John Herdman Ungkap Tengah Dekati 16 Pemain Diaspora, Timnas Indonesia Siap Tambah Kekuatan Baru
- tvOnenews-Ilham Gioivani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman kembali menegaskan keseriusannya membangun kekuatan skuad Garuda untuk menghadapi tantangan besar di level internasional. Salah satu fokus utama yang kini sedang dijalankannya adalah memantau pemain diaspora yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia pada masa mendatang.
Sejak mulai aktif bekerja bersama Timnas Indonesia, John Herdman diketahui langsung bergerak membangun komunikasi dengan banyak pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri. Langkah tersebut dilakukan demi memperluas pilihan pemain sekaligus meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan.
Program pemantauan pemain diaspora itu disebut bukan sekadar proyek jangka pendek. John Herdman ingin memastikan Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad yang kuat untuk bersaing di level Asia hingga mewujudkan target tampil di Piala Dunia.
Dalam beberapa kesempatan, pelatih asal Inggris itu juga terlihat aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait perkembangan pemain diaspora di Eropa. Ia ingin proses pencarian pemain dilakukan secara detail agar sesuai dengan kebutuhan tim nasional.
Eks pelatih Kanada tersebut menilai Indonesia memiliki potensi besar jika mampu memadukan kualitas pemain lokal dan diaspora. Menurutnya, kombinasi keduanya dapat menjadi fondasi penting dalam membangun tim yang kompetitif di masa depan.
Selain itu, John Herdman juga menekankan bahwa proyek Timnas Indonesia saat ini memiliki ambisi besar yang bisa menarik perhatian para pemain diaspora. Kesempatan menjadi bagian sejarah sepak bola Indonesia dianggap sebagai nilai lebih yang tidak dimiliki banyak negara lain.
Karena itulah, dirinya tidak hanya berbicara soal peluang bergabung dengan Timnas Indonesia saat bertemu para pemain diaspora. Ia juga menjelaskan visi besar yang ingin dicapai bersama skuad Garuda dalam beberapa tahun ke depan.
"Kami sedang melihat sejumlah pemain diaspora. Saya sudah berbicara dengan lebih dari 16 pemain diaspora sejak di sini. Dan itu adalah proses yang berkelanjutan," ujar John Herdman di Stadion Madya GBK, Jumat (22/5/2026).
John Herdman mengatakan komunikasi yang dilakukan berlangsung secara intens dan berkesinambungan. Ia ingin para pemain benar-benar memahami proyek besar yang sedang dibangun bersama Timnas Indonesia.
Menurut John Herdman, banyak pemain diaspora mulai tertarik dengan perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi, peluang mencatat sejarah bersama Timnas Indonesia dinilai menjadi tantangan yang menarik bagi para pemain keturunan.
"Kami menemui mereka, kami bicara tentang masa depan. Kami bicara tentang menjadi satu-satunya yang meloloskan sebuah negara ke Piala Dunia," kata John Herdman.
Bagi John Herdman, membela negara seperti Italia atau Belanda tentu memiliki kebanggaan tersendiri. Namun, ia menilai membawa Indonesia untuk pertama kalinya tampil di Piala Dunia akan menghadirkan cerita sejarah yang jauh lebih besar.
Hal tersebut yang kini coba ditanamkan Herdman kepada para pemain diaspora yang sedang dipantaunya. Ia percaya kesempatan menjadi bagian generasi pertama yang meloloskan Indonesia ke Piala Dunia bisa menjadi motivasi kuat.
John Herdman pun mengungkapkan bahwa banyak pemain diaspora mulai memberikan respons positif terhadap pendekatan yang dilakukan. Meski begitu, ia belum ingin membocorkan identitas para pemain yang sedang dalam proses komunikasi.
Menurutnya, proses naturalisasi maupun pendekatan kepada pemain diaspora membutuhkan waktu dan komunikasi yang matang. Karena itu, ia memilih untuk tetap menjaga seluruh proses berjalan secara profesional.
"Mewakili Italia, Belanda, atau negara lain mana pun, semua sudah pernah ke Piala Dunia. Di negara ini, Anda akan menjadi orang pertama. Dan itulah percakapan yang kami lakukan," ucap John Herdman.
"Banyak pemain yang menyimak. Jadi kami akan melanjutkan (program naturalisasi) pemain diaspora (keturunan Indonesia di Eropa). Saya belum akan memberi tahu Anda tentang nama-namanya," tambahnya.
Di sisi lain, John Herdman memastikan fokus terhadap pemain diaspora tidak membuatnya melupakan potensi pemain lokal di Indonesia. Ia menegaskan pembinaan sepak bola dalam negeri tetap menjadi bagian penting dalam proyek Timnas Indonesia.
John Herdman bahkan aktif memantau perkembangan sepak bola nasional hingga level akar rumput. Menurutnya, pemain berkualitas dunia tidak akan lahir secara instan tanpa proses pembinaan yang kuat sejak usia muda.
Ia mencontohkan sosok penyerang Manchester City Erling Haaland yang lahir dari sistem pembinaan sepak bola yang panjang dan konsisten. Karena itu, Indonesia juga dinilai harus terus memperkuat fondasi pembinaan pemain lokal.
Menurut John Herdman, perubahan mentalitas pemain menjadi salah satu aspek penting yang sedang ia bangun di Timnas Indonesia. Ia ingin semua pemain memiliki keberanian untuk mencetak gol tanpa bergantung kepada satu sosok striker murni.
Pelatih berusia 49 tahun itu juga mengakui stok penyerang tengah Timnas Indonesia saat ini masih menjadi perhatian. Karena itu, ia mulai menyiapkan pendekatan permainan yang lebih kolektif di lini depan.
"Namun, kami tidak akan mengabaikan pemain lokal. Karena bagi saya, jika kita bisa membuat pemain lokal percaya dan berpikir kita tidak butuh penyerang tengah," kata mantan pelatih Kanada ini.
"Kita butuh orang-orang di mana saja di setiap posisi percaya dan berpikir tentang mencetak gol. Bagi saya, itu adalah langkah terbesar yang bisa dibuat tim ini," sambungnya.
Herdman berharap pendekatan tersebut dapat membuat Timnas Indonesia tampil lebih agresif dan berbahaya saat menyerang. Ia ingin setiap pemain memiliki naluri mencetak gol demi meningkatkan produktivitas tim.
Dengan konsep permainan seperti itu, Herdman optimistis Timnas Indonesia tidak akan terlalu bergantung pada hadirnya satu striker tajam. Ia percaya kekuatan kolektif bisa menjadi solusi untuk meningkatkan daya saing skuad Garuda.
"Jadi, saya bersiap untuk tidak mengandalkan momen munculnya penyerang tengah yang luar biasa. Kami akan melatih tim ini untuk mencetak gol dari setiap posisi. Itulah misinya," pungkas Herdman.
(igp/hfp)
Load more