News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Mike Rajasa Hoppenbrouwers, Kiper Diaspora Timnas Indonesia U-17 Keturunan Mamasa yang Dididik Ajax Amsterdam

Mengenal Mike Rajasa Hoppenbrouwers, kiper diaspora Timnas Indonesia U-17 keturunan Mamasa yang ditempa Ajax Amsterdam dan kini jadi harapan baru Garuda Muda di level dunia.
Jumat, 8 Mei 2026 - 22:09 WIB
Kiper Timnas Indonesia U-17, Mike Rajasa
Sumber :
  • Instagram @mh.rajasa

tvOnenews.com - Nama Mike Rajasa Hoppenbrouwers mulai mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia setelah dipercaya menjadi salah satu penjaga gawang andalan Timnas Indonesia U-17.

Tak hanya karena performanya di bawah mistar, Mike juga menarik perhatian karena statusnya sebagai pemain diaspora Indonesia yang tumbuh dan berkembang di Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiper muda bertalenta ini lahir di Amsterdam pada 6 Februari 2009.

Meski besar di Negeri Kincir Angin, Mike memiliki darah Indonesia dari sang ibu, Harni Sandalimbong, yang berasal dari Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Sementara ayahnya merupakan warga asli Belanda.

Bakat sepak bola Mike ternyata sudah terlihat sejak kecil.

Mike Rajasa
Mike Rajasa
Sumber :
  • Instagram @mh.rajasa

Keluarga melihat ia sangat aktif bermain bola di rumah dan memiliki refleks yang bagus saat menangkap bola.

Melihat potensinya, keluarga kemudian memasukkan Mike ke akademi Ajax Amsterdam, salah satu akademi sepak bola terbaik di Eropa.

Mike menjalani pendidikan sepak bola di Ajax selama kurang lebih lima tahun sebelum akhirnya pindah ke FC Utrecht U-17.

Di klub tersebut, Mike dipercaya sebagai kiper utama.

Dengan tinggi badan mencapai sekitar 185 hingga 186 sentimeter, ia dikenal memiliki refleks cepat, kemampuan membaca permainan, dan keberanian dalam mengorganisasi lini pertahanan.

Nama Mike mulai masuk radar PSSI saat tampil di level usia muda di Belanda.

Pendekatan serius kemudian dilakukan hingga akhirnya Mike menerima tawaran membela Indonesia karena merasa memiliki ikatan emosional dengan tanah kelahiran ibunya.

“Mike mulai dipantau serius oleh PSSI waktu Piala Dunia U-17 di Qatar kemarin,” kata Luther.

Mike menjalani debut bersama Timnas Indonesia U-17 pada ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Saat itu, ia dipercaya tampil ketika Indonesia menghadapi Honduras dan mampu menunjukkan performa solid di bawah mistar.

Kehadirannya di skuad Garuda Muda pun langsung menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar di Mamasa, Sulawesi Barat.

Selain kemampuan teknis, Mike juga dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang kuat.

Hal itu bahkan disebut menjadi salah satu penilaian utama dari para pelatihnya di Belanda setiap kali evaluasi tahunan dilakukan.

“Mike ini punya karakter leadership yang luar biasa,” ungkap Luther.

“Salah satu kelebihannya yang konsisten itu dia leadership di lapangan dan mampu membangun organisasi termasuk serangan dan strategi dari bawah menurut pelatihnya yang di Belanda.”

Menurut keluarganya, Mike bahkan disebut berpotensi menjadi pelatih di masa depan karena kemampuan membaca permainan dan memimpin tim.

“Jadi setiap evaluasinya disampaikan Anda dari sekarang sudah harus dididik untuk bakalan jadi pelatih, Anda punya bakat dan karakter untuk jadi pelatih,” jelas Luther.

Di luar lapangan, Mike dikenal sebagai sosok yang tenang dan pendiam. Meski begitu, ia sangat dekat dengan keluarganya, terutama sang adik perempuan.

Walaupun belum pernah datang langsung ke Mamasa, Mike tetap menjaga komunikasi dengan keluarga besar dari pihak ibunya di Indonesia.

Setiap kali bertanding, keluarganya di Nosu selalu menyempatkan diri menonton dan memberikan dukungan penuh.

Bahkan, demi memastikan seluruh keluarga bisa menyaksikan pertandingan Mike, Luther sampai rela melakukan siaran langsung melalui Facebook menggunakan dua handphone.

“Setiap ada pertandingan Mike diumumkan sama keluarga,” ujarnya sambil tertawa.

Kehadiran Mike Rajasa menjadi bagian dari regenerasi penting sepak bola Indonesia, khususnya di posisi penjaga gawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pengalaman dilatih di akademi elite Belanda serta jam terbang di kompetisi Eropa, Mike dinilai memiliki potensi besar menjadi kiper masa depan Timnas Indonesia.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Bahagia, Ini 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 11 Agustus 2026: Pisces Dapat Sinyal Manis

Kabar Bahagia, Ini 6 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta Besok 11 Agustus 2026: Pisces Dapat Sinyal Manis

Siapa yang bakal ketiban hoki asmara? Ramalan cinta 11 Agustus 2026 memprediksi 6 zodiak berpeluang menikmati momen romantis dan mendapat sinyal cinta tak terduga.
Susul Kembaran, Lee Da-yeong Bintang Voli Korea Selatan yang Terjerat Skandal Kini Abroad di Eropa

Susul Kembaran, Lee Da-yeong Bintang Voli Korea Selatan yang Terjerat Skandal Kini Abroad di Eropa

Mantan bintang voli Korea Selatan, Lee Da-yeong resmi kembali berkarier di luar negeri. Kali ini dirinya menyusul sang kembaran, Lee Jae-yeong untuk bermain bersama Turan VC di Liga Voli Azerbaijan 2026-2027.
10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Medsos

10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Medsos

Berikut 10 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Ponorogi ke-530 tahun 2026, cocok dijadikan sebagai caption media sosial.
Justin Hubner Jadi Korban Ujaran Kebencian, Jennifer Coppen dan Kamari Ikut Terima Ancaman di Instagram

Justin Hubner Jadi Korban Ujaran Kebencian, Jennifer Coppen dan Kamari Ikut Terima Ancaman di Instagram

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menjadi sasaran ujaran kebencian dan ancaman serius melalui media sosial. Bahkan nama sang istri, Jennifer Coppen dan putrinya, Kamari Sky juga turut mendapatkan ancaman.
Pelaku Mutilasi Depok Dapat Uang Rp10,85 Juta Usai Jual Motor PCX dan HP Korban, Dijual Via Facebook untuk Kebutuhan Harian

Pelaku Mutilasi Depok Dapat Uang Rp10,85 Juta Usai Jual Motor PCX dan HP Korban, Dijual Via Facebook untuk Kebutuhan Harian

Pelaku mutilasi di Depok, yakni Saepul (26) mendapatkan uang Rp10.850.000 usai menjual motor PCX dan HP milik korban. 
Tewasnya Karumga Febrie Adriansyah Masih Misteri, LPSK Datangi Keluarga Sutrimo di Banyumas

Tewasnya Karumga Febrie Adriansyah Masih Misteri, LPSK Datangi Keluarga Sutrimo di Banyumas

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan secara langsung kepada keluarga Sutrimo.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT