GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Bikin Sassuolo Ketergantungan, Statistik Bek Timnas Indonesia Ini Bikin Fabio Grosso Deg-degan

Bahkan, absennya Jay Idzes disebut langsung membuat lini belakang Sassuolo goyah dan kehilangan keseimbangan.
Jumat, 22 Mei 2026 - 21:58 WIB
Jay Idzes alami cedera di laga Vs AC Milan
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Jakarta, tvOnenews.com - Performa bek Timnas Indonesia Jay Idzes bersama Sassuolo musim ini ternyata membawa dampak luar biasa besar. 

Bahkan, absennya Jay Idzes disebut langsung membuat lini belakang Sassuolo goyah dan kehilangan keseimbangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Italia, Sassuolo News menyoroti betapa pentingnya peran Jay Idzes di jantung pertahanan tim asuhan Fabio Grosso. 

Bek berusia 25 tahun itu kini bukan hanya dianggap sebagai pemain inti biasa, tetapi sudah menjelma menjadi sosok vital yang menentukan stabilitas permainan Sassuolo di Serie A.

Data statistik menunjukkan perbedaan mencolok saat Jay Idzes bermain dan ketika dirinya absen. Saat bek Timnas Indonesia itu tampil, Sassuolo hanya kebobolan rata-rata 1,23 gol per pertandingan. Total, mereka kemasukan 42 gol dalam 34 laga bersama Idzes di lapangan.

Namun situasinya berubah drastis ketika sang pemain tidak bermain. Tanpa Jay Idzes, rata-rata kebobolan Sassuolo melonjak menjadi 2,33 gol per laga. 

Dalam tiga pertandingan tanpa dirinya, gawang Sassuolo sudah bobol tujuh kali, termasuk lima gol dalam dua laga terakhir melawan Torino dan Lecce.

Perbedaan statistik itu memperlihatkan betapa besarnya pengaruh Jay Idzes terhadap organisasi pertahanan Sassuolo musim ini. Kehilangan mantan pemain Venezia tersebut membuat lini belakang Neroverdi terlihat jauh lebih rapuh dan tidak solid.

Jay Idzes sendiri diketahui mengalami masalah pada tumitnya saat menghadapi AC Milan beberapa waktu lalu. Cedera tersebut memaksanya melewatkan sejumlah pertandingan penting Sassuolo di akhir musim.

Tanpa kehadiran pemain Timnas Indonesia itu, performa pertahanan Sassuolo langsung mengalami penurunan signifikan. Media Italia bahkan menyebut lini belakang tim terlihat kehilangan koordinasi dan organisasi permainan ketika Jay Idzes tidak berada di lapangan.

Bukan tanpa alasan Jay Idzes kini menjadi sosok penting di klubnya. Bek kelahiran tahun 2000 tersebut dinilai memiliki paket komplet sebagai bek modern. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemampuan membangun serangan dari bawah, duel udara, membaca permainan, hingga kepemimpinan menjadi nilai lebih yang membuatnya sangat diandalkan.

“Idzes membawa semua kualitas yang sebelumnya membuatnya dihargai di Venezia dan Timnas Indonesia,” tulis laporan media Italia Sassuolo News dikutip Sabtu (22/5/2026).

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tolak Mentah-mentah, Pascal Struijk Tegaskan Timnas Indonesia Bukan Pilihan Internasionalnya

Tolak Mentah-mentah, Pascal Struijk Tegaskan Timnas Indonesia Bukan Pilihan Internasionalnya

Bek andalan Leeds United Pascal Struijk secara mengejutkan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak melirik Timnas Indonesia sebagai prioritas dalam karier ..
Diakui Bukan Mengakui, Maarten Paes Dapat Rating 8,1 usai Bawa Ajax Amsterdam ke Final Play-off UEFA Conference League

Diakui Bukan Mengakui, Maarten Paes Dapat Rating 8,1 usai Bawa Ajax Amsterdam ke Final Play-off UEFA Conference League

Maarten Paes tampil gemilang saat mengantarkan Ajax Amsterdam menang 2-0 atas FC Groningen. Kiper Timnas Indonesia itu mendapat rating 8,1.
Sambut Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban

Sambut Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban

Mengusung tema “Semangat Qurban Bisa sebagai Jalan Transformasi Ketaqwaan Sosial”, TelkomGroup bersama anak usahanya, termasuk Telkomsel, menyalurkan sebanyak 910 hewan kurban.
Persijap Jepara Siap Berikan Kejutan Bagi Persib, Rusak Perburuan Gelar Juara Super League 2025-2026

Persijap Jepara Siap Berikan Kejutan Bagi Persib, Rusak Perburuan Gelar Juara Super League 2025-2026

Persijap Jepara menjadi tim yang menjegal Borneo FC untuk menyamakan poin dari Persib Bandung di pekan lalu. Pada laga pekan ke-34 ini, Persijap pun siap memberikan kejutan bagi Persib. 
Sebar Dakwah di Jabodetabek, Kolaborasi Umat Hadir Wakaf Salman Jakarta

Sebar Dakwah di Jabodetabek, Kolaborasi Umat Hadir Wakaf Salman Jakarta

Kegiatan ini menjadi tonggak awal hadirnya pusat kolaborasi Wakaf Salman di wilayah Jabodetabek yang bertujuan memperkuat sinergi dakwah, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat bersama berbagai elemen umat.
Malaysia Masters 2026: Dihajar Christo Popov di Perempat Final, Ubed Mengaku Petik Pelajaran Berharga

Malaysia Masters 2026: Dihajar Christo Popov di Perempat Final, Ubed Mengaku Petik Pelajaran Berharga

Wakil Indonesia terakhir di gelaran Malaysia Masters 2026, Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed, dipastikan angkat koper di babak perempat final.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT