahan bola cepat menjadi perhatian utama. Tim pelatih kini fokus menyiapkan antisipasi agar lini pertahanan tetap solid.
"Mereka menyerang dengan mengandalkan switch play. Kami mencoba memanfaatkan sisa waktu beberapa hari untuk menyiapkan antisipasi taktik yang akan kami terapkan saat melawan Qatar," tutupnya.
(sub)
Load more