News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala AFF 2026: John Herdman Terapkan Prinsip Pragmatis, Timnas Indonesia Harus Menang Tiap Laga Baru Pikirkan Gelar Juara

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa fokus utama skuad Garuda pada ajang Piala AFF 2026 adalah menjalani pertandingan demi pertandingan.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:55 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Soal Target di Piala AFF 2026
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa fokus utama skuad Garuda pada ajang Piala AFF 2026 adalah menjalani pertandingan demi pertandingan. Ia belum ingin membebani tim dengan target juara sejak awal turnamen.

Menurut Herdman, terlalu fokus pada trofi justru bisa membuat pemain kehilangan proses yang harus dijalani sepanjang kompetisi. Pelatih asal Kanada itu menilai mentalitas dan konsistensi jauh lebih penting untuk dibangun sejak awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman kemudian mencontohkan pengalamannya saat membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Ia menyebut perjalanan panjang menuju putaran final tidak pernah dijalani dengan memikirkan hasil akhir secara berlebihan.

“Satu pertandingan demi satu pertandingan targetnya. Kalau terlalu fokus pada hasil akhir, Anda kehilangan proses,” ujar Herdman di Stadion Madya GBK, Jumat (22/5/2026).

“Saat saya membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, kami menjalani 17 pertandingan kualifikasi. Tidak pernah sekali pun kami melihat puncak gunung,” tambahnya.

Mantan pelatih Kanada itu menjelaskan bahwa pendekatan bertahap menjadi kunci keberhasilan timnya kala itu. Setiap pertandingan diperlakukan seperti tantangan baru yang harus diselesaikan satu per satu.

“Di awal kami hanya berkomitmen pada target poin, lalu fokus satu lawan demi satu lawan. Setiap laga adalah pertarungan berbeda. Sekarang juga sama,” kata Herdman.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Timnas Indonesia sendiri tergabung di Grup A pada Piala AFF 2026. Skuad Garuda akan bersaing dengan Singapura, Vietnam, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Grup tersebut diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan sejumlah kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara. Vietnam dan Singapura menjadi lawan yang selama ini kerap menyulitkan Indonesia di berbagai ajang regional.

Indonesia akan membuka perjalanan mereka dengan menghadapi Kamboja di kandang pada 27 Juli. Laga tersebut menjadi penting untuk membangun momentum positif sejak awal turnamen.

Setelah itu, Tim Garuda akan menjalani pertandingan tandang melawan pemenang play-off Brunei Darussalam atau Timor Leste pada 31 Juli. Jadwal padat membuat konsistensi performa menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Herdman.

Pada pertandingan ketiga, Indonesia akan menjamu Vietnam pada 3 Agustus. Duel ini diperkirakan menjadi salah satu laga paling krusial dalam menentukan posisi klasemen Grup A.

Sementara itu, laga terakhir fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Singapura pada 7 Agustus. Pertandingan tersebut juga berpotensi menentukan langkah Garuda menuju babak semifinal.

Dua tim terbaik dari masing-masing grup nantinya akan lolos ke semifinal. Babak empat besar akan dimainkan dalam format dua leg pada 15-16 Agustus dan 18-19 Agustus.

Pemenang semifinal kemudian akan melaju ke partai final yang juga digelar dalam dua leg pada 22 dan 26 Agustus. Turnamen edisi ke-16 ini diprediksi kembali menghadirkan persaingan sengit antarnegara Asia Tenggara.

Timnas Indonesia sendiri masih memburu gelar perdana di ajang Piala AFF. Meski sudah enam kali mencapai final, Tim Garuda selalu gagal membawa pulang trofi juara.

Karena itu, tekanan publik terhadap tim nasional kembali cukup besar menjelang turnamen tahun ini. Namun, Herdman memilih untuk tidak larut dalam pembahasan soal target akhir.

Meski demikian, Herdman menegaskan tak ingin terlalu banyak berbicara soal gelar juara karena menurutnya “kalau proses dan mentalitas benar, hasil akan mengikuti”.

“Lawan pertama siapa? Kamboja. Itu saja fokus kami. Lawan Kamboja, kami bertarung dan menang. Lalu laga berikutnya. Saya tidak mau bicara soal ‘kami harus juara’,” pungkasnya.

(igp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Kabupaten Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Kabupaten Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya dan Lanny Jaya untuk bergerak cepat dalam menuntaskan proses verifikasi serta pendataan masyarakat yang menjadi korban konflik sosial.
Takaran Beras SPHP Berkurang, Polres Pacitan Sidak Pasar 

Takaran Beras SPHP Berkurang, Polres Pacitan Sidak Pasar 

Berkurangnya takaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah daerah membuat Polres Pacitan bersama dengan dinas terkait turun tangan.
DPR Ragukan BPOM Bisa Tekan Keracunan MBG: Desain Program Dinilai Jadi Masalah

DPR Ragukan BPOM Bisa Tekan Keracunan MBG: Desain Program Dinilai Jadi Masalah

DPR meragukan pengawasan BPOM mampu menekan kasus keracunan MBG. Charles Honoris menilai desain program perlu diubah secara menyeluruh.
Usai Terima Aduan Konflik Agraria di Sungai Bungur,  Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Bakal Turun ke Jambi

Usai Terima Aduan Konflik Agraria di Sungai Bungur, Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Bakal Turun ke Jambi

Badan Aspirasi Masyarakat (BAMS) DPR RI memberikan perhatian serius terhadap konflik agraria menahun yang terjadi di Sungai Bungur, Provinsi Jambi
Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Pasar, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Pasar, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso memberikan jaminan bahwa ketersediaan logistik dan harga bahan pangan pokok di wilayah yang terkena imbas erupsi Gunung Anak Krakatau masih sangat terkendali.
DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

DPR Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Liput Bencana

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengimbau para jurnalis mengutamakan faktor keselamatan saat melakukan peliputan di wilayah yang terdampak bencana.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT