Pengamat China Tak Terima Timnas U-17 Indonesia Menang, Semprot Pelatih Jepang Bin Ukishima: Percuma Digaji Mahal
- AFC
Namun rapatnya lini belakang Garuda Muda membuat mereka frustrasi.
Ma Dexing menilai timnya gagal memaksimalkan keunggulan fisik dan duel udara.
"Menghadapi pertahanan Indonesia yang rapat, tim tersebut benar-benar kekurangan pemain andalan di udara dan opsi serangan."
"Mereka berulang kali mengirimkan umpan silang dari sisi sayap, tetapi tidak dapat menemukan titik penerimaan yang di dalam kotak penalti."
Ia bahkan menyebut pola serangan China terlalu mudah ditebak.
"Taktik menyerang mereka monoton dan kaku, hanya mengandalkan umpan silang mekanis sepanjang pertandingan, tanpa penetrasi dan koordinasi di lini tengah."
Selain strategi, lambatnya respons Bin Ukishima dalam membaca jalannya pertandingan juga menuai kritik keras.
"Dalam hal komando di lokasi, penyesuaian yang dilakukan Bin Ukishima sangat lambat."
"Ketika tim kesulitan menembus pertahanan lawan dan serangan mereka macet, pelatih ragu-ragu untuk melakukan pergantian pemain."
Di sisi lain, Indonesia tampil sangat efektif memanfaatkan celah lewat serangan balik cepat.Â
Bahkan Garuda Muda sempat mencetak gol tambahan sebelum dianulir wasit karena handball.
Ma Dexing pun menilai hasil ini menjadi tamparan besar bagi federasi sepak bola China yang telah berinvestasi besar untuk pembinaan usia muda.
"Indonesia memanfaatkan kelemahan dalam pertahanan tim nasional China, seringkali menciptakan ancaman melalui serangan balik," ujar Ma Dexing.
"Yang lebih menyedihkan lagi adalah kontras yang mencolok antara pertandingan pemanasan tim nasional junior dan pertandingan resmi mereka."
"Mereka menghabiskan banyak uang untuk mempekerjakan pelatih asing, tetapi gagal mengembangkan gaya bermain yang sesuai dengan kondisi lokal," pungkasnya.
Bagi Indonesia, kemenangan ini menjadi sinyal positif perkembangan sepak bola usia muda nasional.
Setelah sempat dipandang sebelah mata akibat hasil buruk di laga uji coba, Garuda Muda kini membuktikan mental bertanding mereka meningkat signifikan di level Asia.
Tiga poin atas China membuka peluang besar Indonesia melangkah ke fase gugur sekaligus menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2026.
Laga berikutnya kontra Qatar diprediksi menjadi ujian penting untuk menentukan langkah Garuda Muda di Grup B.
Load more