Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar
- Bhayangkara FC
Jakarta, tvOnenews.com - Mengaku memiliki garis keturunan Indonesia, salah satu mantan gelandang top Eropa ini pernah menyesal karena tidak memilih memperkuat Timnas Indonesia. Sang pemain pun memberikan rasa hormat yang begitu besar untuk Tanah Air.
Sosok tersebut adalah Radja Nainggolan, gelandang yang pernah menjadi simbol pemain pekerja keras dan disegani di Eropa. Namun di balik karier gemilangnya bersama klub-klub besar Italia, tersimpan satu penyesalan yang hingga kini masih membekas dalam hidupnya.
Mantan bintang AS Roma dan Inter Milan itu secara terbuka mengaku menyesal karena tidak memilih membela Timnas Indonesia sejak awal karier profesionalnya. Keputusan memperkuat Belgia yang dulu diyakininya sebagai pilihan terbaik justru meninggalkan luka yang sulit ia lupakan.
Radja Nainggolan memang sempat menjadi salah satu gelandang paling ditakuti di Serie A. Gaya bermain agresif, kemampuan merebut bola, dan tembakan jarak jauhnya membuat namanya begitu dihormati di sepak bola Italia.
Meski tampil luar biasa di level klub, perjalanan Nainggolan bersama Timnas Belgia ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Pemain berdarah Batak itu hanya mencatatkan 30 penampilan bersama Belgia sebelum akhirnya tersingkir dari skuad nasional.
Kekecewaan tersebut masih terasa hingga sekarang. Nainggolan bahkan mengaku sangat sulit menerima kenyataan bahwa pengorbanannya selama bertahun-tahun tidak berbuah tempat yang stabil di tim nasional Belgia.
“Saya sangat kesulitan menerima fakta ini. Saya mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain bagi timnas Belgia,” ujar Radja Nainggolan seperti dikutip dari Voetbal Primeur.
Pemain yang kini berusia 38 tahun itu terakhir kali memperkuat Belgia pada 2018. Setelah itu, namanya perlahan menghilang dari radar tim nasional meski saat itu ia merasa masih berada dalam kondisi fisik yang cukup baik.
Perasaan kecewa itulah yang kemudian membuat Nainggolan mulai memikirkan kembali akar identitasnya. Ia mengaku seandainya waktu bisa diputar ulang, pilihannya mungkin akan berbeda.
“Jika saya tahu akan seperti ini, saya akan memilih Indonesia lebih awal,” ucap Nainggolan.
Ucapan tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Banyak suporter Garuda merasa tersentuh karena sosok sebesar Nainggolan ternyata masih menyimpan kedekatan emosional dengan tanah leluhurnya.
Radja Nainggolan memang memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Marianus Nainggolan, yang berasal dari suku Batak. Sementara ibunya, Lizy Bogaerts, merupakan warga negara Belgia.
Warisan darah Batak itu disebut sangat memengaruhi karakter Nainggolan di atas lapangan. Ia dikenal sebagai pemain yang keras, berani berduel, dan tidak pernah menyerah dalam situasi apa pun.
Kedekatan emosionalnya dengan Indonesia semakin terasa ketika ia sempat bermain di Liga 1 bersama Bhayangkara FC pada 2023. Momen tersebut menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam dalam hidupnya.
Selama berada di Indonesia, Nainggolan mengaku merasakan sambutan hangat yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya. Ia merasa dihargai bukan hanya sebagai pemain sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Indonesia.
“Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari orang-orang di sana sangat berbeda dengan sepak bola Belgia,” tegas pemain yang akrab dijuluki Il Ninja tersebut.
Karier Nainggolan sendiri terbilang luar biasa di Eropa. Berdasarkan data Transfermarkt, ia mencatatkan 367 pertandingan di Serie A bersama sejumlah klub besar seperti Cagliari, AS Roma, hingga Inter Milan.
Dari ratusan pertandingan itu, Nainggolan berhasil mengoleksi 48 gol dan 35 assist. Ia juga menjadi bagian dari skuad Inter Milan yang sukses meraih gelar juara Liga Italia pada musim 2020/2021.
Tak hanya sukses secara tim, kualitas individunya juga mendapat pengakuan besar di Italia. Nainggolan bahkan empat kali masuk dalam daftar Serie A Team of the Year berkat performa konsisten yang ditunjukkannya.
(sub)
Load more