News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Gelar Sayembara Rp750 Juta Buru Aman Yani, Demi Ungkap Otak Pembunuhan Haji Sahroni

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba menggelar sayembara dengan hadiah total Rp750 juta demi menemukan keberadaan sosok misterius bernama Aman Yani.
Jumat, 22 Mei 2026 - 20:33 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) & Sosok Aman Yani yang disebut Ririn Rifanto sebagai dalang kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa

tvOnenews.com – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa satu keluarga di Desa Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali memasuki babak baru yang sangat mengejutkan publik. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara mendadak menggelar sayembara fantastis dengan hadiah total Rp750 juta demi menemukan keberadaan sosok misterius bernama Aman Yani.

Nama Aman Yani mendadak menjadi sorotan tajam setelah salah satu terdakwa di persidangan menyebutnya sebagai aktor intelektual atau otak utama di balik aksi pembantaian berdarah yang menewaskan lima orang keluarga haji Sahroni pada Agustus tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, pria yang akrab disapa KDM ini memperlihatkan momen saat dirinya menyambangi dan bertemu langsung dengan adik kandung Aman Yani guna mengendus keberadaan sang buron.

Dedi Mulyadi Ternyata Punya Satu Misi Besar di Balik Pencarian Aman Yani
Dedi Mulyadi Ternyata Punya Satu Misi Besar di Balik Pencarian Aman Yani
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

"Saya bertemu adiknya Pak Aman Yani yang hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat atau memang sudah tidak bisa dilihat atau sudah meninggal dunia," ujar Dedi Mulyadi dikutip tvOnenews.com dari akun Instagram @dedimulyadi71, Jumat (22/5/2026).

Sambil menunjukkan foto wajah Aman Yani ke arah kamera, KDM membeberkan adanya sederet kejanggalan hukum yang sangat mencurigakan.

Salah satunya adalah terkait penemuan fakta mengenai dana pensiun milik Aman Yani yang terpantau tetap mengalir dan dicairkan oleh oknum tertentu.

Dedi mengungkapkan, dana pensiun tempat Aman Yani dahulu bekerja diketahui telah dicairkan oleh seorang pengacara bernama Khotib atas instruksi dari seorang wanita bernama Ririn.

Anehnya, proses pencairan itu dilengkapi dengan surat kuasa bertanda tangan Aman Yani, padahal pihak-pihak yang terlibat mengklaim tidak pernah bertemu fisik dengan sang pemberi kuasa.

"Apabila Pak Aman Yani masih ada di Indonesia atau di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotibul bahwa dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak. Walaupun si pemberi kuasa dengan yang berkuasa tidak pernah bertemu, ini peristiwa paling aneh," tegas KDM heran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siapa Sebenarnya Aman Yani? Sosok Misterius yang yang Hilang 10 Tahun dan Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Siapa Sebenarnya Aman Yani? Sosok Misterius yang yang Hilang 10 Tahun dan Disebut Jadi Dalang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Sayembara Terbuka KDM: Aman Yani Hidup atau Mati Dibayar Rp750 Juta

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Sadis di Kota Madiun, 15 Fragmen Tulang Diserahkan kepada Keluarga

Kasus Pembunuhan Sadis di Kota Madiun, 15 Fragmen Tulang Diserahkan kepada Keluarga

Isak tangis keluarga mengiringi penyerahan 15 fragmen tulang milik DH (30) dan anaknya, EGF (4) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Rabu (4/11/2026).
2KB DYNASTY Resmi Dinobatkan Sebagai Juara PBNC XVII usai Laga Final yang Dramatis

2KB DYNASTY Resmi Dinobatkan Sebagai Juara PBNC XVII usai Laga Final yang Dramatis

Penyelenggaraan Point Blank National Championship (PBNC) XVII di JICC Senayan, Jakarta, resmi berakhir dengan meriah. 2KB DYNASTY berhasil menjadi pemenang.
Megawati Hangestri Kesulitan di Hyundai Hillstate, Pelatih Bandingkan dengan Saat di Red Sparks

Megawati Hangestri Kesulitan di Hyundai Hillstate, Pelatih Bandingkan dengan Saat di Red Sparks

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung membandingkan performa Megawati Hangestri saat membela Hyundai Hillstate dan Red Sparks. Ia menyebut bahwa pevoli berjuluk Megatron belum bisa tampil maksimal usai menelan kekalahan perdana di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hasil Liga Voli Vietnam 2026: The Cong Tan Cang Menang Lagi, Rivan Nurmulki Cs Beri Kekalahan Pertama untuk Juara Bertahan

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: The Cong Tan Cang Menang Lagi, Rivan Nurmulki Cs Beri Kekalahan Pertama untuk Juara Bertahan

Hasil Liga Voli Vietnam 2026 pertandingan tim yang diperkuat hitter Indonesia, Rivan Nurmulki, The Cong Tan Cang vs Bien Phong MB, pada hari Rabu 4 November.
Fuji Dapat Hadiah Patung Kuda Emas dari BCA, Benarkah Nasabah Solitaire? Segini Minimal Saldonya

Fuji Dapat Hadiah Patung Kuda Emas dari BCA, Benarkah Nasabah Solitaire? Segini Minimal Saldonya

Nama selebgram Fujianti Utamoi Putri atau Fuji kembali jadi sorotan usai dirinya mendapat hadiah patung Kuda Emas dari BCA. Ini Syarat Jadi Nasabah Solitaire.
Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Guguran Sejauh Tiga Kilometer, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas Guguran Sejauh Tiga Kilometer, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Gunung Semeru di Lumajang terpantau mengalami erupsi berupa awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai tiga kilometer ke arah Besuk Kobokan, pada Rabu pagi

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT