GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:59 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai membuka arah besar regenerasi skuad Garuda untuk beberapa tahun ke depan. Salah satu hal paling menarik adalah pengakuannya bahwa tim pelatih kini sedang memantau sejumlah pemain muda diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, hingga Amerika Serikat.

Fokus Herdman tidak hanya tertuju pada pemain yang saat ini sudah berada di lingkungan Timnas Indonesia. Ia juga melihat pentingnya membangun peta kekuatan jangka panjang, terutama untuk menyiapkan generasi yang bisa menjadi tulang punggung Garuda menuju kampanye besar pada 2030.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada pemain muda di Jerman yang sedang kami pantau. Ada 2 pemain muda di Jerman yang sedang kami pantau. Ada juga 2 pemain di Belanda. Ada pemain di Australia dan Amerika Serikat. Semua sedang kami lihat potensinya untuk masa depan Timnas Indonesia,” ujar John Herdman dikutip dari channel YouTube Antara News, pada Sabtu (16/5/2026).

Bagi Herdman, membangun tim nasional tidak bisa dilakukan secara instan karena setiap pemain memiliki jalur perkembangan yang berbeda. Ia menilai proses pencarian bakat harus dilakukan secara luas dan dinamis, sebab pemain berkualitas bisa muncul dari tempat yang sebelumnya tidak diprediksi.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • AFC

“Ya, saya pikir ini adalah generasi yang menarik. Saya pikir bagian terpenting dari pengembangan skuad manapun adalah memahami di mana posisi tim tersebut pada tahun 2030 karena itulah saat yang penting nanti. Masa satu setengah tahun kualifikasi itu adalah periode terpenting," ucapnya.

Herdman punya pengalaman panjang dalam melihat potensi pemain muda saat menangani Kanada. Beberapa nama seperti Alphonso Davies dan Jonathan David menjadi contoh bagaimana pemain muda bisa berkembang pesat jika diberi ruang, kepercayaan, serta pengalaman internasional yang tepat.

“Tetapi yang harus Anda pahami adalah seluruh proses ini bersifat dinamis. Pemain bisa muncul kapan saja. Ini adalah pembelajaran besar di Kanada. Tajon Buchanan contohnya, yang kemudian bermain untuk Inter Milan, dia tidak masuk radar sampai tahun 2020. Dia tidak ada saat saya datang tahun 2018, bahkan tidak terpikirkan. Tidak ada yang menyangka Jonathan David bisa mencapai level yang dia capai sekarang.”

Karena itu, Herdman tidak ingin Timnas Indonesia hanya menunggu pemain matang di level klub. Ia ingin proses identifikasi dilakukan sejak dini, termasuk dengan melihat pemain usia 15 tahun yang berpotensi mengalami lonjakan performa dalam beberapa tahun ke depan.

Dirtek PSSI, Alexander Zwiers
Dirtek PSSI, Alexander Zwiers
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

“Jadi pertama, Anda harus menerima bahwa ini adalah proses yang dinamis, tetapi Anda harus mencari dan Anda harus melihat pemain berusia 15 tahun. Anda harus berbicara dengan Alex Zwiers (Direktur Teknik) untuk memahami siapa yang ada di dalam sistem yang berpotensi melakukan akselerasi," katanya.

Kata “akselerasi” menjadi salah satu hal penting dalam visi Herdman untuk Timnas Indonesia. Menurutnya, pemain muda yang memiliki profil tepat harus diberi kesempatan merasakan atmosfer internasional agar perkembangan karier mereka bisa terdorong lebih cepat.

“"Akselerasi" adalah kata kuncinya, karena ini tentang mengenali pemain dengan potensi yang jika kita beri pengalaman internasional, kita bisa melontarkan karier mereka karena mereka memiliki profil, kompetensi posisi, kualitas posisi yang memberi tahu Anda bahwa jika kita beri mereka pengalaman ini, ada peluang mereka bisa naik ke level berikutnya," ucapnya.

Di sisi lain, Herdman juga memberi perhatian kepada pemain muda yang tampil reguler di kompetisi domestik. Ia mencontohkan sosok Buffon yang masih berusia 19 tahun tetapi sudah mendapat banyak menit bermain bersama Borneo FC, klub yang bersaing di papan atas liga.

“Jadi meskipun saya mengatakan seluruh pengembangan skuat itu dinamis, itu juga dilakukan melalui desain. Kita perlu mengakselerasi para pemain muda ini ke peluang yang ada, seperti Buffon, seorang pemain 19 tahun yang bermain banyak menit untuk tim seperti Borneo yang bersaing di papan atas liga. Pemain seperti itu butuh peluang sekarang untuk menunjukkan kemampuan mereka di level yang lebih tinggi," ujarnya. (fan)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Ambulans Pembawa Pasien Rujukan Terjebak Longsor dan Banjir di Kalumpang Mamuju Akibat Cuaca Buruk

Dua Ambulans Pembawa Pasien Rujukan Terjebak Longsor dan Banjir di Kalumpang Mamuju Akibat Cuaca Buruk

Sejak beberapa hari terakhir ini cuaca buruk menerjang Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dua mobil ambulans terjebak banjir dan longsor.
Residivis Pembobol Toko Gadai di Gowa Ditangkap di Kolaka Timur

Residivis Pembobol Toko Gadai di Gowa Ditangkap di Kolaka Timur

Pelaku pembobolan rumah usaha titip gadai barang elektronik di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu ditangkap setelah buron dan berpindah-pindah daerah hingga ke Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
Hasil Super League: Gustavo Almeida Jadi Pahlawan, Persija Bungkam Persik lewat Comeback Manis di Kediri

Hasil Super League: Gustavo Almeida Jadi Pahlawan, Persija Bungkam Persik lewat Comeback Manis di Kediri

Persija Jakarta bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Persik Kediri 3-1 lewat brace Gustavo Almeida dalam pertandingan pekan ke-33 Super League 2025-2026
Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara

Respons Anies Baswedan Terkait Putusan MK soal Ibu Kota Negara

Anies Baswedan memberikan respons terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Jakarta masih menjadi ibu kota negara. Anies mengatakan, bahwa putusan tersebut
Anies Baswedan Sebut Tangan JK Damaikan Konflik di Ambon, Poso, dan Aceh

Anies Baswedan Sebut Tangan JK Damaikan Konflik di Ambon, Poso, dan Aceh

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) memiliki peran dalam mendamaikan daerah yang sempat berkonflik.
Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia

Psywar Berkelas John Herdman Jelang Piala Asia 2027: Percayalah, Jepang dan Qatar Ogah Ketemu Indonesia

Pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman angkat bicara mengenai peta persaingan sengit yang akan dihadapi anak asuhnya di Grup F Piala Asia 2027. Berstatus -
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT