GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Full Senyum Pimpin Timnas Indonesia, FIFA Buka Peluang Tambah Kuota Peserta Piala Dunia

FIFA menggunakan format baru untuk Piala Dunia 2026 dengan menambah jumlah peserta menjadi 48 peserta. Belum digelar turnamen, FIFA dikabarkan sudah mempertimbangkan gebrakan yang lebih besar lagi. 
Kamis, 21 Mei 2026 - 21:13 WIB
Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia
Sumber :
  • pssi

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman bisa fokus untuk membawa Skuad Garuda ke Piala Dunia 2030. Belum digelar edisi 2026, angin segar datang atas format baru peserta kompetisi ajang paling bergengsi di dunia. 

FIFA menggunakan format baru untuk Piala Dunia 2026 dengan menambah jumlah peserta menjadi 48 peserta. Belum digelar turnamen, FIFA dikabarkan sudah mempertimbangkan gebrakan yang lebih besar lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman AS, FIFA disebut membuka peluang memperluas jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 66 negara.

Wacana tersebut mulai mendapatkan perhatian serius di internal FIFA setelah sebelumnya hanya dianggap sebatas usulan awal dari federasi-federasi sepak bola Amerika Selatan atau CONMEBOL.

Piala Dunia 2030 sendiri rencananya akan digelar di tiga negara utama yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko. Sementara Argentina, Uruguay, dan Paraguay juga akan menjadi tuan rumah untuk masing-masing satu pertandingan sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Piala Dunia.

Awalnya, ide penambahan peserta muncul demi membuka kesempatan lebih luas bagi negara-negara yang selama ini jarang tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. 

Kini, gagasan itu justru mulai mendapat dukungan dari sejumlah federasi lain dan perlahan dianggap realistis oleh FIFA.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, memang dikenal sering mendorong konsep inklusivitas sepak bola dunia. Menurut FIFA, Piala Dunia bukan hanya soal perebutan trofi, tetapi juga perayaan global yang memberi kesempatan bagi negara-negara kecil untuk tampil di panggung terbesar.

Format 48 peserta sendiri baru akan diterapkan pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen itu sudah diprediksi akan menghadirkan banyak debutan hingga akhirnya nama-nama baru bermunculan seperti Cape Verde, Curacao, Jordan, hingga Uzbekistan.

Namun FIFA tampaknya belum puas. Mereka disebut ingin membuat pesta sepak bola dunia menjadi jauh lebih besar dengan membuka lebih banyak slot peserta.

Meski begitu, keputusan final belum akan diambil dalam waktu dekat. FIFA saat ini masih fokus mempersiapkan Piala Dunia 2026, dan pembahasan serius mengenai format 2030 baru akan dimulai setelah final turnamen 2026 pada 19 Juli mendatang.

Di sisi lain, persiapan tuan rumah Piala Dunia 2030 juga masih menyisakan tanda tanya. Beberapa kota di Spanyol disebut mulai diragukan statusnya sebagai venue penyelenggara. Kota Malaga sudah dipastikan keluar dari daftar kandidat, sementara Bilbao dan San Sebastián masih dalam tahap evaluasi.

Sebagai penyelenggara utama, FIFA nantinya memiliki hak penuh menentukan stadion dan kota mana saja yang lolos sebagai venue resmi turnamen.

Meski masih sebatas ide, wacana Piala Dunia 66 negara kini tidak lagi dianggap mustahil. Turnamen 2026 diyakini bakal menjadi tolok ukur utama apakah format super besar tersebut benar-benar layak diterapkan.

Sementara itu, satu usulan FIFA lainnya justru mulai ditinggalkan, yakni rencana menggelar Piala Dunia Antarklub setiap dua tahun sekali. Untuk saat ini, FIFA tetap mempertahankan format empat tahunan dengan edisi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2029.

Jika benar terjadi, Piala Dunia 2030 bakal menjadi turnamen paling masif dalam sejarah sepak bola dunia. Hal ini pun membuka peluang Timnas Indonesia untuk kembali ke Piala Dunia di era sepak bola modern ini. 

Apalagi Timnas Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 2026 walau akhirnya tersingkir di babak kualifikasi. Persiapan empat tahun pun bisa digunakan John Herdman untuk menambah kualitas Timnas Indonesia. (hfp)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pastikan Kasus Korupsi Kuota Haji Terus Berjalan, KPK Akui Masih Banyak Saksi yang Harus Diperiksa

Pastikan Kasus Korupsi Kuota Haji Terus Berjalan, KPK Akui Masih Banyak Saksi yang Harus Diperiksa

Ketua KPK, Setyo Budiyanto memastikan, proses penyidikan kasus korupsi kuota haji 2023-2024 masih berjalan.
Pidato Prabowo di DPR, Penegas Arah Masa Depan Indonesia

Pidato Prabowo di DPR, Penegas Arah Masa Depan Indonesia

Komandan Korps GMD (Gerindra Masa Depan), Bhinneka Putra Linanta, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna di DPR RI.
3 Tanda Penyedot Debu Sudah Perlu Dibersihkan

3 Tanda Penyedot Debu Sudah Perlu Dibersihkan

Jika penyedot debu terlalu kotor, maka akan kurang maksimal dalam membersihkan dan membuat proses pembersihan menjadi tidak efektif. Oleh sebab itu, perlu dibersihkan dengan benar.
Permintaan Biosolar Melonjak di Padang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Permintaan Biosolar Melonjak di Padang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah koordinasi bersama Pemprov Sumatera Barat dan stakeholder terkait guna mengantisipasi peningkatan demand dan antrean biosolar.
Media Vietnam Ketar-ketir dengan Manuver John Herdman di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Soroti Rencana Naturalisasi Pemain Baru

Media Vietnam Ketar-ketir dengan Manuver John Herdman di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Soroti Rencana Naturalisasi Pemain Baru

Media Vietnam menyoroti rencana Timnas Indonesia menambah pemain diaspora. Skuad Garuda dinilai bisa jadi ancaman besar di turnamen Piala AFF 2026 mendatang.
Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman

Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman

Selain menggelar pasar murah, Gubernur Agustiar Sabran berpesan kepada para mahasiswa dan generasi muda Kalteng, untuk semangat belajar dan jauhi hal-hal negatif seperti narkoba.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT