David Nascimento Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia U-17 Usai Ditahan Malaysia
- Tangkapan Layar instagram @timnasindonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, mengungkapkan masalah utama anak didiknya usai gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Malaysia pada laga uji coba internasional.
Timnas Indonesia U-17 harus puas bermain imbang 1-1 melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/7/2026) malam. Hasil tersebut membuat kemenangan yang sudah di depan mata sirna pada masa injury time.
Sepanjang pertandingan, Garuda Asia sebenarnya tampil lebih dominan dibanding lawannya. Anak asuh David Nascimento mampu menguasai jalannya laga dan berkali-kali menciptakan peluang berbahaya.
Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Chico Jericho. Penyerang muda tersebut beberapa kali merepotkan lini pertahanan Malaysia, meski belum mampu mengonversi peluang menjadi gol.
Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-80 melalui Dhamar Try Kusuma. Gol tersebut sempat membuka harapan Garuda Muda untuk mengawali era David Nascimento dengan kemenangan.
Sayangnya, Malaysia mampu mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski gagal menang, David Nascimento tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut. Pelatih berlisensi UEFA Pro itu justru menilai kemampuan timnya menciptakan banyak peluang menjadi sinyal positif dalam proses pembentukan skuad.
Ia menilai bahwa persoalan terbesar saat ini bukan pada cara membangun permainan, melainkan efektivitas penyelesaian akhir. Ia menilai hal itu masih sangat wajar mengingat tim yang ditanganinya baru terbentuk sekitar satu bulan.
Ia menegaskan dirinya lebih memilih tim yang mampu menciptakan banyak peluang dibanding tim yang kesulitan menembus pertahanan lawan. Baginya, penyelesaian akhir masih bisa diperbaiki melalui latihan dan pengalaman bertanding.
"Kami baru satu bulan, begitu juga cara anak-anak ini mereka juga perlu belajar karena di tingkat atas tidak mendapatkan terlalu banyak peluang, kan? Jadi itulah masalahnya. Kami sedang dalam proses," ujar Nascimento usai laga.
"Terkadang melihat tim sepanjang pertandingan mereka tidak menciptakan apa-apa, tapi kami berhasil menciptakan peluang. Jadi itu adalah hal yang positif. Sekarang kami harus belajar untuk menyelesaikan pertandingan dan mematikan permainan," tambahnya.
Selain menyoroti penyelesaian akhir, David juga menjawab anggapan bahwa beberapa pemain mengalami kram karena kondisi fisik yang belum optimal. Ia menilai situasi tersebut justru merupakan konsekuensi dari gaya bermain yang diterapkan.
Menurut David, Timnas Indonesia U-17 bermain dengan intensitas tinggi melalui pressing sejak menit awal. Sebaliknya, Malaysia lebih banyak bertahan di area sendiri dan mengandalkan serangan balik.
"Tidak apa-apa karena cara kami bermain berbeda dari Malaysia. Malaysia mereka mundur, mereka menunggu di area mereka dan kemudian mereka melakukan serangan balik. Tidak, kami maju ke depan setiap saat," tutur David Nascimento.
"Mereka juga tidak mudah dan lihat cara kami bermain, itu jauh lebih sulit daripada Malaysia. Mereka mundur menunggu kami di belakang, itu tidak memakan energi. Bersama kami, itu memakan energi setiap kali kami menekan mereka kan," sambungnya.
David memastikan kondisi kebugaran para pemain tidak menjadi persoalan yang perlu dikhawatirkan. Ia optimistis fisik Garuda Muda akan terus meningkat seiring berjalannya program latihan yang telah disusun.
"Saya sangat senang dengan kebugaran anak-anak dan kami akan memiliki kebugaran yang lebih baik pastinya," pungkasnya.
(igp/nad)
Load more