News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Oman Kena Semprot Media Sendiri usai Dipermalukan Timnas Indonesia, Akui Garuda Kini Berbahaya

Media Oman menyoroti debut mengecewakan Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di GBK. Mereka bahkan mengakui Garuda kini tidak bisa dianggap remeh.
Minggu, 7 Juni 2026 - 13:07 WIB
Timnas Indonesia vs Oman
Sumber :
  • Instagram @timnasindonesia

tvOnenews.com - Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Oman pada FIFA Matchday Juni 2026 terus menjadi bahan perbincangan hingga ke Timur Tengah.

Bukan hanya karena skor 3-0 yang tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026), tetapi juga karena hasil tersebut menghadirkan debut yang pahit bagi pelatih baru Oman, Tarik Sektioui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia tampil impresif sepanjang pertandingan dan berhasil mengunci kemenangan lewat gol Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny menit ke-28, serta Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.

Hasil tersebut sekaligus menjadi salah satu kemenangan paling berkesan bagi skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

Selain mengakhiri catatan panjang tanpa kemenangan atas Oman, Indonesia juga berhasil menunjukkan bahwa mereka kini mampu bersaing dengan tim-tim yang memiliki ranking FIFA lebih tinggi.

Di sisi lain, kekalahan ini justru menjadi sorotan besar di Oman.

Sejumlah media setempat menilai Tarik Sektioui gagal memberikan kesan positif pada laga perdananya bersama Al Ahmar.

Pelatih Oman, Tarik Sektioui
Pelatih Oman, Tarik Sektioui
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Pertandingan melawan Indonesia merupakan laga internasional pertama Tarik Sektioui sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala Oman pada Maret 2026.

Pelatih asal Maroko tersebut datang dengan ekspektasi tinggi setelah dipercaya menggantikan Carlos Queiroz yang menerima tawaran untuk menangani Timnas Ghana.

Meski memiliki waktu persiapan beberapa bulan, Oman justru tampil jauh dari harapan saat menghadapi Indonesia.

Media Oman Observer secara terbuka mengkritik hasil yang diraih Sektioui pada laga debutnya.

"Pelatih kepala baru Oman, Tarik Sektioui, memulai kiprahnya dengan kurang memuaskan saat Timnas Oman menelan kekalahan 3-0 dari tuan rumah Indonesia dalam pertandingan persahabatan internasional di Jakarta pada Jumat," tulis Oman Observer.

Penilaian tersebut muncul karena Oman datang ke Jakarta dengan status unggulan.

Sebelum pertandingan berlangsung, mereka masih menempati posisi ke-79 ranking FIFA, sedangkan Indonesia berada di peringkat ke-122 dunia.

Namun sepanjang pertandingan, perbedaan ranking tersebut nyaris tidak terlihat.

Indonesia justru tampil lebih dominan dalam penguasaan permainan, agresif saat menekan lawan, dan efektif dalam memanfaatkan peluang yang tercipta.

Kekalahan dari Indonesia menjadi pukulan tersendiri bagi Oman.

Selain kehilangan poin FIFA, mereka juga gagal mempertahankan dominasi yang selama ini cukup sering diperlihatkan saat menghadapi Timnas Indonesia.

Sebaliknya, kemenangan tersebut memberi tambahan poin penting bagi skuad Garuda yang membuat posisi Indonesia melonjak ke peringkat 118 dunia untuk sementara.

Perkembangan ini menjadi bukti bahwa jarak kualitas antara Indonesia dan negara-negara papan menengah Asia semakin menipis.

Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi kualitas pemain maupun organisasi permainan di lapangan.

Menariknya, sebelum pertandingan berlangsung, sejumlah media Oman sebenarnya sudah memberikan peringatan kepada publik bahwa Indonesia bukan lawan yang bisa dianggap enteng.

Media Al Watan bahkan secara khusus membahas perkembangan pesat yang diperlihatkan skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

"Tim Indonesia menunjukkan level teknik yang sangat baik di kualifikasi Piala Dunia terakhir, mencapai babak play-off sebelum tersingkir oleh Arab Saudi dan Irak," tulis Al Watan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa performa Indonesia mulai mendapat perhatian serius dari negara-negara Asia Barat.

Keberhasilan Garuda bersaing di level yang lebih tinggi membuat citra Indonesia di mata dunia sepak bola Asia mengalami perubahan signifikan.

Jika dahulu Indonesia sering dipandang sebagai tim pelengkap, kini situasinya berbeda. Banyak negara mulai melihat Garuda sebagai lawan yang mampu memberikan kejutan.

Media Oman juga menyoroti peran besar para pemain diaspora dan naturalisasi yang menjadi tulang punggung Timnas Indonesia saat ini.

Menurut mereka, kehadiran para pemain yang berkompetisi di Eropa telah mengangkat level permainan Garuda secara keseluruhan.

"Tim Indonesia memiliki pemain berpengalaman, terutama sejumlah pemain naturalisasi yang telah banyak berkontribusi bagi tim dan telah menempatkan tim Indonesia pada posisi yang kompetitif setelah sebelumnya menjadi tim yang tidak dianggap serius di Asia," tambahnya.

Penilaian tersebut menggambarkan bagaimana persepsi terhadap Timnas Indonesia mulai berubah.

Saat ini skuad Garuda diperkuat banyak pemain yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa, mulai dari Emil Audero, Justin Hubner, Elkan Baggott, Joey Pelupessy, Ole Romeny, hingga Ragnar Oratmangoen.

Kombinasi pemain diaspora dan talenta lokal membuat Indonesia memiliki kedalaman skuad yang jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.

Kemenangan atas Oman menjadi salah satu indikator bahwa proyek pembangunan Timnas Indonesia mulai menunjukkan hasil nyata.

Bukan hanya menang, Indonesia mampu mengalahkan lawan dengan ranking jauh lebih tinggi melalui permainan yang terorganisir dan efektif.

Hal itu pula yang membuat media Oman akhirnya mengakui bahwa Indonesia kini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Bagi Tarik Sektioui, kekalahan di Jakarta menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi sebelum Oman kembali menjalani agenda internasional berikutnya.

Sementara bagi Indonesia, kemenangan ini menjadi tambahan kepercayaan diri yang sangat penting menjelang berbagai agenda besar, termasuk persiapan menuju Piala Asia 2027.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekor Nasional Kembali Pecah di IOAC 2026, Giliran Adelia Chantika yang Pertajam Catatannya di KU 2 200m Gaya Bebas

Rekor Nasional Kembali Pecah di IOAC 2026, Giliran Adelia Chantika yang Pertajam Catatannya di KU 2 200m Gaya Bebas

Gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) hari kedua yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia kembali menghadirkan pemecahan rekor nasional.
Persib Resmi Lolos ke Babak 16 Besar ACL 2, Segini Uang yang Sudah Dikantongi Maung Bandung

Persib Resmi Lolos ke Babak 16 Besar ACL 2, Segini Uang yang Sudah Dikantongi Maung Bandung

Persib Bandung mengantongi hak finansial Rp10,53 miliar setelah lolos ke 16 besar ACL Two 2026/2027. Berikut rincian bonus serta peluang tambahan dari AFC.
Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Ingin mendapat penghasilan tambahan dari menulis? Berikut 10 platform novel digital yang membuka peluang royalti, kontrak penulis, hingga penjualan cerita
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT