GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui Keturunan Batak, Eks Juara Liga Italia Ini Menyesal Tak Pilih Bela Timnas Indonesia dan Malah Main Buat Negara Lain: Andai Waktu Bisa Diputar

Mengaku memiliki garis keturunan dari Indonesia, salah satu mantan gelandang top Eropa ini pernah menyesal karena tidak memilih memperkuat Timnas Indonesia.
Senin, 11 Mei 2026 - 17:54 WIB
Radja Nainggolan
Sumber :
  • Bhayangkara FC

Jakarta, tvOnenews.com - Mengaku memiliki garis keturunan Indonesia, salah satu mantan gelandang top Eropa ini pernah menyesal karena tidak memilih memperkuat Timnas Indonesia. Sang pemain pun memberikan rasa hormat yang begitu besar untuk Tanah Air.

Sosok tersebut adalah Radja Nainggolan, gelandang yang pernah menjadi simbol pemain pekerja keras dan disegani di Eropa. Namun di balik karier gemilangnya bersama klub-klub besar Italia, tersimpan satu penyesalan yang hingga kini masih membekas dalam hidupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan bintang AS Roma dan Inter Milan itu secara terbuka mengaku menyesal karena tidak memilih membela Timnas Indonesia sejak awal karier profesionalnya. Keputusan memperkuat Belgia yang dulu diyakininya sebagai pilihan terbaik justru meninggalkan luka yang sulit ia lupakan.

Radja Nainggolan memang sempat menjadi salah satu gelandang paling ditakuti di Serie A. Gaya bermain agresif, kemampuan merebut bola, dan tembakan jarak jauhnya membuat namanya begitu dihormati di sepak bola Italia.

Meski tampil luar biasa di level klub, perjalanan Nainggolan bersama Timnas Belgia ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Pemain berdarah Batak itu hanya mencatatkan 30 penampilan bersama Belgia sebelum akhirnya tersingkir dari skuad nasional.

Kekecewaan tersebut masih terasa hingga sekarang. Nainggolan bahkan mengaku sangat sulit menerima kenyataan bahwa pengorbanannya selama bertahun-tahun tidak berbuah tempat yang stabil di tim nasional Belgia.

“Saya sangat kesulitan menerima fakta ini. Saya mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain bagi timnas Belgia,” ujar Radja Nainggolan seperti dikutip dari Voetbal Primeur.

Pemain yang kini berusia 38 tahun itu terakhir kali memperkuat Belgia pada 2018. Setelah itu, namanya perlahan menghilang dari radar tim nasional meski saat itu ia merasa masih berada dalam kondisi fisik yang cukup baik.

Perasaan kecewa itulah yang kemudian membuat Nainggolan mulai memikirkan kembali akar identitasnya. Ia mengaku seandainya waktu bisa diputar ulang, pilihannya mungkin akan berbeda.

“Jika saya tahu akan seperti ini, saya akan memilih Indonesia lebih awal,” ucap Nainggolan.

Ucapan tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Banyak suporter Garuda merasa tersentuh karena sosok sebesar Nainggolan ternyata masih menyimpan kedekatan emosional dengan tanah leluhurnya.

Radja Nainggolan memang memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Marianus Nainggolan, yang berasal dari suku Batak. Sementara ibunya, Lizy Bogaerts, merupakan warga negara Belgia.

Warisan darah Batak itu disebut sangat memengaruhi karakter Nainggolan di atas lapangan. Ia dikenal sebagai pemain yang keras, berani berduel, dan tidak pernah menyerah dalam situasi apa pun.

Kedekatan emosionalnya dengan Indonesia semakin terasa ketika ia sempat bermain di Liga 1 bersama Bhayangkara FC pada 2023. Momen tersebut menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam dalam hidupnya.

Selama berada di Indonesia, Nainggolan mengaku merasakan sambutan hangat yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya. Ia merasa dihargai bukan hanya sebagai pemain sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Indonesia.

“Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari orang-orang di sana sangat berbeda dengan sepak bola Belgia,” tegas pemain yang akrab dijuluki Il Ninja tersebut.

Karier Nainggolan sendiri terbilang luar biasa di Eropa. Berdasarkan data Transfermarkt, ia mencatatkan 367 pertandingan di Serie A bersama sejumlah klub besar seperti Cagliari, AS Roma, hingga Inter Milan.

Dari ratusan pertandingan itu, Nainggolan berhasil mengoleksi 48 gol dan 35 assist. Ia juga menjadi bagian dari skuad Inter Milan yang sukses meraih gelar juara Liga Italia pada musim 2020/2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya sukses secara tim, kualitas individunya juga mendapat pengakuan besar di Italia. Nainggolan bahkan empat kali masuk dalam daftar Serie A Team of the Year berkat performa konsisten yang ditunjukkannya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Partai final antara PSS Sleman melawan Garuayaksa yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam menjadi penutup perjalanan panjang musim Championship 2025-2026.
Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Membeli hunian di usia muda jadi tantangan besar, namun peluang memiliki rumah kini semakin terbuka lewat berbagai program dan promo properti.
BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

Kolaborasi dengan ASIX Indonesia menjadi langkah konkret BSD City sebagai township masa depan yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai pusat inovasi.
Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia mendadak menyindir Emil Audero setelah sang kiper Timnas Indonesia membawa kabar baik untuk John Herdman. Sang penjaga gawang baru saja meraih hasil positif di Liga Italia.
Menko Perekonomian Safari ke Eurasia, Target Kesepakatan Konkret Perdagangan dan Investasi

Menko Perekonomian Safari ke Eurasia, Target Kesepakatan Konkret Perdagangan dan Investasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan safari diplomasi ekonomi ke Kazakhstan, Rusia dan Belarus guna memburu pasar baru sekaligus
Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Dua Siswa Madrasah Aliyah Padang Dikeluarkan dari Sekolah Karena Nunggak Bayar Seragam Rp300 Ribu

Ironis nasib dua siswa Madrasah Aliyah (selevel SMA) MAS Al Furqan yang tinggal di Panti Asuhan Nur Ilahi, Kota Padang, Sumbar, begitu diksi yang dialamatkan

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT