Ngebet Bela Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Batak Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Mentas di Conference League
- uefa.com
Jakarta, tvOnenews.com - Dulu ngebet membela Timnas Indonesia, kini salah satu pemain keturunan Batak di Eropa ini membawa kabar baik bagi pencinta sepak bola nasional. Kariernya terus menanjak dan berpotensi menjadi opsi bagi skuad Garuda pada masa mendatang.
Adalah Joseph Simatupang Ferguson, bek berdarah Batak yang resmi bergabung dengan klub kasta tertinggi Eropa. Pemain berusia 23 tahun itu kini menjadi bagian dari Connah's Quay Nomads FC yang berlaga di kasta tertinggi Liga Wales.
Kepindahan tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Joseph. Tak sekadar bergabung, ia juga mendapat kesempatan tampil di ajang kualifikasi UEFA Conference League bersama klub barunya.
Nama Joseph sebenarnya sudah lama menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Ia beberapa kali dikaitkan dengan peluang memperkuat Timnas Indonesia berkat garis keturunan yang dimilikinya.
Dukungan terhadap peluang itu bahkan pernah datang dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris dan Irlandia, Desra Percaya. Sang diplomat diketahui sempat bertemu langsung dengan Joseph untuk membahas peluang membela skuad Garuda.
Joseph lahir di Manchester, Inggris, pada 28 Desember 2002. Ia memiliki darah Batak dari sang ibu, sementara ayahnya merupakan warga negara Inggris.
Keinginannya membela Indonesia juga pernah diungkapkan secara terbuka. Dalam wawancara bersama Yussa Nugraha pada 2020, Joseph mengaku tidak ragu jika suatu hari mendapat kesempatan tersebut.
- instagram.com/josephfergusonsima
"Tentu saja bermain di timnas, tentunya Indonesia karena ibuku berasal dari sana," ujar Joseph.
Baginya, mengenakan seragam Merah Putih akan menjadi sebuah kebanggaan. Namun, ia memilih tetap fokus mengembangkan karier sambil menunggu kesempatan itu datang.
Joseph juga mengungkapkan posisi favoritnya di atas lapangan. Ia merasa paling nyaman bermain sebagai bek sayap kanan.
"Saya ingin bermain di posisi bek sayap kanan," kata Joseph.
Karier sepak bolanya dimulai di akademi Blackburn Rovers sejak usia 11 tahun. Bakatnya terus berkembang hingga mendapatkan kontrak beasiswa profesional saat berusia 16 tahun.
Setelah itu, Joseph mengumpulkan pengalaman bersama Witton Albion, Marine, FC United of Manchester, hingga Runcorn Linnets. Penampilannya bersama Runcorn bahkan mengantarkannya meraih penghargaan Player of the Year.
Performa konsisten tersebut membuat Connah's Quay Nomads FC tertarik merekrutnya. Joseph pun langsung bergabung dalam sesi pramusim bersama klub peserta Liga Wales tersebut.
- the-nomads.co.uk/
Ia segera mendapat kesempatan tampil dalam sejumlah laga uji coba melawan Brickfield Rangers, The New Saints (TNS), dan Larne. Adaptasinya berjalan mulus hingga mampu menarik perhatian tim pelatih.
Kapten tim, John Disney, memberikan apresiasi terhadap kualitas pemain berdarah Indonesia tersebut. Menurutnya, Joseph memiliki kemampuan fisik dan teknik yang membuatnya cepat menyatu dengan permainan tim.
"Joe adalah pemain yang langsung menarik perhatian semua orang sejak pertama kali melihatnya bermain. Saya tahu atribut yang dimilikinya akan selalu menjadi keunggulan, sekaligus membuatnya mampu memberikan tantangan bagi siapa pun lawan yang dihadapinya," ujar John Disney, dikutip dari laman resmi klub.
Kepercayaan itu berlanjut saat Joseph langsung dipercaya menjadi starter dalam dua laga kualifikasi UEFA Conference League melawan FC Ballkani dari Kosovo. Ia tampil sejak menit pertama pada kedua pertandingan tersebut.
Pada leg pertama, Joseph membantu timnya bermain imbang tanpa gol. Namun, Connah's Quay Nomads harus mengakhiri perjuangan setelah kalah tipis 2-3 pada leg kedua.
Meski gagal melaju ke putaran berikutnya, pengalaman tampil di kompetisi Eropa menjadi modal berharga bagi perkembangan kariernya. Dengan usia yang masih muda, peluang Joseph untuk terus berkembang, termasuk membela Timnas Indonesia pada masa depan, masih terbuka lebar.
(sub)
Load more