Mangkir Latihan dan Pakai Perlengkapan dari Tim Lain, Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Terancam Sanksi Berat dari FC Twente
- Laman resmi FC Twente
tvOnenews.com – Bek andalan Timnas Indonesia Mees Hilgers kini terancam dijatuhi sanksi disiplin berat usai kedapatan mangkir dari agenda latihan wajib bersama klubnya, FC Twente.
Ketidakhadiran palang pintu berusia 25 tahun itu langsung memicu polemik panas lantaran dirinya secara hukum masih terikat kontrak resmi.
Sejak awal pekan, batang hidung Mees Hilgers sama sekali tidak terlihat dalam sesi latihan kolektif skuad berjuluk The Tukkers tersebut.
- Instagram/josedonatzfotografie
- tvOnenews-Ilham Giovani
Di sisi lain, sang pemain justru kedapatan sedang asyik menjalani program latihan mandiri di kota Amsterdam guna memulihkan cedera lutut yang membekapnya.
Satu hal yang membuat suasana kian memanas adalah atribut yang dikenakan Hilgers. Dalam sesi latihan personal tersebut, ia kedapatan mengenakan perlengkapan latihan milik Feyenoord Rotterdam.
Sontak, aksi ini membakar rumor transfer yang menyebutkan bahwa dirinya bakal segera membelot ke klub raksasa Eredivisie tersebut.
Kendati rumor kepindahannya berembus kencang, status hukum Mees Hilgers saat ini sejatinya masih sah milik FC Twente.
Kontrak lama Hilgers yang harusnya kedaluwarsa pada pertengahan Mei lalu ternyata tidak diputus secara resmi oleh sang agen sesuai tenggat waktu yang berlaku.
- FC Twente
Imbas kelalaian tersebut, masa bakti bek Timnas Indonesia ini otomatis diperpanjang selama satu musim ke depan berdasarkan klausul kontrak yang berlaku.
Dengan demikian, Hilgers tetap memiliki kewajiban mutlak untuk melapor dan mengikuti seluruh aktivitas tim FC Twente.
Organisasi Pengusaha Sepak Bola Profesional Belanda (FBO) menegaskan bahwa regulasi dalam perjanjian kerja kolektif tidak memberikan celah bagi pemain untuk mengabaikan tugasnya.
"Perjanjian kerja kolektif sudah sangat jelas dan diketahui oleh semua pihak. Secara hukum, sebagai pemain, Anda sama sekali tidak berada dalam posisi yang kuat jika membiarkan polemik ini menggelinding sampai ke meja kasus arbitrase," tegas perwakilan FBO seperti dikutip dari media Belanda, Voetbal Primeur.
FBO membeberkan bahwa kasus kelalaian perpanjangan kontrak otomatis ini sebenarnya bukan barang baru di jagat sepak bola profesional.
Cukup banyak pemain atau agen yang terlambat memutus kontrak sebelum batas waktu, namun biasanya kedua belah pihak bisa menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.
Load more