Jelas-jelas Dibantai Timnas Indonesia, Pelatih Oman Sebut Kemenangan Skuad Garuda Berkat Faktor Ini
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
tvOnenews.com - Kekalahan telak yang dialami Oman saat menghadapi Timnas Indonesia dalam laga FIFA Matchday ternyata menyisakan pengakuan menarik dari sang pelatih, Tarik Sektioui.
Meski timnya harus pulang dengan kekalahan 0-3, pelatih asal Maroko tersebut tidak ragu memberikan pujian kepada skuad Garuda.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, Oman dibuat kesulitan mengembangkan permainan sejak menit-menit awal.
- Instagram @timnasindonesia
Timnas Indonesia tampil agresif dan mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan lawan untuk mencetak tiga gol kemenangan.
Usai pertandingan, Sektioui mengakui bahwa Indonesia saat ini merupakan tim yang jauh lebih kuat dibanding beberapa tahun lalu.
Menurutnya, perkembangan yang ditunjukkan skuad Garuda sangat signifikan dan tidak sepenuhnya tercermin dari posisi mereka di peringkat FIFA.
Bahkan sebelum pertandingan berlangsung, pihak Oman sudah menyadari bahwa Indonesia bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata.
- Instagram Timnas Indonesia
Penampilan Garuda dalam beberapa tahun terakhir disebut telah menunjukkan peningkatan yang sangat pesat.
"Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim Indonesia telah berkembang pesat. Peringkat mereka saat ini tidak mencerminkan kualitas permainan yang sebenarnya, terutama dengan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir," ujar Sektioui dalam jumpa pers di SUGBK, Jumat.
Pelatih berusia 49 tahun itu menilai anak asuh John Herdman tampil sangat terorganisir di semua lini.
Oman, kata dia, kesulitan mengimbangi permainan Indonesia, terutama ketika Garuda menyerang melalui sektor sayap.
Menurut Sektioui, kombinasi kecepatan, organisasi permainan, dan kedisiplinan taktik membuat timnya kesulitan menemukan celah sepanjang pertandingan.
- Instagram @timnasindonesia
Beberapa kesalahan yang dilakukan para pemain Oman juga berhasil dimanfaatkan Indonesia menjadi peluang berbahaya.
Gol pembuka Indonesia dicetak Justin Hubner melalui sundulan, sebelum Ole Romeny menggandakan keunggulan tuan rumah. Kedua gol tersebut membuat Oman berada dalam tekanan besar sejak babak pertama.
Sebenarnya Oman memiliki kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-38.
Namun peluang emas itu gagal dimaksimalkan setelah Emil Audero sukses menepis eksekusi Hatem Al-Rushadi.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Penyelamatan penting tersebut menjadi salah satu momen krusial yang menjaga momentum Indonesia tetap berada di pihak tuan rumah.
Pada babak kedua, Ragnar Oratmangoen menambah penderitaan Oman dengan mencetak gol ketiga.
Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memastikan kemenangan meyakinkan bagi Timnas Indonesia.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Sektioui mengaku tetap melihat sisi positif dari penampilan timnya. Ia menilai para pemain Oman menunjukkan perkembangan yang lebih baik setelah turun minum.
"Saya senang dengan apa yang saya lihat di babak kedua. Ini adalah pertandingan resmi pertama kami dengan grup ini. Pelajaran dari laga ini akan sangat berguna untuk mengembangkan tim ke depannya," ujar pelatih yang menjalani debut bersama Timnas Oman tersebut.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Selain memuji organisasi permainan Indonesia, Sektioui juga secara khusus menyoroti kondisi fisik para pemain Garuda.
Menurutnya, keunggulan fisik menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia mampu mendominasi jalannya pertandingan.
"Secara fisik mereka bagus, itu membuat mereka mengontrol permainan pada babak pertama. Mereka cepat. Tetapi juga secara taktis dengan kesalahan kami, itulah yang sebenarnya membantu tim Indonesia," tutup dia.
Kemenangan ini juga terasa spesial bagi Timnas Indonesia.
Pasalnya, hasil tersebut mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun untuk kembali mengalahkan Oman. Sebelumnya, kemenangan terakhir Indonesia atas Oman terjadi pada tahun 1988.
Kini, setelah sukses menang 3-0 dan mendapat pujian langsung dari pelatih lawan, Timnas Indonesia kembali menunjukkan bahwa mereka semakin layak diperhitungkan di level Asia. (asl)
Load more