John Herdman Blak-blakan soal Kekurangan Timnas Indonesia: Terlalu Pasif dan Tak Punya Mentalitas Cetak Gol
- Instagram @maurozijlstra
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui masih ada sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki dalam permainan skuad Garuda. Salah satu sorotan utamanya adalah perubahan mentalitas pemain agar lebih berani tampil menyerang dan tidak hanya bergantung kepada penyerang tengah.
Pelatih asal Inggris itu menilai Timnas Indonesia dalam ajang terakhir terlalu sering bermain defensif. Menurutnya, pola permainan seperti itu membuat serangan skuad Garuda kurang berkembang terutama saat memasuki area akhir lawan.
John Herdman sendiri kini telah sekitar empat bulan menangani Timnas Indonesia. Ia resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala oleh PSSI pada 13 Januari 2026.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala, Herdman sudah memimpin Timnas Indonesia dalam dua pertandingan internasional. Debutnya terjadi pada ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung Maret lalu.
Dalam turnamen tersebut, Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria. Dari dua laga itu, Herdman mengaku mulai memahami karakter permainan sekaligus kelemahan yang dimiliki timnya.
Salah satu perhatian terbesar Herdman adalah soal mentalitas mencetak gol. Ia merasa pemain Timnas Indonesia masih terlalu terpaku pada keberadaan seorang striker murni di lini depan.
Menurut John Herdman, semua pemain seharusnya memiliki keberanian untuk masuk ke area penalti dan mencari peluang mencetak gol. Ia ingin pola pikir tersebut tertanam di seluruh anggota tim tanpa memandang posisi bermain.
"Satu hal yang harus kami ubah adalah mentalitas. Negara ini, kami terus berbicara tentang nomor sembilan, penyerang tengah, Indonesia butuh penyerang tengah," ujar John Herdman di Stadion Madya GBK, Jumat (22/5/2026).
"Indonesia butuh mentalitas dalam tim bahwa semua orang bisa mencetak gol. Dan kami harus membangun mentalitas pencetak gol baik Anda seorang bek sayap, penyerang dalam, gelandang tengah, kami harus melihat momen itu, kami harus melatih momen itu agar lebih banyak orang menyerang kotak penalti, lebih banyak orang percaya bahwa mereka bisa masuk ke area pencetak gol," tambahnya.
John Herdman menilai perubahan mentalitas itu akan membantu meningkatkan rasa percaya diri pemain di lapangan. Dengan begitu, Timnas Indonesia tidak lagi terus bergantung pada keberadaan satu sosok penyerang tengah.
Load more