News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Takaran Beras SPHP Berkurang, Polres Pacitan Sidak Pasar 

Berkurangnya takaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah daerah membuat Polres Pacitan bersama dengan dinas terkait turun tangan.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 9 September 2026 - 19:12 WIB
Sidak beras SPHP di Pasar Pacitan
Sumber :
  • Agus Wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Berkurangnya takaran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah daerah membuat Polres Pacitan bersama dengan dinas terkait turun tangan. Aparat melakukan operasi pasar dengan menyasar harga, timbangan, kualitas, hingga stok beras yang beredar di pasaran.

Pengecekan dilakukan di Pasar Minulyo, Pacitan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah beras SPHP kemasan lima kilogram yang saat ini dijual sekitar Rp58 ribu. Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Choirul Maskanan, mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar persoalan pengurangan takaran yang ditemukan di daerah lain tidak terjadi di Pacitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang ada isu dan ditemukan di daerah timur itu SPHP, beras per kilogramnya berkurang. Jadi kita cek, mungkin di sini ada seperti itu atau tidak. Termasuk harganya, timbangannya, kemudian dari bentuk dan fisiknya kita cek,” kata Choirul Selasa (8/9) pagi.

Tak sekadar melihat label kemasan, polisi bahkan melakukan penimbangan langsung terhadap beras SPHP lima kilogram. Hasilnya, berat beras yang diperiksa justru berada di atas ketentuan.

“Aman. Tadi sudah saya cek sendiri. Saya timbang yang lima kilogram, ada lebih satu, sekitar satu plastik,” ujarnya.

Hasil pengecekan sementara juga menunjukkan harga dan stok beras di Pasar Minulyo masih dalam kondisi normal. Polisi turut memeriksa aspek perizinan, pergudangan hingga operasional pedagang.

“Di samping SPHP, juga beras-beras yang lain. Di sini terlihat masih normal. Harganya normal, stoknya cukup. Kemudian dari perizinan, pergudangan, operasionalnya semuanya lengkap,” jelasnya.

Namun, operasi pasar ini belum berhenti. Polres Pacitan berencana memperluas pengecekan ke sejumlah pasar di wilayah kecamatan, terutama pasar-pasar besar.

“Untuk saat ini kita hanya cek harga dan kondisi-kondisinya dulu. Kalau memang ada, kita cek. Kita utamakan pasar-pasar yang besar dulu, di sini yang di kota. Kemudian besok kemungkinan kita ke kecamatan-kecamatan,” tegas Choirul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengawasan juga mulai diarahkan pada komoditas pangan lainnya. Polisi turut mengecek harga dan ketersediaan telur, termasuk memastikan asal produksinya.

“Beras, tapi juga kita tanyakan telur. Telur kita cek harganya, kemudian stoknya. Saya tanyakan juga tadi produksinya dari Pacitan atau mengambil dari luar. Ternyata mengambilnya juga dari Pacitan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Gembira buat Warga Jabar, KDM Inisiasikan Program Renovasi Rumah Bernama Poe Ibu

Kabar Gembira buat Warga Jabar, KDM Inisiasikan Program Renovasi Rumah Bernama Poe Ibu

Dedi Mulyadi disapa KDM menuturkan, beberapa rumah yang direnovasi sebelumnya tidak memiliki sarana MCK.
Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Karawang Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Karawang Resmi Dipecat Tidak Hormat

Sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) secara resmi dijatuhkan kepada dua orang anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang, Jawa Barat. 
Charles Leclerc Akhirnya Ungkap Biang Kerok Kecelakaan di F1 GP Italia 2026: Ada yang Tidak Beres dengan Mobilnya

Charles Leclerc Akhirnya Ungkap Biang Kerok Kecelakaan di F1 GP Italia 2026: Ada yang Tidak Beres dengan Mobilnya

Charles Leclerc mengungkap penyebab kecelakaan yang mengakhiri balapannya di F1 GP Italia 2026 akhir pekan kemarin lebih cepat. 
2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3, “Dance of Dreams” Bawa Talenta Muda Indonesia Lebih Dekat ke Mimpi

2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3, “Dance of Dreams” Bawa Talenta Muda Indonesia Lebih Dekat ke Mimpi

Sepanjang rangkaiannya, by.U Korea Kaja! Vol.3 menerima 2.000 video submission RPD, meningkat sekitar 38% dibandingkan lebih dari 1.450 submission pada Vol.2.
Bagasi Garuda Indonesia Berubah, APJAPI Soroti Risiko Penumpang Kena Biaya Tambahan

Bagasi Garuda Indonesia Berubah, APJAPI Soroti Risiko Penumpang Kena Biaya Tambahan

Aturan bagasi baru Garuda Indonesia mengubah sistem dari berat ke jumlah koli. APJAPI menilai kebijakan ini berpotensi merugikan penumpang.
Harpelnas 2026, Askrindo Soroti Rendahnya Literasi Perasuransian Nasional

Harpelnas 2026, Askrindo Soroti Rendahnya Literasi Perasuransian Nasional

Kegiatan bertajuk “Understanding Protection, Building Financial Confidence” tersebut diikuti puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Bandung.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT