Berapa Harga Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026? Simak Jadwal Penjualan, Cara Beli, dan Harga Lengkapnya
- Instagram @kitagaruda
tvOnenews.com - PSSI akhirnya merilis informasi resmi mengenai harga tiket pertandingan kandang Timnas Indonesia pada fase grup Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026.
Suporter yang ingin memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda sudah bisa mulai bersiap karena penjualan tiket dibuka dalam dua tahap melalui platform resmi.
Dua pertandingan kandang Timnas Indonesia akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor.
Garuda dijadwalkan menjamu Kamboja pada 27 Juli 2026, kemudian menghadapi rival kuat Vietnam pada 3 Agustus 2026.
Menariknya, harga tiket laga melawan Vietnam dipatok lebih tinggi dibandingkan pertandingan kontra Kamboja.
Hal tersebut diperkirakan karena duel melawan Vietnam diprediksi menjadi salah satu laga paling menentukan di Grup A sekaligus memiliki daya tarik besar bagi pencinta sepak bola Indonesia.
Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja
Untuk pertandingan pembuka kandang menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026, PSSI menyediakan empat kategori tribun dengan harga yang masih cukup terjangkau.
Berikut daftar harganya:
Garuda North (Tribun Utara): Rp100.000
Garuda South (Tribun Selatan): Rp100.000
Garuda East (Tribun Timur): Rp200.000
Garuda West (Tribun Barat): Rp200.000
Dengan harga mulai Rp100 ribu, pertandingan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi lebih banyak suporter untuk memberikan dukungan langsung kepada skuad asuhan John Herdman.
Harga Tiket Timnas Indonesia vs Vietnam
Sementara itu, pertandingan menghadapi Vietnam pada 3 Agustus 2026 dibanderol lebih mahal.
Berikut rincian harga tiketnya:
Garuda North (Tribun Utara): Rp125.000
Garuda South (Tribun Selatan): Rp125.000
Garuda East (Tribun Timur): Rp250.000
Garuda West (Tribun Barat): Rp250.000
Harga tersebut naik sekitar 25 persen dibandingkan laga melawan Kamboja.
Meski lebih mahal, pertandingan ini diperkirakan tetap akan menjadi laga dengan permintaan tiket paling tinggi karena mempertemukan dua rival utama yang diprediksi bersaing memperebutkan posisi puncak Grup A.
Menariknya, PSSI tidak menyediakan kategori tiket premium atau VIP untuk dua pertandingan fase grup tersebut.
Jadwal Penjualan Tiket
PSSI bersama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI) menerapkan sistem penjualan tiket secara daring melalui dua kanal resmi.
Tahap pertama dimulai melalui aplikasi Livin' by Mandiri pada 17 Juli 2026.
Sedangkan penjualan tahap kedua melalui KitaGaruda.id mulai 20 Juli 2026.
PSSI mengimbau seluruh suporter membeli tiket hanya melalui platform resmi guna menghindari praktik percaloan sekaligus menjamin keaslian tiket.
Berbeda dari pertandingan-pertandingan penting Timnas Indonesia yang biasanya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), seluruh laga kandang fase grup kali ini dimainkan di Stadion Pakansari, Bogor.
Pemilihan venue tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi penyelenggara.
PSSI memperkirakan lonjakan penonton baru akan terjadi apabila Timnas Indonesia berhasil melangkah ke fase gugur.
Apabila skuad Garuda lolos ke semifinal hingga final, pertandingan kandang selanjutnya direncanakan akan dipindahkan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Fase Grup
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Berikut jadwal lengkapnya:
27 Juli 2026: Indonesia vs Kamboja (20.30 WIB) – Stadion Pakansari
31 Juli 2026: Timor Leste vs Indonesia (17.00 WIB)
3 Agustus 2026: Indonesia vs Vietnam (20.30 WIB) – Stadion Pakansari
7 Agustus 2026: Singapura vs Indonesia (20.00 WIB)
Sesuai regulasi ASEAN Hyundai Cup 2026, hanya juara grup dan runner-up yang berhak melaju ke babak semifinal.
Turnamen kali ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia di bawah pelatih John Herdman.
PSSI menargetkan prestasi maksimal setelah Indonesia belum pernah sekalipun mengangkat trofi Piala AFF sejak turnamen pertama digelar pada 1996.
Sejauh ini, pencapaian terbaik skuad Garuda adalah enam kali menjadi runner-up, yakni pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
Dengan persiapan yang lebih matang, dukungan penuh klub-klub peserta Super League, serta potensi hadirnya sejumlah pemain naturalisasi dan diaspora, peluang Indonesia untuk mengakhiri penantian panjang tersebut dinilai semakin terbuka.
Dukungan langsung dari puluhan ribu suporter di Stadion Pakansari pun diharapkan menjadi energi tambahan bagi Marselino Ferdinan dan kawan-kawan dalam memulai perjuangan menuju gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026.
(tsy)
Load more