Kata-kata Bijak Pelatih Argentina Ogah Jemawa Walau Berstatus Juara Bertahan Piala Dunia 2026
- REUTERS/Hannah Mckay
tvOnenews.com – Pelatih kepala Timnas Argentina Lionel Scaloni langsung pasang kuda-kuda dan merespons hasil undian babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan timnya dengan Cape Verde.
Kendati di atas kertas La Albiceleste jauh lebih diunggulkan, Scaloni menegaskan bahwa Lionel Messi dan kolega haram hukumnya memandang sebelah mata kekuatan sang lawan.
Scaloni menilai, Cape Verde telah membuktikan diri sebagai salah satu pembunuh raksasa yang sanggup menyulitkan negara-negara kuat sepanjang fase grup.
- REUTERS/Agustin Marcarian
Oleh karena itu, armada juara bertahan wajib tampil dengan fokus tingkat tinggi jika tidak ingin angkat koper lebih cepat di fase gugur ini.
"Mereka adalah tim yang bagus. Mereka sudah menyulitkan ketiga lawan mereka," tegas Lionel Scaloni seperti dikutip dari media Argentina, TyC Sports.
Juru taktik berusia 48 tahun itu bahkan memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya dengan menyinggung performa apik Cape Verde saat berhasil membuat Spanyol frustrasi.
"Mereka lawan yang tangguh. Mereka akan menyulitkan kami karena mereka sudah melakukannya kepada Spanyol. Berdasarkan apa yang kami lihat di Piala Dunia ini, kami harus berhati-hati. Mereka tim yang cepat, berkualitas, dan bagus," lanjutnya memuji.
Peringatan dari Scaloni tentu bukan tanpa alasan. Cape Verde tampil mengejutkan dan keluar sebagai paket kejutan sepanjang babak penyisihan grup.
Tim asal benua Afrika tersebut tercatat sukses menahan imbang Spanyol tanpa gol, bermain sengit 2-2 melawan Uruguay, dan kembali meraih hasil sama kuat 1-1 saat menghadapi Arab Saudi.
- REUTERS/Siphiwe Sibeko
Rentetan hasil impresif tersebut menjadi bukti sahih bahwa Cape Verde datang ke turnamen ini bukan sekadar sebagai tim pelengkap, melainkan penantang serius yang siap meledak di Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Argentina sendiri melenggang ke fase gugur dengan modal yang sangat meyakinkan.
Lionel Messi cs keluar sebagai juara mutlak Grup J setelah menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan bersih, yakni menggilas Aljazair 3-0, menundukkan Austria 2-0, lalu menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania.
Meski mengantongi modal kepercayaan diri yang melimpah berkat performa impresif anak asuhnya, Scaloni mengaku ada satu faktor eksternal yang cukup mengusik pikirannya, yakni kondisi cuaca di lokasi pertandingan.
Load more