News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Senin, 25 Mei 2026 - 17:32 WIB
Starting eleven Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Gelaran Piala Dunia 2026 menyisakan hitungan hari jelang kick off. Demi meramaikan ajang paling bergengsi di dunia ini, AFC tiba-tiba mengakui Timnas Indonesia menjadi tim Asia pertama di Piala Dunia. 

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AFC pun turut meramaikan gelaran ini dengan membuka sejarah tentang tim pertama Asia yang tampil di Piala Dunia. Usut punya usut, adalah Indonesia, tim Asia pertama di Piala Dunia. 

"Sembari menunggu gebrakan Asia jelang kick off, AFC membuka kembali memori perjalanan yang akan diingat, dengan di antaranya momen yang paling berkesan di sepak bola Asia," tulis AFC.

AFC menyinggung soal Indonesia sebagai tim pertama Asia yang tampil di Piala Dunia edisi 1938 silam. AFC bahkan memilih kata 'Indonesia merintis perjalanan' dalam artikelnya yang diunggah Senin (25/5/2026) ini. 

"Ketika negara-negara seperti Australia, Iran, Jepang, Korea dan Arab Saudi menjadi tim peserta langganan Piala Dunia dalam dekade terakhir, ada nama yang berbeda sebagai perwakilan Asia pertama di ajang dunia ini," tulis AFC. 

AFC menjelaskan keikutsertaan Indonesia ini ketika sebelum kemerdekaan sehingga Indonesia masih menggunakan Hindia Belanda saat Piala Dunia 1938 berlangsung. 

"Indonesia, yang saat itu dikenal sebagai Hindia Belanda, tampil di edisi ketiga Piala Dunia pada tahun 1938 yang diselenggarakan di Prancis," tulis AFC. 

Saat itu, Indonesia tampil menggantikan Jepang yang mundur secara mendadak. Karena momen inilah yang membuat Merah Putih otomatis lolos ke Piala Dunia. 

"Setelah Jepang menarik diri dari pertandingan kualifikasi yang direncanakan, sehingga negara Asia Tenggara itu lolos secara otomatis," tulis AFC. 

Indonesia bahkan disandingkan dengan Brasil dan Kuba, sebagai tiga negara non Eropa yang tampil di turnamen ini. 

Sayangnya, dengan persaingan 16 tim dalam format gugur, perjalanan Indonesia tak berlangsung lama. 

"Melawan Hungaria di Velodrome Municipal di Reims, Indonesia tertinggal 4-0 di jeda dan kalah 6-0 yang membuatnya tersingkir di fase pertama," lanjut AFC. 

AFC turut membahas perjalanan Asia di sejarah Piala Dunia. Termasuk membahas Korea Selatan yang memiliki debut indah di Piala Dunia 1954. 

AFC tetap menyinggung soal Indonesia, di mana Korea Selatan juga menghadapi negara yang menyingkirkan Indonesia dari Piala Dunia, Hungaria. 

"Seperti Hindia Belanda, pertandingan pertama Korea Selatan adalah melawan Hungaria, tim yang saat itu telah berkembang menjadi salah satu yang terbaik di dunia," tulis laporan AFC. 

Bahkan Korea Selatan harus berhadapan dengan legenda sepak bola dunia, Ferenc Puskas dengan kekalahan telak sembilan gol tanpa balas. 

AFC turut membahas momen pencapaian di negara Asia lainnya di Piala Dunia. Termasuk momen Korea Utara mengalahkan Italia hingga debut Ian dan Kuwait. (hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

KPK mendalami soal dugaan setoran-setoran yang dilakukan sejumlah Kantor Pertanahan ke Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Italia meraih kemenangan meyakinkan atas Turkiye pada matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 2026/27. Ini jadi kemenangan perdana pelatih Roberto Mancini.
Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT