Meski Timnas Indonesia U-19 Menang 3-0, Media Vietnam Tetap Sebut Skuad Garuda Masih di Bawah Mereka
- AFF
tvOnenews.com - Timnas U-19 Indonesia kembali meraih kemenangan meyakinkan di ajang Piala AFF U-19 2026.
Namun, hasil positif tersebut ternyata belum cukup untuk mengantarkan skuad Garuda Muda ke puncak klasemen Grup A.
Pada laga kedua, pasukan Nova Arianto sukses menundukkan Timor Leste dengan skor 3-0. Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Reno Salampessy, Irpan Siregar, dan Arkhan Kaka.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, menyamai perolehan Vietnam yang juga tampil sempurna di dua laga awal.
Sebelumnya, Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Myanmar berkat gol Arkhan Kaka dan dua gol Dimas Adi.
- Timnas Indonesia
Meski sama-sama mengoleksi enam poin, Indonesia masih tertahan di posisi kedua klasemen Grup A.
Penyebabnya adalah selisih gol Vietnam yang lebih unggul.
Tim berjuluk Golden Star Warriors itu lebih dulu mengalahkan Timor Leste 3-0 pada pertandingan pembuka sebelum berpesta gol saat menghancurkan Myanmar dengan skor telak 5-0.
Hasil tersebut membuat Vietnam mengoleksi selisih gol +8, sementara Indonesia berada di angka +6.
Situasi ini membuat laga terakhir fase grup menjadi sangat krusial bagi kedua tim.
Indonesia sejatinya membutuhkan kemenangan besar atas Timor Leste untuk merebut puncak klasemen, namun tiga gol yang dicetak belum cukup mengejar produktivitas Vietnam.
Keunggulan Vietnam di klasemen ternyata memicu berbagai perbincangan di kalangan pencinta sepak bola Asia Tenggara.
Salah satu media Vietnam, The Thao 247, bahkan menilai tim muda negaranya masih sedikit lebih unggul dibandingkan Indonesia.
"Indonesia U19 mengalahkan Timor Leste U19 3-0 untuk terus mengejar posisi puncak di Grup A, tetapi banyak penggemar Asia Tenggara masih percaya bahwa Vietnam U19 adalah tim yang sedikit lebih baik saat ini," tulis The Thao 247.
Media tersebut mengakui kualitas permainan Garuda Muda yang tampil dominan dalam dua pertandingan awal.
Namun, mereka mengklaim banyak penggemar masih menilai Vietnam menunjukkan performa yang lebih meyakinkan.
"Banyak penggemar memuji penampilan tim Indonesia. "Indonesia bermain sangat baik. Mereka mengendalikan permainan dan pantas menjadi salah satu kandidat juara tahun ini," tulis seorang komentator. Namun, banyak yang percaya bahwa tim U19 Vietnam masih menunjukkan performa yang lebih meyakinkan setelah dua pertandingan pertama."
Penilaian tersebut tidak lepas dari catatan produktivitas Vietnam yang mampu mencetak delapan gol tanpa kebobolan dalam dua laga.
Sementara Indonesia juga belum kebobolan, tetapi baru mengoleksi enam gol.
Meski demikian, statistik menunjukkan kekuatan kedua tim relatif berimbang. Indonesia tampil solid dalam organisasi permainan dan disiplin bertahan, sedangkan Vietnam unggul dari sisi efektivitas penyelesaian akhir.
Karena itu, pertemuan kedua tim diprediksi menjadi salah satu laga paling sengit sepanjang fase grup.
Kepastian Indonesia dan Vietnam melaju sebagai dua tim terkuat Grup A juga membuat Myanmar dan Timor Leste dipastikan tersingkir dari persaingan.
Fokus kini tertuju pada duel penentuan yang akan digelar pada 7 Juni 2026.
The Thao 247 bahkan menyebut pertandingan tersebut layak disebut sebagai final sebelum final.
"Banyak penggemar bahkan menganggap bentrokan antara kedua tim di pertandingan terakhir sebagai final dini."
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Dengan sama-sama mengoleksi enam poin dan belum terkalahkan, Indonesia dan Vietnam memang menjadi dua kandidat terkuat untuk keluar sebagai juara grup sekaligus penantang serius dalam perebutan gelar Piala AFF U-19 2026.
Pertandingan nanti bukan hanya menentukan siapa yang finis sebagai pemuncak klasemen Grup A, tetapi juga menjadi ajang pembuktian tim mana yang benar-benar layak disebut sebagai kekuatan terbaik Asia Tenggara di level U-19 saat ini.
Jika mampu mengalahkan Vietnam, Garuda Muda bukan hanya merebut puncak klasemen, tetapi juga membungkam berbagai keraguan yang dilontarkan media negeri tetangga.
(tsy)
Load more