GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:52 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • kitagaruda.id

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai membuka gambaran soal skuad seperti apa yang ingin ia lihat di Piala Asia 2027 Arab Saudi. Bagi Herdman, turnamen besar tidak hanya berbicara soal kualitas teknik, tetapi juga mental, karakter, dan kemampuan pemain menghadapi tekanan luar biasa.

Piala Asia 2027 akan menjadi panggung penting bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan di bawah arahan John Herdman. Apalagi, skuad Garuda diproyeksikan datang dengan ekspektasi besar dari publik sepak bola Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya Timnas Indonesia seperti apa yang ingin ia lihat di Piala Asia 2027, Herdman memberi jawaban yang cukup dalam. Ia menilai membangun tim bukan sekadar memilih pemain terbaik secara individu, melainkan menemukan kombinasi paling tepat.

“Maksud saya, ini adalah seni melatih, seni seleksi, dan seni membangun tim. Anda harus mendapatkan keseimbangan dari semua pemain itu. Tidak ada satu manusia sempurna yang memiliki semua kualitas tersebut, dan inilah mengapa tim disebut sebagai tim," ujar John Herdman dikutip dari channel YouTube Timnas Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Timnas Indonesia

Herdman menyadari bahwa setiap pemain memiliki respons yang tidak sama ketika berada di bawah tekanan. Ada pemain yang semakin kuat saat situasi sulit, tetapi ada pula yang harus dibantu agar bisa tetap stabil dalam momen besar.

“Anda harus tahu bahwa beberapa pemain akan tetap tangguh di bawah tekanan, beberapa pemain akan mampu masuk ke dalam kondisi "flow" dalam tekanan, sementara yang lain tidak bisa. Yang lain mungkin hanya menjadi tangguh, keras, dan gigih, sementara yang lain bisa "menari di tepi silet"—mereka benar-benar bisa membawa tingkat eksekusi teknis elit dan berkembang di momen-momen itu," katanya.

Di level Piala Asia, tekanan pertandingan bisa berubah sangat cepat. Satu kesalahan kecil dapat menentukan nasib sebuah tim, sementara satu momen keberanian bisa membuka jalan menuju sejarah baru.

“So bagi seorang pelatih, ini adalah memahami bahwa Anda harus mendapatkan keseimbangan yang tepat dari semua kepribadian ini. Beberapa pemain menjadi vokal di momen-momen itu, beberapa pemain menjadi tertutup tetapi tetap menawarkan sesuatu bagi tim. Keseimbangan itu penting dalam seleksi Anda," ucapnya.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Timnas Indonesia

Herdman tampaknya tidak menutup pintu bagi pemain dengan karakter berbeda di skuad Garuda. Pemain vokal, pekerja keras yang pendiam, hingga sosok kreatif yang berani mengambil risiko tetap bisa punya peran penting.

Hal menarik lainnya, Herdman juga menyinggung soal pengalaman. Menurutnya, tidak semua pemain Timnas Indonesia pernah merasakan atmosfer pertandingan besar dengan tekanan tinggi di level Asia.

“Lalu ada faktor ketidaktahuan bagi banyak pemain; mereka belum pernah berada di tingkat tekanan seperti itu. Jadi beberapa pemain yang kita pilih untuk berangkat ke AFC mungkin belum pernah merasakan pertandingan besar dengan makna seperti itu," ujarnya.

Makna pertandingan di Piala Asia bisa sangat berbeda dibanding laga biasa. Setiap duel bisa menjadi penentu langkah Timnas Indonesia untuk lolos dari fase grup atau bahkan melangkah lebih jauh.

“Makna itu bisa berarti kita bermain untuk tempat di semifinal, atau bermain di fase grup untuk membawa kita ke babak gugur. Dan itu bisa menjadi pengalaman pertama seorang pemain di level tersebut mewakili 280 juta orang. Itu adalah beban sekaligus anugerah yang sangat besar.”

Namun, Herdman tidak ingin tekanan itu berubah menjadi beban yang melumpuhkan pemain. Ia justru ingin mengubah tekanan menjadi energi positif yang bisa membuat pemain tampil lebih berani.

“Dan sekali lagi, sebagai pelatih, tugas kami adalah menormalkan tekanan tersebut, membingkainya kembali menjadi peluang dan tantangan, bukan ancaman. Serta memastikan kita mendapatkan keseimbangan kepribadian dan karakter yang tepat yang kita tahu bisa menanganinya, mengubahnya menjadi sesuatu yang menarik, dan kemudian mencoba menularkannya kepada sekelompok orang yang mungkin belum memiliki pengalaman tersebut untuk meminimalkan efek tekanan," katanya.

Herdman juga menegaskan bahwa tekanan tidak bisa dihindari oleh Timnas Indonesia. Semakin besar harapan publik, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul para pemain di lapangan.

“Karena tekanan itu ada. Tekanan itu ada di sana, baik kita suka atau tidak," pungkasnya. (fan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?
Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan erupsi gunung api yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyem
Wargi Bandung Waspada Macet Total Malam Ini, Simak Rute Kirab Budaya Kolosal Mahkota Binokasih yang Dipimpin KDM

Wargi Bandung Waspada Macet Total Malam Ini, Simak Rute Kirab Budaya Kolosal Mahkota Binokasih yang Dipimpin KDM

Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Kota Bandung dipastikan bakal padat pada Sabtu malam ini, (16/5/2026). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) -
Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT